Ternyata Aku Anak Seorang Miliarder

Ternyata Aku Anak Seorang Miliarder
Prank Yang Sukses


__ADS_3

" idiih kayak banci!, main ngadu-ngadu pada orang tua, padahal sudah punya istri,,malu dong Tir pada Istrimu" Ucap V pada Astir adiknya sambil menganggapnya lemah.


Astir tidak terima dengan ucapan V hyungnya, Astir lalu berlari mengejar balik V.


Astir berlari mengejar V dan Bruuuk...


" Arghhh"


Kaki Astir tidak sengaja tersandung kursi hingga menyebabkan kepalanya terbentur meja makan.


"Astiiir!!!!" Teriak Ani memanggil nama Astir saat kaki Astir tersandung kursi.


Astir tidak sadarkan diri akibat kepalanya yang terbentur meja makan.


V dan Soo kang lalu mengangkat tubuh Astir dan memindahkannya di atas sofa.


" Tir...Astir bangun!, Hyung minta maaf." Ucap V membangunkan Astir adiknya yang pingsan akibat candaannya, Astir tidak merespon ucapan V yang sangat khawatir kepadanya.


'Akting yang luar biasa' Monolog Riana dalam hati. Riana melihat tangan V yang memberikan isyarat pada keluarganya agar bersikap profesional, kalau Astir benar-benar pingsan bukan bohongan, Cuman V yang tidak menyadari adiknya berpura-pura pingsan.


Hyuna menjalankan Aksinya dengan isyarat dari Soo kang suaminya, begitupun dengan Ani.


" Astir sayang...bangun nak!, kamu kenapa?" Tanya Hyuna sambil membangunkan Astir dengan menggoyang-goyangkan tubuhnya. "Ini Gara-gara ucapan kamu V!, Astir jadi terluka begini, Nak...bangun ini eomma." Ucap Hyuna memainkan dramanya.


Ani lalu mendekat ke arah Astir dengan perasaan khawatir yang di buat-buat dan berpura-pura merapatkan tangannya di hidung Astir untuk memeriksa napasnya.


" Tir...Astir!," Akting Ani lalu memegang kepala Astir. " Tir!! kepala kamu berdarah?" Teriak Ani di depan wajah Astir dan V.


Astir ketawa dalam hati mendengar akting luar biasa yang di mainkan oleh Ani mamah angkatnya. ' Mah!..mah!.. Aktingmu luar biasa, bahkan mengalahkan artis papan atas sekalipun.' Monolog Astir dalam hati.


V yang melihat darah di tangan Ibu Ani mamah Angkat Astir, lalu mengangkat tubuh Astir dan membawanya keluar menuju mobil salah satu mobil bodyguardnya.


'Eh...mau kemana dia mengangkat tubuhku, apa dia akan membawa gue kerumah sakit lagi?' Monolog Astir dalam hati sambil bertanya-tanya dalam gendongan V Hyungnya.


V melihat keluarganya yang bersikap seakan biasa saja melihat Astir kecelakaan akibat kakinya tersandung kursi, V bahkan melihat Riana istrinya yang biasa-biasa saja, seakan Riana ikhlas kalau terjadi seauatu pada Astir suaminya.


Riana yang melihat sekilas tatapan V kakak iparnya, jadi curiga kepadanya, karena reaksinya seakan biasa saja saat melihat Astir suaminya tidak sadarkan diri, Riana cepat-cepat mengambil langkah untuk meyakinkan V, kalau Astir betulan pingsannya.

__ADS_1


" Maas..mas bangun..ini Riana mas, mas!!, mas bangun uuuh..uuuh..Riana takut kehilangan mas." Rengek Riana dengan berpura-pura Akting untuk prank V kakak iparnya.


' Bagus istriku, Aktingmu lumayan juga,' Monolog Astir dalam hati memuji Riana istrinya.


" Riana kamu masuk di dalam mobil di samping Astir suamimu, dan pangku kepalanya di pangkuanmu agar kepalanya tidak merasakan sakit saat mobil berjalan." Ucap V dengan perasaan khawatir yang luar biasa, sampai-sampai ia mengeluarkan air matanya saking khawatirnya pada Astir adiknya.


" Baik kak." Ucap Riana lalu masuk ke dalam mobil dan memangku kepala Astir suaminya.


V melihat kedua orang tuanya dan kedua orang tua angkat Astir yang sama sibuknya dengan Akting yang mereka lakukan. Mereka lalu masuk kedalam mobil dan berpura-pura menjalankan mesinnya.


Derrrr...


Derrrrrr...


Suara mobil Soo kang dan juga Salah satu mobil bodyguard memecahkan lamunan V yang bingung dan khawatir dengan keadaan Astir adiknya.


" Jalankan mobilnya?" Perintah Astir pada salah satu Bodyguarnya.


*****


"Ada-ada saja Astir mengerjai V hyungnya." Ucap Soo kang pada Hyuna.


" Didikan siapa itu pah!,, kok Astir bisa pintar begitu Aktingnya prank kakaknya, dia tidak kasian apa?, dengan wajah khawatir Hyungnya." Ucap Ani pada Maher suaminya, sedang Maher hanya senyum-senyum melihat mereka berdua.


Disisi lain.


" Mas...mas bangun ini Riana, Buka mata mas, V lagi di luar sekarang." Ucap Riana pada Astir suaminya.


Astir lalu membuka matanya, dan melihat wajah Riana istrinya. " Dimana V ?" Tanya Astir pada Riana istrinya di dalam mobil.


" Dia diluar, mas kenapa berbohong pada V, mas lihat wajah khawatir V, sampai-sampai dia menangisi mas saking khawatirnya pada kondisi mas." Ucap Riana pada Astir suaminya.


" Gue hanya mau lihat, seberapa sayangnya dia pada gue adiknya, apakah dia benar-benar menyayangi gue sebagai adiknya atau enggak." Ucap Astir pada Riana istrinya.


" Tapi Mas tidak khawatir dengan V Hyung mas." Nasehat Riana pada Astir suaminya.


" Yaaah..mau gimana lagi."

__ADS_1


" Mas akhiri saja."Tutur Riana. " Mas tau?, Riana juga sangat terkejut dan khawatir saat kepala mas terbentur meja makan, Riana kira, mas betulan pingsannya, ternyata hanyalah Prank mas saja." Ucap Riana khawatir pada Astir suaminya.


" Maaf." Ucap Astir pada Riana sambil memegang pipi mungil Riana yang cantik.


V lalu masuk ke dalam mobil dan duduk di samping Sokyung salah satu bodyguard kepercayaannya.


" Kamu kenapa hanya diam saja!, cepat jalankan mobilnya." Ucap V dengan tegas ke arah Sokyung.


" Baik bos." Jawab Sokyung sambil tersenyum membelakangi V.


'Ada-ada saja kelakuan lucu adiknya bos V, bagaimana reaksinya jika ia mengetahui adiknya hanya bohong saja pingsannya.' Monolog Sokyung dalam hatinya.


Derrrr..


Suara mobil sokyung yang baru menyala. sebelum mobil mereka melaju, tiba-tiba Astir bangun dari pangkuan Riana istrinya dan melihat ke arah V hyungnya.


" Hyung...." panggil Astir pada V Hyungnya yang berada di kursi depan samping Sokyung.


V yang melihat Astir adiknya yang terbangun dari pingsannya, lalu Refleks memeluk Astir adiknya dengan erat sambil menitikkan air matanya.


Riana yang menyaksikan V kakak iparnya memeluk erat Astir suaminya, sambil menitikkan air matanya dengan suara yang lirih, Tidak kuasa menahan tangis dan terharu melihat keakraban mereka seakan mereka sudah lama mengenal, padahal baru beberapa hari mereka saling bertemu. Sokyung yang melihat dan mendengar tangisan dari V bosnya, ikut merasakan sedih dengan kesedihan V bosnya.


Bukan hanya Riana dan Sokyung yang terharu melihat Astir dan V saudaranya, melainkan Ani dan Maher ikut terharu dan menitikkan air matanya menyaksikan mereka berdua yang berpelukan sambil menangis, Soo kang dan Hyuna yang meliahat anaknya berpelukan sambil menangis, pun ikut merasakan kesedihan yang mendalam seperti yang di rasakan V, karena takut kehilangan Saudaranya.


" Maafkan Hyung...Hyung minta maaf karena membuatmu pingsan dan tidak sadarkan diri." Ucap V sambil memeluk Astir adiknya.


Astir hanya bisa menitikkan air matanya mendengarkan kata maaf yang begitu tulus dari V saudaranya, padahal ia hanya prank V kakaknya.


" Astir lah yang seharusnya meminta maaf pada Hyung, karena Astir dengan sengaja membuat hyung menangis dan khawatir seperti ini." Ucap Astir pada V.


Deghhh....


(Merasa di bohongi)😂😇😂


@ Agusjhi103


@agusjhi677

__ADS_1


@Agus_arya_tirta


Tinggalkan jejak yah, saran kalian sangat membatu thor.


__ADS_2