Ternyata Aku Anak Seorang Miliarder

Ternyata Aku Anak Seorang Miliarder
Tante Siapa?


__ADS_3

" Alhamdulillah Astir baik-baik saja sekarang, tante siapa?" Tanya Astir pada Hyuna Eommanya.


Semua orang terkejut mendengar Astir memanggil Eommanya dengan sebutan tante, mereka tidak mengira kalau ternyata Astir sudah mengingat kembali ingatannya, dan yang lebih terkejut lagi Hyuna orang tua kandungnya sendiri yang ada di sampingnya.


mereka saling pandang satu sama lain, dan bertanya-tanya sekiranya gerangan apa yang terjadi kepada Astir.


" Nak Astir tidak mengingat Eomma?" Tanya Hyuna pada Astir.


'Apa lagi ini, tante ini bilang Eomma pada saya, apa dia mengira saya anaknya' Monolog Astir dalam hati.


" Hmmm...Maaf apa Astir pernah bertemu dengan tante sebelumnya?, sebelumnya kakak ini juga mengaku kalau dia Hyung nya Astir, sekarang?" Tutur Astir pada mereka semua sambil melirik ke arah V hyungnya.


'Apa mungkin ingata Astir kembali lagi" Monolog Asdar dalam hati, Asdar melihat wajah Astir sahabatnya yang bingung dengan keluarga besarnya sendiri, ia lalu membuka suaranya dan berucap.


" Astir...apa lo lupa dengan kedua orang tuamu dan juga kakakmu?" Tanya Asdar pada Astir dengan memakai bahasa formal.


Astir menautkan kedua alisnya saat mendengar ucapan sahabatnya, Cukup lama Astir terdiam, " Ha...ha...ha." Astir tiba-tiba tertawa terbahak-bahak saat mendengar ucapa Asdar sahabatnya.


plak...


"Asdar...Asdar Ngaco kamu ngomongnya, Kamu bilang mereka orang tua kandung Astir, dan kamu juga bilang pria ini kakaknya Astir, bagaimana mungkin Astir mempunyai dua orang tua kandung sekaligus," Jawab Astir pada Asdar sahabatnya.


" Apa mungkin ingatan Astir sudah kembali lagi" Tutur Aryo pada semua orang.


" Tir apa lo sudah ingat siapa kita?" Tanya Boni pada Astir.


" Siapa yang kalian bilang hilang ingatan, dan kamu juga bon, siapa yang tidak ingat kalian, kalian itu sahabat saya." Jawab Astir pada Boni dan Aro sahabanya, tiba-tiba Astir teringat dengan hari kelulusannya " Tunggu...bukankah hari ini adalah hari kelulusannya kita" Ucap Astir pada sahabatnya.


" Hari kelulusannya kita sudah lewat Tir, coba lo lihat tanggal di ponsel lo sekarang." Tutur Asdar pada Astir. Astir lalu mengambil ponselnya diatas nakas, Astir membulatkan matanya tidak percaya dengan tanggal di ponselnya, karena tidak percaya, ia mengambil ponsel milik Asdar untuk memastikannya kembali apakah tanggal di ponselnya bermasalah atau tidak.

__ADS_1


" Kenapa hari ini tanggal 30, bukankah hari ini adalah tanggal 14, hari kelulusannya kita, sepertinya ada yang salah dengan tanggal di ponselnya kalian" Tutur Astir pada mereka.


Astir tidak percaya dengan tanggal yang ada di ponselnya dan ponsel teman-temanya, Dia lalu melirik ke arah Riana istrinya.


" Sayang...ini tidak benar kan?" Tanya Astir pada Riana.


Riana menggelengkan kepalanya " Tidak mas, semuanya tidak bohong, apa yang di katakan mas Astir tadi memang benar, hari ini tanggal 30." Jawab Riana pada Astir suaminya.


Maher lalu berjalan ke arah Astir dan berkata, " Benar yang di katakan oleh teman-temanmu nak, Hari ini adalah hari kamis tanggal 30" Tutur Maher pada Astir anak angkatnya. " Kalau papah boleh tau, setelah kamu kecelakaan, siapa terakhir kali kamu lihat?" Tanya Maher pada Astir.


Astir mengingat kembali memory yang tertinggal di otaknya setelah dia kecelakaan dan terlintas di kepalannya seorang pria yang mengangkatnya.


" Terakhir Saya melihat beberapa pria yang berlari menghampiri saya sambil memeluk dan samar-samar saya mendengarkan dia menangis saat saya mengalami kecelakaan, dan sekilas saya melihat wajah pria itu mirip dengan wajah saya saat di rumah sakit dia memarahi orang yang menolong saya, lalu setelah itu ." Tutur Astir pada Maher papahnya dengan menggantungkan kalimatnya. " Setelah itu saya tidak mengingat apa-apa lagi." Lanjut Astir menjelaskan.


V tersenyum di balik maskernya 'Jadi!, Astir masih sadarkan diri saat saya memarahi Sokyung?' Monolog V dalam hati.


V lalu membuka maskernya dan memperlihatkan wajahnya kepada semua orang termasuk sahabat-sahabatnya Asdar, Aryo dan Boni.


Asdar mengucek matanya beberapa kali untuk memastikan pria yang di depannya, apakah yang di lihatnya adalah seorang artis K-pop yang terkenal di Korea Selatan atau hanya seseorang yang mirip dengannya.


Astir menganggukkan kepalanya saat melihat wajah V. " Benar...dia orangnya yang datang dengan tiba-tiba dan marah-marah pada dokter untuk memindahkan saya di rumah sakit lain." Jawab Astir.


" Jadi...yang perlu kamu kerahui bahwa.."


Maher lalu menceritakan semuanya kepada Astir anaknya, mulai dari dia koma, kedatangan kedua orang tua kandungnya, hilang ingatan, dan menceritakan kejadian semalam yang terjadi kepada Riana istrinya.


Astir menggelengkan kepalanya tidak percaya dengan apa yang di ceritakan oleh papah angkatnya.


' jadi selama 2 minggu terakhir saya hilang ingatan?' Monolog Astir dalam hati.

__ADS_1


Mendengar kalimat terakhir dari papahnya, Wajah Astir memerah tatkala mendengar nama Riana Istrinya di lecehkan di dalam kamar mandi, Astir lalu menatap manik mata istrinya sambil Cup


Astir memberikan ciuman singkat di kening istrinya. " Maafkan mas, jika mas tidak menjagamu dengan baik." Ucap Astir pada Riana. " Tapi mas seakan belum percaya sepenuhnya, saya hilang ingatan, tapi kenapa saya tidak mengingat sedikitpun apa yang saya lakukan selama 2 minggu." jawab Astir masih tidak percaya dengan semua ucapan papahnya.


" Dan yang lebih saya bingungkan ialah, ternyata saya bukanlah anak dari papah dan mamah." Ucap Astir sambil melihat ke arah Maher dan Ani orang tua angkatnya. " Dan papah bilang saya ditemukan di dasar laut waktu masih kecil, kenapa papah dan mamah tidak menceritakan kepada Astir kalau mamah dan papah bukan orang tua kandungku." Tutur Astir pada kedua orang tua angkatnya.


Maher dan Ani saling pandang satu sama lain, mereka sudah mengetahui kalau nantinya inilah yang akan di tanyakan Astir anak angkatnya.


" Maafkan mamah, bila mamah belum memberitahukanmu saat itu, mamah dan Papah sengaja belum memberitahukanmu, kami menunggu waktu yang tepat baru memberitahukannya padamu." Jawab Ani


" Jadi benar, mamah dan papah bukan orang tua kandung Astir?" Tanya Astir pada Maher dan Ani.


" Benar nak...orang tua kandung kamu yang sebenarnya mereka berdua dan yang menyelamatkanmu saat itu ialah V kakak kandungmu." Ucap Ani dengan berlinang air mata, seakan tidak mampu untuk menjelaskan bahwa Hyuna dan Soo kang adalah keluarganya yang sesungguhnya.


" Saya tidak dapat mempercayai semua ini, apa buktinya kalau mereka adalah orang tua kandung saya.?" Tanya Astir pada Ani dan melirik ke arah Hyuna dan Soo kang orang tua kandungnya.


" Benar mas...merekalah sebenarnya kedua orang tua kandung mas." Tutur Riana pada mamahnya.


" Apakah mereka layak di sebut orang tua Astir?.....


Bersambung....


#Agustus C.SH


Ig@Agus_arya_tirta


@Agusjhi103


Tinggalkan jejak yah, saran kalian sangat membatu thor

__ADS_1


__ADS_2