Ternyata Aku Anak Seorang Miliarder

Ternyata Aku Anak Seorang Miliarder
Dilema Antara Senang dan Sedih


__ADS_3

" Adik anda kecelakaan." jawab Sookyung.


Preng..


Suara ponsel V saat terjatuh dari tangannya, Ia cepat-cepat mengambil kembali ponselnya.


" Persetan dengan kalian semua, saya sudah bilang awasi Astir seperti kalian mengawasi nyawa kalian sendiri...Br**g**k."


V lalu mematikan ponselnya secara sepihak dan menuju mobil pribadinya.


" Antar saya ke bandara sekarang " V berucap pada asisten pribadinya sambil melemparkan kunci mobilnya.


" Tapi hyung?"


" Sudah, cepat jalankan mobilnya," Gertak V pada Asistennya dengan sedikit meninggikan suaranya.


Karena tidak mau membantah perintah bosnya, asistennya menurut saja apa yang di katakan V padanya lalu menjalankan mobilnya dengan sangat kencang. ' Bagaimana dengan penampilan kedua mereka, bisa-bisa marah besar managernya ketika tidak melihat V diatas panggung.' Monolog Asisten V dalam hati.


Tanpa menunggu lama mereka tiba di bandara kurang lebih 10 menit dari tempat mereka start.


V lalu masuk ke dalam pesawat yang pesan sebelum ia berangkat tadi, dengan memakai masker dan kacamatanya agar ia tidak di kenali oleh semua orang yang mengenalinya.


V menonaktifkan ponselnya selama berada di pesawat, sambil memikirkan bagaimana kira-kira keadaan adiknya sekarang yang habis kecelakaan.


Selama 7 jam 15 menit adalah rata-rata waktu penerbangan dari Seoul Incheon International ke Soekarno-Hatta Jakarta, lalu terbang lagi dari bandara jakarta ke bandara halu oleo di kota kendari yang memakan waktu selama 2 jam 55 menit.


V tiba di kendari sekitar pukul 00:45 malam dan tiba di rumah sakit *******, Namun karena alatnya yang tidak memadai maka Astir harus di pindahkan ke rumah sakit Bahteramas."


" Kenapa kalian tidak memindahkannya ke rumah sakit Bahterasmas, kalian mau buat adikku mati hahhh" Ancam Astir pada semua Bodyguardnya termasuk Sookyung.

__ADS_1


" Maaf bos" Ucapnya serentak


" Cepat kalian angkat Astir kita pindahkan dia ke rumah sakit Bahtetamas." Perintah Andreas pada Para bodyguardnya, sedang Dokter dan perawat yang menangani Astir hanya terdiam saja melihat Kemarah V.


*******


#Flashback off.


" Darimana saja kamu V, kenapa Ponsel kamu tidak pernah aktif saat di telpon, dan kenapa kamu pergi 2 hari yang lalu saat kamu lagi ada tampil di ******," Omel Manager V sambil padanya.


" Miane hyung, Adikku di indonesia mengalami kecelakaan, hingga mengharuskan aku harus pergi meninggalkan konser kemarin" Jawab V pada Managernya.


" Tapi kenapa kamu tidak memberi kabar pada hyung, kalau kamu lagi ada masalah?" Ucap Managernya sedikit memelankan suaranya, tidak seperti pertama kali ia menelpon V.


" Miane hyung, aku sangat terburu-buru waktu itu, hingga aku dengan sangat khawatirnya dengan keadaan adikku sampai-sampai aku tidak memperhatikan Ponselku yang sudah mati." Ucap V dengan sedikit berbohong pada Managernya, padahal ia matikan ponselnya dengan sengaja.


" Jadi!, sekarang kamu lagi berada di indonesia?" Tanya managernya.


" Jadi kapan kamu akan balik ke Korea?"


" Kira-kira 3 hari ke depan baru V berangkat pulang ke korea" jawab V.


" 3 hari ke depan?" tanyanya.


" Iya Hyung, why?" Tanya V balik


" Memangnya kamu tahu, kalau 4 hari ke depan kalian akan mengadakan konser di Amerika?" Tanyanya, " Jangan bilang kalau kamu dapat info dari Membermu?"


" Haaaa!!!! Konser?" terkejut V dengan intonasi yang di buat-buat, padahal ia sudah tau dari Sahabat membernya, siapa lagi kalau bukan Jeon jung kook. " Saya baru saja mengetahuinya dari Hyung barusan" Lanjut V.

__ADS_1


" Jadi apa alasan kamu pulang ke korea?" Tanya managernya " Bukankah adikmu masih dalam perawatan yang intensif" Lanjutnya.


V terdiam beberapa detik, lalu kemudian menemukan ide " Adikku dalam 2 hari ke depan dia sudah bisa pulang, dan sudah bisa di rawat sendiri di rumah, itulah mengapa aku harus pulang dalam 3 hari ke depan." Jawab V. ' Akhirnya aku dapat menemukan ide yang cemerlang' Monolog V dalam hati.


" Baiklah...lain kali, kalau kamu mau pergi, biasakan beri info pada saya, saya ini manager kamu jangan sampai seperti kemarin kamu pergi tanpa pamit, padahal kalian masih ada tampil satu kali lagi." Ucapnya.


" Ia hyung, Miane"


******


" Apa lo enggak senang, kalau gue ke terima di sana?" Tanya Astir pada Riana.



' *Istri yang mana, yang akan rela membiarkan suaminya untuk pergi jauh darinya, apalagi perkawinannya masih terbilang masih seumur jagung*' Monolog Riana dalam hati.


" Siapa yang tidak akan senang mas, dengan keberhasilan mas, mas lulus di universitas yang mas mimpi-mimpikan sewaktu mas masih sekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMA). Jawab Riana " Apa mas lupa!, mas pernah bilang pada Riana, ' *Pokoknya Mas akan lulus di sana, dan kamulah orang yang pertama mendengar kabar kelulusan mas* *dan mas akan pergi bersamamu*" Riana mengulangi kata-kata Suaminya saat sebelum ia mengalami kecelakaan, " Kesenangan Mas adalah kesenangan Riana juga, Riana akan selalu menanti mas disini, sampai mas kembali lagi pada Riana" Ucap Riana panjang lebar.


Semua yang Riana ucapkan bertolak belakang dengan apa yang ada di lubuk hatinya, di satu sisi ia bahagia atas di terimanya suamnya di Universitas ternama di jakarta, tapi lain sisi ia juga merasa sedih karena akan jauh dari suaminya.


Mendengar penuturan Riana, Astir lalu memegang tangan Riana " Lo siapkan keberangkatan kita berdua setelah Mas keluar dari rumah sakit ini"...


Bersambung....


# Agustus C.SH


# IAIN KENDARI


IG @Agus_arya_tirta

__ADS_1


Tinggalkan jejak yah, saran kalian sangat membatu thor


__ADS_2