
Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu di luar
" Maaf...atas nama Pak Astir. Ucap Polisi. " Apa Benar anda yang membuat laporan terkait pelecehan atas nama ibu Riana?"
" Iyya gue sendiri,"Jawab Astir pada pak polisi. Astir melihat ke arah polisi yang dimana ternyata di sampingnya ada seorang pria yang sudah melecehkan Riana istrinya. " Sialan! lo masih hidup ternyata" Tutur Astir saat melihat pria yang melecehkan istrinya lalu bangkit dari duduknya dan bluk.
Sebuah pukulan keras mendarat di rahang pria yang melecehkan Riana.
" Lo sudah berani menyentuh istri gue, dan ini balasan setimpal buat lo" Ucap Astir pada pria itu sambil ingin melayangkan tangannya, tapi dengan sigap Pak polisi menahan tangan Astir.
" Sudah pak, biar kami yang akan memprosesnya, bapak serahkan saja kepada kami semua." Jawab Pak polisi pada Astir.
Astir melepaskan tangannya dari kerah baju pria itu, dan bluk.
" Ini pukulan terakhir gua, karena lo sudah membuka hijab istri gue." Ucap Astir pada Pria yang melecehkan Riana istrinya.
Astir menoleh ke arah Riana istrinya yang di peluk erat oleh Arumi mamahnya.
" Mah...Riana takut pria itu hiks..hiks..hiks" Ucap Riana sambil menangis sesegukan di pelukan Arumi mamahnya.
" Kamu yang tenang sayang...dia sudah dibawa ke kantor polisi, suamimu sudah melaporkannya pada polisi, jadi kamu tenang dan jangan ingat pria itu lagi." Ucap Arumi pada Riana anaknya.
" Mah...Riana mau pulang, Riana mau pulang ke rumah mamah sekarang, Riana takut disini." Ucap Riana sambil melirik ke semua orang yang melihatnya, Riana seakan Trauma dengan semua laki-laki yang ada di sampingnya, bahkan termasuk Astir suaminya.
Astir lalu mendekat ke arah Riana istrinya dan mengambil alih Riana untuk di peluknya, tapi Riana menolak untuk di peluk Astir suaminya.
" Sayang...ini Astir suamimu." Ucap Astir pada Riana sambil duduk di hadapan Riana istrinya.
Bukannya menjawab pertanyaan Astir suaminya, Riana malah menjauh dari Astir dan memeluk Arumi mamahnya dengan sangat erat dan berucap.
" Mah..mamah takut, Riana mau pulang ke rumah mamah sekarang." Rengek Riana pada Arumi mamahnya.
" Iyya sayang, kita akan pulang sekarang. " Jawab Arumi mamahnya Riana.
" Kamu yang sabar tir, Riana mungkin trauma dengan pria yang telah melecehkannya tadi, sehingga semua pria yang ia lihat termasuk kamu sama di matanya." Ucap V pada Astir adiknya dengan memberi saran kepadanya agar bersabar pada sikap Riana istrinya.
__ADS_1
" Iyya nak, berikan Riana istrimu waktu, benar yang di katakan Hyungmu, kalau Riana istrimu trauma dengan kejadian tadi yang menimpanya." Sambung Hyuna eommanya pada Astir anaknya.
" Tapi Eomma, dia kan istri Astir, masa dia samakan Astir sama pria sialan itu." Jawab Astir dengan penuh kekesalan pada pria yang telah melecehkan Riana istrinya.
" Bukan dia samakan nak, tapi dia lagi Trauma dengan pria yang melecehkan istrimu." Jawab Ani memberikan pemahaman pada Astir anak angkatnya.
Astir tidak terima dengan dengan jawaban mereka semua, Astir mendekat ke arah Riana istrinya dan berniat untuk memeluknya. plak..
Semua orang yang ada di dalam ruangan kaget saat melihat Riana menampar Astir suaminya, tidak terkecuali Arumi dan Jaya kedua orang tuanya.
" Jangan sentuh saya" Ucap Riana pada Astir dengan melayangkan tamparan keras di wajah tampan Astir.
Astir melihat wajah ketakutan Riana istrinya pada dia, Wajah yang belum pernah Riana tampakkan pada semua orang, selama ini Riana belum pernah mengalami hal semacam tadi, wajar saja Riana trauma dengan apa yang telah menimpanya.
Bukannya berhenti untuk tidak mendekati Riana, Astir malah semakin mendekat dan memeluknya dengan sangat erat.
" Sayang...Ini Astir suamimu" Ucap Astir dengan air mata yang sudah berlinang di pipinya, " Lihat wajah gue, lihat wajah suamimu ini, ini gue Astir suami lo tolonglah jangan membuat gue khawatir seperti ini, gue enggak mau jauh dari lo." Ucap Astir sambil mendongakkan wajah Riana istrinya untuk menatapnya.
Seakan tidak ada yang menyaksikan ke romantisan mereka berdua, padahal ada kedua orang tuanya dan sahabatnya.
" Saya mohon...tolong lepaskan tanganmu dari saya." Ucap Riana pada Astir suaminya sambil msmohon untuk di lepaskan.
" Tapi kenapa, gue ini suami lo sayang" Ucap Astir dengan nada lembut.
Riana yang mendengar penuturan Astir suaminya, tiba-tiba menangis sejadi-jadinya sambil memeluk erat Astir suaminya.
" Hiks...hiks...hiks, Mas jahat, mas jahat pada Riana." Ucap Riana sambil memukul dada Astir suaminya.
Astir dan yang lainnya tidak paham dengan maksud Riana, bagaimana tidak, Suaminha yang menolong dia dari pelecehan malah di bilang jahat, Nihil kan.
" Kamu yang tenang sayang...Gue akan selalu ada di sampingmu sekarang, enggak akan ada yang jahat lagi padamu" Ucap Astir pada Riana istrinya sambil mengelus kepalanya dengan lembut.
Asdar, Boni dan Aryo hanya bisa tersenyum dengan kata-kata romantis yang di ucapkan Astir sahabatnya.
'Ternyata Astir pintar juga melukuhkan hati istrinya, hebat, kamu memang berhak dise sebut adik hyung yang hebat dalam meluluhkan hati wanita.' Monolog V dalam hati sambil tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanaya dengan kehebatan Astir adiknya.
__ADS_1
'Apa benar dia lagi hilang ingatan, kalau dia lagi hilang ingatan, trus kenapa gombalannya tambah menjadi-jadi?' Monolog Asdar dalam hati saat mendengar kata-kata gombal Astir aahabatnya pada Riana istrinya.
" Sayang...kamu bawa saja dulu istri kamu masuk ke dalam kamar mamah dan papah, biarkan dia istirahat di sana" Ucap Hyuna pada Astir anaknya.
" Iyya tir, bawa saja dia ke kamar" Sambung Soo kang Abojinya pada Astir anaknya.
Astir menggelengkan kepalanya. " Enggak usah Eomma, biar Astir yang akan membawanya pulang sendiri ke rumah." Ucap Astir kekeh dengan pendiriannya.
" Tapi rumah kalian kan jauh tir dari sini, butuh waktu lama untuk sampai di sana, apa kamu tidak kasihan pada Riana istrimu." Ucap V pada Astir adiknya.
Ani yang melihat perdebatan mereka lalu membuka suaranya.
" Iyya nak...biarkan saja dulu nak Riana istitahat di sini." Ucap Ani pada Astir.
" Tapi mah..Riana kan" Ucapan Astir terhenti tatkala Riana menarik baju bawah Astir suaminya.
" Baiklah." Ucap Astir pada semua orang.
Astir lalu menggendong Riana ala Bridal Style, dan membawanya ke kamar hotel milik Eommanya.
" Silahkan kamu bawa masuk Riana istrimu, dan jaga dia baik-baik, jangan tinggalkan dia sendirian. Ucap V pada Astir adiknya, sedang Riana sudah tertidur di pelukan Astir suaminya.
Astir masuk kedalam kamar, dan membaringkan Riana istrinya.
" Mas...kamu jahat pada Riana hiks...
Bersambung....
#Agustus
@Agusjhi103
Ig@Agus_arya_tirta
Tinggalkan jejak yah, saran kalian sangat membatu thor
__ADS_1