Ternyata Aku Anak Seorang Miliarder

Ternyata Aku Anak Seorang Miliarder
Terimakasih


__ADS_3

Ani, Maher, Riana dan juga Soo kang sama Hyuna jadi bingung dengan keakraban mereka berdua, seakan mereka sudah berteman lama.


Astir lalu melirik ke arah Kedua orang tuanya, " Eomma,,,Aboji."


Soo kang dan Hyuna seakan tidak percaya dengan apa yang di dengarnya, Astir anak kandung yang mereka buang ke dasar laut telah memanggil mereka dengan sebutan Eomma dan juga Aboji.


Astir sengaja memanggil kedua orang tuanya dengan sebutan Eomma dan juga Aboji, sebab permintaan dari V hyungnya, walau sebenarnya Astir belum terbiasa memanggil mereka dengan sebutan Eomma juga Aboji kepada orang tua kandungnya.


" Tadi kamu panggil nak Astir saya siapa?" Tanya Hyuna Eommanya Astir.


" Eomma!, salah ya, gue menyebutnya?" Tanya Astir dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil tersenyum manis kearah Hyuna eommany.


Hyuna lalu memeluk Astir anak sulungnya sambil menitikkan air matanya karena begitu terharu dengan penuturan Astir anaknya.


" Tidak,..Eomma hanya memastikannya saja, kalau eomma tidak salah dengar saat nak Astir memanggil saya dengan sebutan Eomma.


" Tapi maaf...Astir belum terbiasa sepenuhnya, mohon di maklumi hehe." Ucap Astir pada Hyuna.


" Tidak apa-apa Tir!, Eomma malah senang kamu panggil saya dengan sebutan Eomma!, Eomma bolehkan peluk kamu lagi?" Tanya Hyuna minta izin pada Astir anaknya untuk memeluknya.


" Ehmmm" jawab Astir singkat. " Aboji!!, Hyung,,,Panggil Astir pada Soo Kang dan V.


Astir memeluk Abojinya dengan sangat erat sambil menitikkan air matanya.


Ani dan Maher juga Riana ikut merasakan terharu melihat pelukan haru mereka untuk yang pertama kalinya setelah mereka terpisah beberapa belasan tahun.


'Kenapa gue lemah begini!, hati dan tubuh gue kenapa kek bertolak belakang, dan apa ini!, gue menangis!!, 'Monolog Reyner dalam hati yang ada di tubuh Astir.


" Maafkan Eomma dan Aboji mu ini!, karena telah meninggalkanmu sendirian." Ucap Hyuna Eommanya.


" Enggak Eomma!,,,Eomma enggak salah juga Aboji, ini sudah takdir, Eomma harus berterima kasih kepada mamah Ani dan papah Maher karena mereka yang merawat Astir hingga besar sampai sekarang." Ucap Astir pada Kedua orang tua kandungnya.

__ADS_1


'Kayaknya gue harus pergi ke psikolog, untuk memeriksa otak gue!, kenapa mulut gue berucap seakan enggak nyambung dengan apa yang ada di dalam otak gue.' Monolog Reyner dalam hati.


Hyuna dan Soo kang lalu berjalan ke arah Ani dan Maher dan menjatuhkan tubuhnya ke lantai.


" Ani,,,Maher,, kalian adalah orang tua yang terbaik buat Astir anak saya, kalian telah merawatnya layaknya seperti anak kandung kalian sendiri, Terimakasih telah merawatnya dengan baik hingga dia besar seperti sekarang."


" Kami juga mau meminta maaf, jika kedatangan kami seperti ini membuat kalian merasa terganggu dan tidak nyaman, kami datang kesini bukan untuk mengambil Astir dari kalian, tapi kami datang kesini sebab kami khawatir saat kami mendengar Astir kecelakaan dan tidak sadarkan diri." Permohonan maaf soo kang pada Ani dan juga Maher orang tua angkat Astir.


Ani berdiri dari tempat duduknya dan memegang bahu Hyuna untuk berdiri.


" Kalian tidak perlu bersujud dan meminta maaf pada kami seperti ini!, kami merasa tidak layak untuk di tuankan oleh kalian, justru kami lah yang merasa sangat berterima kasih, karena kalian seakan menitipkan malaikat kecil saat itu kepada kami, Astir anak kalian!, kalian berhak atas nak Astir" Ucap Ani dengan berlinang air mata.


Ani seakan masih tidak percaya, kalau bayi yang mereka temui adalah bayi yang sudah tidak memiliki orang tua, namun ternyata pemikiran mereka salah selama ini, Astir di buang sebab ada tujuan.


" Tidak Ani...kalian lah yang lebih berhak atas anak saya Astir, karenq kalian lah yang merawat dan membesarkannya layaknya anak kalian sendiri." tutur Hyuna.


" Iyya...kalian sangat berjasa pada Astir anak kami, walau kami adalah orang tuanya Astir, tapi kami tidak lebih berhak daripada kalian, karena tanpa kalian mungkin Astir sudah.." Ucap soo kang.


Ucapan Soo kang terpotong saat dengan tiba-tiba Maher papah angkat Astir berdiri dan.


Astir yang melihat Riana istrinya menitikkan air matanya sedari tadi, lalu berjalan kearahnya dan memeluknya.


" Sudah...jangan terlalu banyak menangis!,, nanti mata indah milik gue bengkak dan memgurangi kecantikan wajah manismu" Rayu Astir pada Riana istrinya sambil mengusap air matanya yang jatuh dari pipinya.


" Mas..ini tuh air mata bahagia!, bukan kesedihan" Jawab Riana pada Astir suaminya sambil memeluknya dengan mesrah.


" Ehhem yang bermesraan, liat-liat juga yang masih lajang" Goda astir pada Riana dan Astir adiknya.


" Entar juga hyung akan menikah dqn mempunyai istri."Ucap Astir pada V hyungnya.


" Ehmm iyya"

__ADS_1


" Tapi jangan kelamaan hyung, nanti berkarat hehehe" Ucap Astir menggoda V hyungnya.


" kamunya saja yang terlalu cepat nikahnya!, umur masih muda tapi sudah punya istri" Jawab V membelq dirinya yang masih jomblo.


" Ganteng- ganteng kok belum laku, bukan ganteng itu namanya Hyung, tapi.." Ucap Astir menggantungkan kalimatnya sambil merayu V hyungnya.


" Sudah mas,,kamu tidak boleh begitu pada Hyungmu mas" Ucap Riana Astir suaminya.


" Habisnya jomblonya kelamaan, padahal umurnya kurang 5 tahun hampir mendekati kepala tiga. Ucap Astir pada Riana istrinya tapi masih terdengar oleh V dan juga Kedua orang tua mereka.


V lalu berlari kearah Astir adiknya, Astir yang melihat V melangkah kearahnya seperti akan menerkamnya, lalu bersembunyi di belakang Riana istrinya.


" Kamu menghina hyung ya!!, hanya gara-gara hyung belum menikah, kesini kamu kalau berani" Ancam V pada Astir adiknya sambil berlari dan bercanda.


" Siapa yang menghina lo, na memang itu kenyataan!, dimana letak salahnya gue" Ucap Astir membela dirinya.


Sreeet...


V menangkap Astir di belakang Riana istrinya, tapi berhasil menjauh dan berlari ke belakang Hyuna Eommanyam


" Eomma...Hyung emang seperti anak kecil ya,,kok dia mau main pukul-pukul, mana gue masih sakit lagi." Ucap Astir sambil memeluk Hyuna eommanya dari belakang.


" V...kamu itu tidak boleh kasar-kasar pada adikmu!, Lihat!! kepalanya masih sakit." Ucap Hyuna memarahi V.


" idiih kayak banci!, main ngadu-ngadu pada orang tua, padahal sudah punya istri,,malu dong Tir pada Istrimu" Ucap V pada Astir adiknya sambil menganggapnya lemah.


Astir tidak terima dengan ucapan V hyungnya, Astir lalu berlari mengejar balik V.


Astir berlari mengejar V dan Bruuuk...


" Arghhh"

__ADS_1


Bersambung....


@ Agus_arya_tirta


__ADS_2