
" Dimana!, bukankah wajah cucunya pak Juanda masih di sembunyikan atau belum di publikasikan ke media?" Tutur Soo Kang.
' Mampus dah gue, kok bisa-bisanya gue lupa perihal gue yang belum di publikasikan ke media, ayo reyner keluarkan semua kecerdasanmu yang selalu nggak pernah gagal dalam berdebat, apalagi hal sesimpel ini' Monolog Astir dalam hati, yang kenyataannya Reyner dalam tubuh Astir.
" Dan bagaimana bisa kamu berteman akrab sama cucunya pak Juanda, sedangkan dia ada di jakarta, kamu di kendari?".
" Ohh...Om kayak nggak tau aja zaman sekarang ini, zaman yang serba canggih sekarang, nggak susah bagi seseorang untuk mencari sesuatu, apalagi berteman dengan orang luar, gue kira itu hal yang biasa" Jawab Astir.
" Lah, kamu kok masih panggil Aboji Om, bukan Aboji atau appa gitu?" V bertanya pada Astir chinnya.
"Yah wajarlah, kan gue baru tau kalau aboji itu papah gue"
"Sudah!! tidak apa-apa, Chin mu belum terbiasa, apalagi baru hari ini Nak astir mengetahui Aboji dan eommamu ini Orang tua kandungnya."
" Jadi apa langkah selanjutmu nak sekarang, apa Astir perlu bantuan Abojimu?, kalau Astir perlu bantuan Aboji dan Eomma, Astir tidak perlu khawatir soal rumah atau pekerjaan disana sebab Aboji punya beberapa akses di jakarta" Jawab Soo kang
'karena gue harus sopan pada kedua orang tua astir, gue harus memanggil mereka agak lebih sopan lagi, dan kalau gue ke jakarta dengan memperlihatkan wajah ini, bisa di tendang gue, mana mungkin kakek akan percaya kalau gue ini Reyner cucunya.' monolog astir dalam hati.
Tiba-tiba bunyi notifikasi salah satu ponsel diantara mereka, dan ternyata itu bunyi ponsel Astir.
" Ini mas!! Ponsel mas mendapatkan notifikasi baru" Riana menyodorkan ponsel milik suaminya.
" Thanks"
' Sejak kapan gue pegang ponsel jadul kek gini?, mana pake pin sidik jari lagi"
Reyner pusing bagaimana cara membuka ponselnya, ia lalu bertanya pada istrinya.
" Lo istri gue kan! pasti lo tau sandi gue kan?"
__ADS_1
Riana hanya menganggukkan kepalanya lalu mengambil salah satu jari astir untuk di tekan sidik jari.
" Lo memang istri gue yang hebat"
Sambil tersenyum kearah istrinya dan reflex memegang kepalanya.
' *inikan sikapnya mas Astir, apa mas astir sudah ingat pada Riana?' tanya Riana dalam hati. " Mas sudah ingat Riana?"
" Hmm iyya, lo istri gue kan*?"
Reyner tidak tau pasti, kenapa tadi ia memegang reflex kepala Riana sambil mengelusnya manja, apa mungkin kebiasaan yang astir lakukan pada Riana masih membekas?.
Riana tetsenyum bahagia, tatkala suaminya memanggil ia istri, walau Riana tau bahwa Suaminya masih belum ingat padanya.
" Terimakasih mas"
" Kenapa jantung gue berdetak sangat kencang begini, hanya karena gue di peluk gadis ini, jantung gue nggak berfungsi dengan baik, apa mungkin gue jatuh cinta pada istrinya Astir?" Monolog Reyner di dalam tubuh Astir dalam hati.
' Tapi kalau diliat-liat istrinya memang cantik juga, bibirnya yang seksi dan pipinya yang cabi, juga hidung yang mancung arghh..' teriak Reyner dalam hati.
*******
Astir membulatkan matanya kala ia melihat isi notifikasi yang masuk di ponselnya.
' Kok bisa sama jurusan gue sama Astir, itu artinya Astir memang ahli dalam dunia bisnis ternyata' Monolog Reyner dalam tubuh Astir.
" Kenapa mas?"
Karena rasa penasaran Riana tinggi pada suaminya, Riana Reflex melihat notifikasi yang masuk di ponsel suaminya.
__ADS_1
" Alhamdulillah, selamat mas, mas lulus di salah satu universitas ternama yang ada di jakarta" Ucap Riana tersenyum paksa, padahal hatinya tidak rela kalau suaminya akan pergi tanpa dia.
Semua orang di ruangan ikut bahagia dengan kelulusan astir karena di terima di salah satu universitas yang di nanti-nantikannya selama ini, termasuk kedua orang tua kandung dan angkatnya.
" Selamat nak, mimpi kamu ingin melanjutkan pendidikan ke jakarta akhirnya tercapai" Ucap Ani sambil tersenyum dan menitikkan air mata bahagia.
" Ia nak selamat"
Ucap Maher juga Arumi dan Jaya pada Astir,
" chughahae dongsaeng ( Selamat adikku)" ucap V
" Congratulations my boy, "
"yeah Chughahae "
Semua orang mengucapkan selamat buat astir dengan tersenyum bahagia.
Astir melihat istrinya yang kayak menahan air matanya ingin keluar, Astir yang melihat gelagat istrinya jadi tidak tega melihatnya
" Bidadariku, kamu ikutkan sama mas ke jakarta?"......
# Agustus C.SH
# IAIN KENDARI
IG @Agus_arya_tirta
Tinggalkan jejak yah, saran kalian sangat membatu thor
__ADS_1