Terpaksa Menikah 3 Kali

Terpaksa Menikah 3 Kali
Pelakor ke dua


__ADS_3

Hari ini matahari tampak malu malu muncuk di pagi hari wakah nya yang biasa cerah sekarang sedikit tertutup aaan kelabu.sinar nya yang biasa menghangat kan hati jiwa dan raga seseorang sekarang lebih memilih memendam sinar nya.


Adrian melangkah kan kaki memasuki lobby perusahaan sambil memegang ponsel nya.saat ini ia sedang menghubungi istri tercinta yang sedang menuju ke kantor nya.


" sayang sudah sampai mana....???"


" aku masih di toko bakery...kamu kue seperti biasa nya kan...???"


" iya jangan lupa sekalian kue untuk kakak mu sudah lama kalian tidak bertemu"


" iya apa kak Sonya kembali bekerja sebagai sekretaris mu sementara waktu sampai Lenny keluar dari rumah sakit"


" iya sayang....kau juga bisa bertemu dengan nya."


" iya aku sudah sangat merindukan nya sudah fua bulan kami tidak bertemu....aku ingin ngobrol dengan nya"


" aku akan menunggu mu di ruangan ku pasti Sonya dan Ilham senang bertemu dengan mu"


" iya sayang aku tutup dulu nanti kita aambung lagi ya..."klik...terdengar suara sambungan telfon di putus secara sepihak dari seberang.Adrian hanya tersenyum lalu memasuk an ponsel ke dalam saku celana nya.


" selamat pagi Sonya......lama tidak bertemu...."sapa Adrian pada sekretaris baru nya yang lama jadi baru.


" selamat sore tuan Adrian...." Sonya membalas salam Adrian.


" hey....hey..hey....apa itu...tuan???"


" iya..tuan??? kenapa???"


" hhhhhh...kita ini bersaudara kenapa masih memanggil ku tuan..."


" maaf kan saya tuan kalau di rumah kita mungkin saudara tapi jika di kantor anda tetap lah boss saya" kata sonya sambil tertawa renyah.


" terserah lah....." kata nya menjawab Adrian.


" oh...ya Sonya sebentar lagi Safira akan kesini kamu suru langsung masuk aja ya...."

__ADS_1


" Safira..???" mata Sonya tampak berbinar setelah mendengar istri bos nya yang adalah adik suami nya akan berkunjung ke kantor.


tuk...tuk....tuk...Adrian mengetuk meja kerja Sonya. " kerja jangan ngobrol...." kata Adrian sambil berlalu ia menggoda Sonya yang tampak senang kalau Safira akan datang.


" yaaa sebentar aja Tuan...."


" kalau di rumah kita mungkin saudara tapi di kantor tidak...." kata Adrian membalas ucapan Sonya sambil masuk ke dalam ruangan nya sambil tertawa terbahal bahak.


Sonya kembali tersenyum ia tau kalau Adrian hanya menggoda nya.


" Sonyaaaaa........" Safira menjerit saat sampai di lantai tempat ruangan Adrian.


" Fira....." Sonya tak kalah histeris.mereka saling berpelukan melepas rindu dan duduk bersama bercerita tentang anak anak mereka masing masing.Safira juga menceritakan tentang kedatangan Giovano.tak terasa hampir satu jam mereka ngobrol tak ingat Adrian yang sedari tadi menunggu Safira.Adrian terlihat gelisah karena Safira tak mengangkat telfon nya.berulang kali ia menghubungi sang istri namun tak tersambung hamya nada sambung namun tak di angkat.Safira lupa kalau ponsel nya masih dalam mode silent.ia juga tak tau kalau suami nya bolak balik menghubungi nya.samapa dua puluh lima panggilan tak terjawab.Akhir nya Adrian memutus kan untuk mencari sang istri di toko bakery yang tadi di kata kan nya.padahal sopir dan pengawal yang mengantar pun sudah mengatakan kalau Safira sudah sampai di kantor nya satu jam yang lalu namun ia tak kunjung datang.Adrian juga sudah menghubungi Ilham namun Ilaham mengqtakan Safira tidak datang ke ruangan nya.Al hasil Adrian semakin cemas lalu ia meraih jas di kenakan tadi.saat ia membuka pintu ruangan nya mata membulat hampir keluar dari kelopak mata nya.


Afrian melihat istri dan sekretaris nya asyik ngobrol dan tertawa.Safira sampai lupa tujuan nya datang untuk menemani suami nya bekerja.


ehem.....Adrian berdehem menghentikan reuni ghibah dua wanita cantik tersebut.Safira dan Sonya hanya menoleh sebentar lalu jembai memaingkan wajah mereka dan melanjut kan acara ngobrol nya.Adeian yang meras di cuekin malah terlihat sewot.


" eh...bukan nya berhenti malah lanjut...." gumam Andrin lalu mendekati mereka.


Safira dan Sonya hanya tersenyum kecut mereka baru sadar jika Adrian sudah mulai naik darah.


" he..he...sayang maaf ya aku lupa...."kata Safira.Adrian hanya mengehembus kan nafas kesal nya lalu masuk ke dalam uruangan nya.


" kita lanjut di rumah yaaa...." kata Safira sedang kan Sonya hanya menujukan jempol nya tampa berkata apa apa.


Safira masuk ke dalam ruangan suami nya yang sedang duduk di kursi kebesaran nya.tampak Adrian yang duduk dengan tanpa senyum di wajah tampan nya.


Safira berusaha membujuk suami nya dengan lanhsung duduk di pangkuan nya dan meletak kan kepala nya di pundak Adrian mencium aroma tubuh suami nya.


" sayang....maaf" cicit nya.


" mana ponsel mu...."


" di tas....."

__ADS_1


" apa kamu tidak mendengar bunyi ponsel....." Adrian masih pura pura kesal.


" maaf ya sayang.....cup cup..cup...." Safura berulang kali mengecup pipi kanan dan kiri dan bibir suami nya." Adrian hanya terkekeh...


" cuma cium aja nich....gak kasi yang lain nya....???"""" Adrian mulai berpikiran mesum.


" apa..???"safira bertanya namun tangan nya sudah membuka kancing kemeja suami nya yang sebelum nya melonggar kan dasi nya.


Tangan Adrian sudah masuk ke dalam dress Safira dari bawah.tangan nya menyusup ke bagian setiga pengaman milik istri nya mata Adrian tampak sudah menahan gairah.


Adruan melirik ke arah ruangan kamar pribadi nya lalu mengangguk kan kepala nya.Safira bangkit dari duduk nya lalu berjalan masuk ke dalam ruangan kamar pribadi Adrian.Adrian juga mengikuti arah langkah kaki istri nya yang sebelum nya menghubungi Sonya jika ada yang datang agar mengatakan kalau ia tidak ada di kantor selama satu jam.tak lupa Adrian mengunci pintu ruangan sebelum masuk ke dalam kamar pribadi nya.


di dalam kamar Safira sudah menunggu nya dan tak butuh waktu lama Adrian sudah berhasil membuat sang istri merasakan nikmat dunia akhirat nya.suara dasahan dan lengungah terdengar di kamar itu beruntung kamar tersebut kedap suara jadi seberpa kuat pun mereka melenguh tidak akan ada yang tau apa yang terjadi di dalam ruangan tersebut.


satu jam kemudian Adrian dan Safira sudah duduk di sofa di tengah tengah ruang kerja Adrian tampak rambut mereka masih basah bahkan Safira rambutnya masih di gulung handuk kecil putih.


" sayang nanti di rumah lagi ya....tadi aku belum puas...biasa nya kan dua sampai tiga kali tadi baru sekali" kata Adrian menghadap istri nya.


" ini kan kantor kalau sampai dua atau tiga kali gak wajar lah syukur syukur tak kasi...kalau gak...." Safira terkekeh dengan ucapan nya sendiri sedang Adrian membulat kan mata nya.


tok....tok...tok....


" masuk....."Adriakan memerintah kan seseorang yang mengetuk pintu untuk masuk.


pintu ruangan Adrian terbuka dan masuk lah seorang wanita cantik berbaju seksi.


" Claudia....." Adrian menyebut nama seseorang yang baru saja masuk ke dalam ruangan nya.sedang kan Safira terkejut dengan sapaan suami nya pada wanita itu.


" mau apa kamu kesini Claudia...." tanya Adrian sinis.Claudia yang melihat Safira masih menggunakan handuk di kepala nya hanya tersenyum sinis.


" apa tidak boleh aku kesini untuk mengunjungi mu kak Adrian, dan kau semakin tua semakin tampan menurut ku aku datang untuk merebut mu kembali" kata kata Claudia membuat Adrian mengepal kan tangan nya sedang kan Safira malah melangkah kan kaki nya masuk ke dalam kamar pribadi Adrian.


" sayang....


bersambung

__ADS_1


dukung author lewat rate, like, dan vote nya jangan lupa meninggal kan jejak cantik kalian dan coment yang mendukung author agar semakin semangat.jangan lupa mapir di kisah cinta Calista dan Giovano di KEKASIH MASA DEPAN jangan lupa mampir di karya ku lain nya berjudul KAU ISTRIKU menceritakan tentang kisah cinta sahabat dari Calista dan Giovano jangan lupa tinggal jejak positif kalian disana like vote dan komen pemberi semangat authoorrr


__ADS_2