
Adrian dan asisten Wawan langsung kembali ke rmh.Asisten Wawan langsung msk ke kamar nya bgt sampai di rmh.Tuan Sanjaya yg melihat raut wajah asisten Wawan yg msh terkejut setengah berpikir langsung bertanya pada Adrian.karena tdk biasa nya asisten Wawan langsung msk ke kamar biasa nya jika tiba di rmh ia akan langsung ke belakang menemui anak anak Calista,Rizky dan Fian si kecil mereka di dampingin 2 org baby sister.
" Adrian apa yg terjadi kenapa dengan Wawan kenapa dia sprt itu" tuan Sanjaya mencoba mencari tau dan Adrian langsung menceritakan apa yg terjadi di restoran td pertemuan nya dengan Tuan Orlando beserta istri nya.
sejenak tuan Sanjaya terpaku mendengar cerita anak nya.ia jgn ingin tahu sprt apa kah tuan Orlando yg di kata Adrian.
Waktu terus berlalu seminggu sejak kejadian di restoran itu.asisten Wawan msh sering mengurung diri ketika plg dr kantor bahkan dia jarang bermain dengan Calista dan Rizky jg Fian biasa nya ia selalu menghabis kan waktu bersama mereka.bahkan tak jarang ia jg yg mengajar kan anak anak Adrian belajar pelajaran di sklh.
Siang ini cuaca terasa tdk seperti kemarin kemarin panas nya seperti akan membakar penduduk bumi namun hari ini cuaca sejuk karena semalam hujan turun dengan deras.
Kriiiinnnggg......
Kriiiingg....
Bunyi ponsel Adrian yg ada di atas nakas sampin meja rias di dlm kamar nya.Adrian langsung terbangun mendekati meja nakas msh dengan mengunakan boxer nya.Ya siang yg sejuk ini membuat nya sedikit bergairah karena melihat Safira yg br saja keluar dr kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk di tubuh nya.
flasback on....
" perasaan td km sdh mandi dech kok skrg mandi lg" ty Adrian yg br saja dtg dr kantor utk mengambil berkas yg tertinggal di kamar nya.seperti biasa semenjak menikah Adrian jarang mkn di luar kl tdk di bawa kan makan siang oleh Safira maka ia akan plg sambil menyapa anak anak nya agar bs berkumpul bersama saat makan siang.
" iya ...sayang td aku di pipisin sm si Fian jd pakaian ku kena kencing semua skl an aku mandi" kata Safira sambil berjalan menuju ruang ganti.Safira tdk tau Adrian mengikuti nya sampai ke dalam ruang ganti namun sebelum nya Adrian mengunci pintu kamar terlebih dahulu.
" sayang....pengen..." kata Adrian sambil memeluk Safira yg sedang memilih pakaian.Safira terkejut saat ada tangan melingkar dr perut nya.ia mencoba melepas kan tangan Adrian namun tangan Adrian bukan nya terlepas dr tubuh Safira tp malah menarik handuk yg di guna kan Safira.Safira terkejut namun terlambat handuk nya sdh terlepas bahkan sdh terlempar keluar.
Safira menutupi dada nya dan area sensitif nya." jangan ya sayang ini msh siang" kata Safira memperlihat kan wajah memelas nya.
" baaik lah kl km tdk mau oh ya dmn mama papa dan anak anak" tanya Adrian mengalih kan pembicaraan karena saat ini ia sedang mulai membuka pakaian nya satu persatu.
" mama sedang ikut menemani papa ada meeting bersama klien nya di bandung nanti mlm br plg kl anak anak mereka msh di sekolah karena sdh seminggu ini mereka ada pelajaran tambahan.sedang kan Fian br saja hbs minum susu jd skrg sdh teridur saat aku tinggal kan ia sdh mulai tertidur." kata Safira tanpa memperhati kan Adrian yg sdh memakai boxer nya.ia sibuk kembali mencari pakaian dlm dlm nya.
" apa dia minum susu banyak" ty Adrian yg sdh di belakang Safira.
" iya sangat banyak bahkan aku sering merasa lapar saat selesai menyu....aaahhhhh" Safira tak bisa melanjut kata kata nya saat Adrian mencium punggung nya yg terbuka tanpa sehelai benang pun tangan nya sdh berada di dada Safira.
__ADS_1
" sayang jangan" kat Safira mencoba menolak.
" sayang aku mohon aku membutuh kan mu saat ini aku mengingin kan nya" kata Adrian yg langsung membalik kan tubuh Safira.Adrian tdk ingin Safira membantah nya ia menutup mulut Safira dengan bibir nya
Adrian mencium dan ******* bibi Safira dengan lembut meng eksplore bibi Safira kemudia turun ke leher Safira mengigit kecil membuat karya nya yg eksotis.
" ssstttt aaahhhh sayang jangan " kata Safira sambil mengeluar kan desahan nya yh semakin menggoda Adrian.
Adrian yg melihat istri nya mulai merespon ulah tangan dan bibir nya tersenyum kecil.
" tidak sayang aku sangat membutuh kanmu aku mengingin kan nya toh tdk ada irg di rmh hanya pelayan dan tdk mungkin mereka menggangu kita" kata Adrian yg saat ini mengulum daging kecil di dada Safira yg nampak sangat menggoda.
"hhhhmmmm sayang ahhkkk" kata Safira saat Adrian mengendong nya ala bridal style menuju tempat tdr nya.Adrian terus mencium dan \*\*\*\*\*\*\* bibir Safira bergantian dengan dada nya.
" sayang...." kata Safira sambil mendesah lembali.tubuh mulai menegang dan bergetar saat tangan dan jari Adrian menjelajah bagian bawah tubuh nya yg sangat di sukai.
" keluar kan sayang keluar kan lepas lan jangan di tahan" kata Adrian.Tubuuh Safira menegang dan "aaaakkkhhhhh saayyaaannggg" kata Safira saat tubuh bergetar hebat.merasa Safira sdh tak menolak sentuhan nya bahkan sdh mencapai puncak nya lbh dl membuat Adrian buru melepas kan semua sisa penutup di tubuh nya lalu tanpa membuang waktu lg ia menyatukan tubuh nya dengan Safira.
" sayang.... aaahhkk sayang " desahan suara Safira membuat nya semakin semangat memompa bagian tubuh nya semakin cepat karena ia merasa istri nya kembali terbang menuju puncak.
Adrian msh trs memompa tubuh nya yg menyatu dengan Safira." sayang....aahhkk" lagi lagi safira menuju puncak." tunggu aku sayang aku akan sampai sebentar lagi tgu aku" kata Adrian semakin mempercepat pompa an nya dan " aaahhhkk sayang aku mencintai mu sayang aahhkkkk" Adrian akhir nya sampai di puncak nya setengah jam mendaki mencari kenikmatan yag membuat nya tunduk pada Safira.
Adrian msh terkulai lemas di atas tubuh Safira.Meraka mencapai puncak nya secara bersamaan membuat cuaca yg hangat berubah menjadi panas.keringat membanjiri tubuh mereka.Adrian secara melepas penyatuan nya denagn Safira dan turun dr atas tubuh istri nya.Adrian terkulai di samping Safira yh mah mengatur nafas nya.
" sayang terimakasih jgn pernah menolak ku kl km jg menikmati nya bahkan km sdh bbrp kali meluncur lbh dl" kata Adrian sambil melihat wajah istri nya yg memerah.
" iiiissss km nii ya sayang kata kata mu ini mesum sekali tp aku suka yg td" lata Safira malu malu.
Adrian yg mendengar kata kata istri langsung mencium kening Safira.
" cup...aku sangat mencintai mu sayang jgn menolak ku kl gak mau rugi blm lg dosa nya ya ya ya" kata Adrian yg di balas anggukan oleh Safira.
__ADS_1
" sayang aku lelah" kata Safira.
" kl bgt kt tdr dl sebentar"
" km gak blk ke kantor" ty Safira
" gak aku jg capek br naik gunung" kata Adrian asal.
" issshh kamu ini" kata Safira lalu tdr di dlm pelukan Adrian.sebelum tdr mereka sempat memakai pakai nya kembali.Safira tertidur dlm pelukan Adrian.
flasback off...
Adrian terbangun dr tdr nya lalu mengangkat ponsel nya tertera nama BRIAN ORLANDO.Adrian langsung menjawab telefon dr tuan Orlando yg mengata kan akan berkunjung ke rmh Adrian.setelah tuan Orlando menutup sambungan telefon nya Adrian kemudian menelefon papa nya mengatakan tuan Orlando akan mkn mlm di rmh mereka.
" pa...papa msh meeting kira kira jam brp plg" ty Adrian
" papa sdh hbs meeting nak ini msh di restoran lalu kami akan ke villa dl ada apa Adrian" kata tuan Sanjaya.
" papa bs gak lain kali aja ke villa tuan Orlando akan makan mlm di rmh kita aku ingin memperkenal kan nya pada kalian"
" baik lab papa dan mama akan plg skrg" kata Tuan Sanajaya sambil menutup telfon nya.
" siapa yg mau dtg dan mkn mlm di rmh sayang" tanya Safira yg ter bangun dr tdr nya saat mendengar suara ponsel Adrian.
" ooooo...itu yg mulia raja Orlando" kata Adrian yg sdh mencerita kan kejadian saat di restoran waktu itu.
" kl bgt aku akan siap siap aku akan msk utk mkn mlm kita" kata Safira sambil turun dr tempat tdr menuju kamar mandi.
" km mau kemana sayang km mau mandi??" ty Adrian yg di balas anggukan oleh Safira.
"mandi bareng ya" kata Adrian membuat Safira menggeleng cepat.
" janji cm mandi aja kok gak ada yg lain" adrian mulai mengeluar kan jurus nya utk mengajak Safira mandi bersama sama.
" janji" kata Safira sambil memberikan kalingking nya.
" yeeyyyyy....janji paling cuma cium cium ama isap isap aja"kata Adrian yg langsung menggendong Safira menuju kamar mandi ia tdm memperdulikan wajah Safira yg melotot kan mata nya.
akhir nya mereka mandi bersama walau mandi sampai dua kali karena saat mandi pertama sdh batal karena kegiatan mandi yg absurd.
__ADS_1
bersambung...
dukung author dengan like dan vote nya ya jgn lupa.