
" Sanjaya tolong bantu aku utk melakukan test DNA" tuan Sanjaya hanya menyatukan du alis nya bgt jg istri serta anak menantunya.
" apa maksud mu" ty tuan Sanjaya.
" aku dan Anggita kehilangan anak kami 18 thn yg lalu saat itu pesta ulang tahun anak kami" tuan Brian mulai menceritakan tentang anak mereka yg hilang di culik saat ada kudeta di istana.semua mendengar cerita dengan seksama sedang nyonya Laras memeluk nyonya Brian yg menangis tak sanggup mengingat semua yg terjadi sampai mereka kehilangan anak mereka.
" Anggita aku tak tau sebesar apa penderitaaan mu saat itu karena aku tdk ada di samping mu namun aku akan berjanji akan membantu mu sebisa kami" kata nyonya Laras.
" lalu apa yg bs aku bantu" tuan Sanjaya menimpali.
" aku butuh bantuan mua aku tau km adalah pemilik dr rmh sakit terbesar disini jg aku meminta ijin pada mu aku akan melakukan test DNA pada anak mu" tuan Sanjaya berjengkit kaget.
" bukan bukan bukan anak mu Adrian tp...." tuan Brian tak mampu melanjut kan kata kata tp malah melihat asisten Wawan yg msh terdiam di tempat nya duduk.
" maksud mu" tuan Sanjaya blm mengerti dengan maksud di sahabat nya.
" apa km tdk melihat kemiripan aku dengan assiten anak yg sdh km anggap sbg anak angkat mu.
semua org yg berada di ruang keluarga sontak melihat ke arah asisten Wawan yg msh diam terpaku.
" yaaaa benar ia bgt mirip dengan mu dia sprt mu saat muda dl" tuan Sanjaya br menyadari nya.
" tp dia adalah yatim piatu" kata tuan Sanjaya.
" apa pun hasil nya aku dan Anggita akan menerima semua ini hanya agar rasa keingin tahuan kami dan mamastikan apa kah ia benar anak kami atau bukan karena di dunia byk wjah yg serupa seperti kembar walau berbeda gen" lag lagi Tuan Brian memberikan penjelasan pada tuan Sanjaya.
" bagai mana wan apa km bs membantu ini hanya utk memastikan saja" asisten Wawan hanya mengangguka kan kepala saat tuan Sanjaya kebersedian an nya melakukan tes DNA.
__ADS_1
Tuan Sanjaya mengambil ponsel nya lalu menghubungi pihak rmh sakit tak lama dokter dan bbrp perawat dtg ke kediaman rmh Adrian.mereka mengambil bbrp sempel milik tuan Brian dan asisten Wawan seperti rambut dan darah.
" brp hari hasil tes ini keluar" ty nya pada salah se orang dokter.
" kami akan secepat nya paling lambat 3 hari tuan" kata seorang dokter yg menjawab pertanyaan tuan Sanjaya.
" sebaik nya kalian tinggal dl dsn agar kt bs melepas rindu aku jg kan menghubungi Kang" kata tuan Sanjaya
" iya aku jg msh kangen sama km nggi" kata nyonya Laras.akhir nya tuan Brian dan nyonya Anggita tinggal di rmh Adrian utk sementara waktu meski ada yg merasa kecanggungan di antara mereka siapa lg kl bkn asisten Wawan yg diam tak mengeluarkan sepatah kata pun.
tiga hari kemudian.........
semua org sedang berkumpul di rmh sakit tepat nya di ruangan kepala rmh sakit yakni adik tuan Sanjaya.
" bagai mana hasil nya" ty tuan sanjaya pada adik nya yg menjadi pimpinana di rmh skt ini.
" sabar mas ini bs jg sampai" kata adik tuan Sanjaya.
" positif" satu kata yg di ucap kan dokter pada tuan Sanajaya serta keluarga dan Tuan Brian serta istri nya.semua org yg ada di dlm ruangan tersebut langsung terkejut mereka menutup mulut nya sambil melihat asisten Wawan yg nampak diam terlihat bahwa ia sdh tau jawaban nya.
"kenapa km diam saja wan" ty Adrian yg mencurigai asisten nya sdh tau semua nya.semua yg ada di dlm ruangan jg melihat ke arah asisten wawan yg msh terdiam.
" apa km sdh tau wan" lagi lagi Adrian bertanya pada asisten nya yg hanya di balas anggukan kepala oleh asisten nya.semua yg ada di dlm ruangan itu kembali terkejut.
" kenapa nak kenapa???? kenapa km diam saja kl km tau kami org tua mu nak kenapa nak aku ini mama mu org yg selalu merindukan mu bahkan aku hampir gila karena kehilangan mu nak kenapa sayang kenapa jawab mama" nyonya Anggita histeris sambil memeluk asisten Wawan yg ternyata adalah anak mereka.Nyonya Anggita msh memeluk asisten Wawan yg hanya diam tak bergeming.tiba tiba nyoya Brian pingsan ia terkulai lemah di hadapan asisten Wawan.denagn sigap asisten Wawan langsung menangkap tubub nyonya Brian.tanpa di sadari nya ia jg menitik kan air mata saat menagkap tubuh nyonya Brian.
" maaa...maaaaa bangun maaa maaf kan aku maa aku jg msh bingung saat ini hrs aku gmn maaf ma....ma.. bangun maaa" kata asisten Wawan sambil menangis dan memeluk tubuh mama yg br sj di temukan nya.semua org yg ada di dalam ikut panik.asjsten Wawan langsung menggendong tubuh nyonya Brian menuju UGD.
__ADS_1
assiten wawan meletak kan tubuh wanita yg sdh melahirkan nya di brangkar di ruang UGD.
" tidak apa apa ia hanya sdkt syok karena terkejut sbntr lg ia siuman dan bs langsung plg hanya saja ia hrs byk istirahat" kata adik tuan sanjaya yg berprofesi sbg dokter dan menjadi pemimpin di rmh skt tersebut.
" Gio...Gio...gio....anak ku gio jgn tinggal in mama nak" semua yg ada di luar ruangan itu mendengar suara nya Anggita memanggil nama Gio anak nya.
" siapa yg nama nya Gio" ty dokter adik tuan Sanjaya.Adrian dan tuan Sanjaya serta tuan Brian melihat ke arah asisten Wawan.mereka mengangguk kan kepala nya saat asisten Wawan melihat ke arah mereka satu persatu seakan akan mengerti akan maksud mereka.
asisten Wawan maju kedepan dokter.
" msk lah ibu pst sangat merindukan mu msk lah " kata dokter.
asisten Wawan melihat tubuh nyonya Brian yg msh tergolek lemah dengan mata terbuka.air mata jg msh menghiasi wajah cantik nya.
" Gio..." nyonya Brian memanggil Assiten Wawan sambil mengulur kan tangan nya.perlahan lahan asisten Wawan melangkah kan kaki nya mendekati tempat tidur nyonya Brian ibu nya.lalu ia meraih tanagn yg sedari menunggu utk di sambut uluran tanagn nya.
" Gio anak ku sayang gio mama merindukan mu nak" tangis nyonya Brian pecah memenuhi ruang UGD tempat nya di rawat sejenak karena syok mengetahui bahwa anak nya yg hilang ternyata sdh ia temukan.ia msh menangis sesenggukan sambil memegang tangan asisten Wawan.
" maaaa....mama" assiten Wawan mencoba memanggil nama nyonya Anggita dengan sebutan mama.
" panggil aku mama lg nak panggil aku mama" kata nyonya Brian
" maa....maaf kan aku maaa" kata asiten Wawan yg langsung mencium tangan nyonya Brian.
tiba tiba nyonya Brian kembali menutup mata nya....
" maaaaaa........
__ADS_1
bersambung....
dukung author dengan like dan vote ya biar tamabh semangat