Terpaksa Menikah 3 Kali

Terpaksa Menikah 3 Kali
BERBAHAGIA LAH SAYANG


__ADS_3

Keesokan hari nya nyonya Laras jatuh sakit ia mengalami demam tinggi.Meski sudah di tangani dokter namun demam nya tak kunjung turun.


Tiga hari sudah nyonya Laras sakit demam tak kunjung turun.ia juga tidak mau si bawa ke rumah sakit ia hanya mengatakan " nanti juga bakal sembuh sendiri" hanya itu yang di katakan saat yang lain meminta nya untuk pemeriksaan lebih lanjut.


saat ini Adrian dan Safira sedang duduk di teras belakang rumah mereka yang ada kebun bungan hasil karya para wanita di rumah mewah tersebut.begitu indah di pandang bahkan terkadang kunang kunang ikut menghiasi taman tersebut di kala malam.


Adruan memeluk Safira yang duduk di samping nya.sedangkan Safira meletak kan kepala di dada Adrian sambil memeluk nya juga.



" lama ya kita gak kayak begini.selalu aja ada mengganggu kalau kita sedang berdua seperti ini terutama tuhhhh si tiga serangkai"


" iya kadang aku gemes sama mereka ada aja ulah mereka"


" tapi kalau tidak ada mereka rumah sepi yaaa....seperti saat ini"


" memang mereka kemana....???"


" entah lah mereka berlima pergi tanpa memberi tau ku!!!"


" kau kan ibu nya masa iya anak gak pamit!!!"


" tadi waktu aku tanya kata nya mereka mau jalan jalan cuma gitu aja mereka juga bawa si Pandu dan pak Beni jadi aku tenang."


" oooooooo......bagus lah kalau begitu jadi kita bis berdua an seperti ini!!!!"



Adrian semakin memeluk erat sang istri yang begitu di cintai nya.rasa cinta yang ada dalam hati nya semakin besar pada sang istri yang selalu mengalah dan setia pada nya.


" sayang kalau aku ingat ingat dulu waktu aku sakit kamu lah yang merawat ku sampai sampai kepergok mama sm papa kita tidur bersama"


" iya kah....kok kamu gak bilang"


" eeeemmmm.....aku sich sengaja waktu itu.aku lihat kamu sudah kecapekan jaga in aku semalaman jadi aku memeluk mu kebetulan aku dengar suara mobil.lalu saat aku melihat ke luar aku lihat mama dan papa datang jadi aku buru buru tidur di samping mu dan memeluk mu"


" terus mama sama papa lihat??"


" iya..."


" terus...terus....terus...."


" ya terus gitu mereka mengatur siasat untuk menikah kan kita"


" termasuk jebakan surat surat saham kan??"


Adrian hanya mengangguk kan kepala nya.

__ADS_1


" sebenernya sewaktu kau masih bekerja pelayan pribadi ku aku sudah mencintai mu.saat kita pertama kali bertemu aku sudah merasakan getaran yang berbeda saat bertemu dengan mu.bahkan aku pernah mimpi bercinta dengan mu."


" aaaahhhh......" Safira terperangah saat Adrian mengatakan mimpi nya.


" kapan......????"


" kau tau saat pertama kita bertemu saat itu aku langsung masuk ke kamar.aku sampai ke tiduran lalu aku bermimpi dan kau tau aku sampai malu saat melihat diri mu waktu itu"


" sejak saat itu lah aku mulai menaruh rasa pada mu apalagi saat melihat anak anak saat itu"


" sayang aku begitu mencintai mu...dafat kah kau kalau kau begitu berarti bagiku.hanya pada mu lah cinta ku berlabuh.aku sangat mencintai mu sangat..sangat....sangat..."


cup...


cup...


cup....


Adrian mengecupi wajah Safira seluruh nya tanpa ada satu pun bagian yang tersisa.


"sayang begitu besar cinta mu pada ku maaf kan aku wanita yang tidak sempurna ini.maaf kan aku dengan segala kekurangan ku."


" aku mencintai mu apa ada nya saat ku tau luka yang kau dapat dari nya aku berjanji akan selau membahagiakan mu.akan ku beri kan surga dunia akhirat pada mu.akan ku beri apa pun meski nyawa taruhan nya.luka yang kau dapat dulu akan aku sembuh kan dengan bunga cinta ku padamu yang semakin lama semakin berkembang." Adrian berkata dengan satu kali tarikan nafas membuat Safira meleleh.




" eehhhh...kalian sudah pulang kok cepet" tanya Adrian.


" kenapa gak sekalian pulang besok pagi aja"


" cih......daddy nyuru kita pulang besok pagi..maksud nya apa coba!!!!"


" kalau sekali sekali mah gak papa tapi kalu keseringan bahaya"


" kok bahaya apa nya yang bahaya???"


" bahaya kalau kita gak pepet mommy bisa bisa kita bakal punya adik lagi nich!!"


" kalau kembar seperti kita juga gimana ya pasti seru!!!"


haa...ha.....haa...si kembar mulai dengan kelakar mereka.membuat Adrian dan Safira hanya menggelengkan kepala nya.mereka sering di buat pusing dengan ketiga anak kembar mereka.beda dengan Fian yang selalu terlihat kalem dan santai tidak terlalu berisik seperti adik adik nya.


" heehhh....kalian aja sudah bikin pusing apa lagi ada lagi seperti kalian coba"Rizky mulai memukuli satu persatu adik nya.


__ADS_1


" yeeee yang tua iri dia lo....!!!" Jhiko mulai meledek sang kakak



" kejutaaaaannnmn........!!!"



" sayang.....???""


" mommy....daddy.... aku pulang" Calista yang baru datang langsung memberi kejutan.ia mengahambur kepelukan sang ibu yang dirindukan nya.


" kau hanya memeluk mommy....tidak meluk daddy..." tanya Adrian.



Calista melepas pelukan nya dan beralih memeluk daddy nya.



" daddy...aku kangen...." Calista memeluk Adrian..meski Adrian bukan lah ayah kandung nya namun kasih sayang yang di berikan Adrian bahkan melebihi ayah kandung nya yang saat ini entah dimana.



" daddy juga kangen dengan mu sayang bagai mana liburan mu di Rusia"


deg.....degup jantung Calista seakan akan berhenti saat mendengar daddy nya mengatakan Rusia " apa kah daddy tau aku ke Rusia"


" ups.....maksud daddy di korea sayang" Adrian meralat ucapan nya.padahal ia sengaja menyebut Rusia tadi karena menurut informasi yang di dapat kan nya dari salah seorang mata mata yang selalu mengikuti dimana pun putri nya berada.



ia mendapat informasi tersebut secara akurat karena sang mata mata juga mengirim foto saat Giovano masuk kedalam kamar hotel putri nya saat itu.Adrian sudah menduga nya kalau putri tercinta nya akan pergi ke Rusia tanpa ijin dari nya jadi ia langsung mengirim orang kepercayaan nya untuk mengikuti sang anak.



" baik dadd liburan ku sangat baik aku sangat senang" kata Calista mencoba menutupi kegugupan nya.



" oh....ya....apa kau sudah bertemu dengan kekasih hati mu saat liburan" tanya Adrian. Calista yang di tanya langsung tertunduk malu.



" daddy...tau semua sayang jangan kau tutupi.bahkan daddy tau Gio mengantar mu sampai di korea bahkan sampau di jakarta.tapi kau tidak tau itu sayang dia selalu ada di dekat mu menjamin keselamatan mu.berbahagia lah sayang sebentar lagi ia akan kembali tunggu lah sedikit lagi" kata Adrian dalam hati.Adrian tau kalau Giovano selalu datang di kamar hotel putri nya saat malam menejelang.ia juga tau bagai mana Gio mengirim pengawal pengawal nya hanya untuk menjaga putri nya selama ini.ia juga tau kalau Giovano yang duduk di samping Calista saat kembali pulang dari Rusia saat itu.


" berbahagia lah sayang......

__ADS_1


__ADS_2