
Matahari begitu bersinar terang membuat para pekerja lapangan malas untuk keluar dari kantor.panas matahari sepanas adegan sepasang manusia yang sedang mereguk nikmat nya surga dunia.Soraya saat ini kembali berada di bawah kungkungan pria berkepala botak dan berperut buncit.suara desahan dan lenguhan keluar dari mulut pria tersebut.hingga akhir nya ia tergolek lemas di samping Soraya yang memandang nya dengan tatapan yang sulit di mengertikan.
" hhhhhh....hhhh..hhhh..." suara ngos ngos an pria botak itu terdengar begitu keras.
" maaf sayang aku belum bisa memuasa kan mu kau begitu nikmat hingga aku tak bisa menahan nya"
" tidak apa sayang yang penting kau puas" jawab Soraya.
" cih.....baru dua menit sudah moncrot gaya aja bilang tidak puas sama istri nya.kau begitu rakus mau semua wanita kau jamah.dasar buaya botak gendut" maki Soraya dalam hati nya.
" sayang aku punya sesuatu untuk mu"
" apa itu....." wajah Soraya langsung berbina saat mendengar si buaya botak gendut akan memberi nya sesuatu.
" aku sudah menyewa suah villa untuk kita liburan selama tiga hari.apa kau mau......????"
" dimana.....????"
" di sebuah daerah xxx... tapi aku tidak bisa ikut berlibur tapi kau bisa membawa teman teman mu untuk berlibur kesana.aku akan memberikan uang untuk kau bersenang senang"
" baiklah kau baik sekali padaku sayang...." Soraya mengecup botak si buaya.
" tapi aku mau lagi sekali ya..ya...ya.." si buaya botak mengerlingkan mata nya genit.lalu dalam sekejap ia sudah kembali mengukung Soraya dalam kungkungan nya.terjadilah kembali adegan panas di sianh yang panas ini.
sedangkan di lain tempat di sebuah cafe tempat anak muda nongkrong terlihat tujuh orang dua di antara nya anak gadis dan sisa nya anak laki laki.mereka adalah Calista beserta adik adik nya dan sahabat nya Mira.
" ada apa sich kok kalian ngajak kumpul disini ada yang ultah ya..." tanya Mira sahabat Calista.
" mmmmmmm.......begini Mir...tapi kamu harus tenang ya..." Mira tampak penasaran dengan apa yang ingin di kata kan oleh sahabat nya.
" apa an sich Cal...kok kamu bikin aku penasaran dech" Mirq begitu penasaran.Calista mengeluarkan beberapa buah foto dan menyerah kan nya pada Mira.Mira melihat foto foto yang di berikan sahabat nya langsung membulat kan mata nya.
__ADS_1
" papa......"
" sabar ...Mir..sabar....jangan nangis dulu ingat kira ada dimana sekarang"Calista mencoba menenangkan sahabat nya yang hampir menangis melihat foto perselingkuhan ayah nya bersama dengan seorang wanita.
" lalu....???" tanya Mira yang mencoba menahan air mata nya.
Calista menjelas kan panjang lebar siapa wanita yang ada di dalam foto tersebut dan apa hubungan nya dengan papa Mira dan ada hubungan apa juga dengan keluarga nya.Mira mendengar kan begitu seksama dan amarah mulai menguasai nya.
" lalu apa yang akan kita lakukan....."
" kita akan menjebak nya dan mengerjai nya agar tidak lagi mengganggu keluarga kita"
" dengan cara apa lalu bagaimana dengan papa ku aku tidak ingin papa di pecat karena dulu mama lah yang membiayai sekolah papa.mama dulu banting tulang unyuk membantu papa meraih gelar nya.tapi sekarang papa tega melakukan ini pada mama"Mira mulai menangis namun ia menangis pelan takut pengunjung berpikiran aneh aneh.
" kita kerjai wanita itu dan untuk papa mu biar daddy ku yang menangani nya." Calista mencoba menenangkan ketakutan Mira.
" ngerjai gimana...." pertanya an Mira langsung menimbul kan senyum licik di wajah enam brrsaudara itu.
" kamu tenang saja yang penting kamu harus ikut andil anggap saja ini pembalasan rasa sakit hati ibu mu...bagai mana...??" Mira hanya mengangguk kan kepala nya.
" nona muda tikus sudah masuk dalam jebakan" lapor Beni pada Calista yang sedang memberi makan kelinci nya.
" seperti nya kita juga harus berangkat sekarang"
" baik nona saya akan siapa kan mobil sekarang"
Beni meninggal kan Calista menuju paviliun ia memanggil para pengawal gang bertugas menjaga putra putri majikan nya.sedangkan Calista masuk kedalam rumah.
" tikus sudah masuk dalam jebakan ayo kita berangkat sekarang....barang barang kalian sudah kalian siapa kan jauh jauh hari...??"Rizky,Fian dan si kembar tengil yang sedang bermain PS langsung mengangguk kan kepala nya.mereka masuk ke dalam kamar masing masing.
" mommy...nenek...kami berangkat sekarang yaa sampai kan salam kami sama daddy dan kakek" Calista dan adik adik nya sudah siap.
__ADS_1
Calista dan adik adik nya bersiap untuk pergi ke kampung halaman ibunya.mereka akan tinggal untuk sementara waktu di rumah ibu Safira.
" kak pandu...kita mampir dl ke rumah mira ya..."
" baik nona..." Pandu memutar kan mobil yang di kendarai nya menuju rumah sahabat Calista.sedangkan mobil yang di kedarai adik adik nya mengikuti dari belakang.setelah tau sahabat nya sudah datang Mira segera berpamitan pada sang ibu.mereka pergi bertujuh menuju rumah nenek Calista.sebelum nya mereka mampir dulu di sebuah pasar.Calista turun membeli beberapa barang untuk di bawa ke rumah nenek nya.
" akhir nya mereka sampai juga saat matahari sudah terbenam.
" assalamualaikum....."semua memberi salam bersamaan.
" wa alaikum salam" terdengar jawaban dari dalam.muncul Ilham dan nenek Calista.
" nenek.....om...."Calista memeluk nenek nya dan menyalami nya begitu pun adik adik nya.mereka selalu berebut kamar di rumah itu.
" Cal...itu om kamu....?"
" iya...kenapa naksir ya.....!!!"
" nnngggg nnggak kok...."
" alaaaa.....bilang aja naksir....."Calista mulai menggoda sahabat nya.
malam semakin larut semua sudah tidur di kamar masing masing satu kamar di tempat dua orang.malam seakib larut udara di kampung semakin dingin karena kampung halaman Safira terletak di kaki bukit dengan hamparan sawah tepat di belakang nya.selama ini jika mereka pergi ke kampung halaman mereka selalu tidur di rumah nenek nya namun jika bersama mommy dan daddy juga kakek dan nenek mereka akan tidur di villa yang tak jauh dari rumah nenek nya.
pagi ini udara begitu terasa dingin mungkin karena memasuki pancaroba jadi udara sedikit lebih dingin dari biasa nya terlebih lagi mereka ada di bawah kaki bukit.
" bagai mana.....???" Calista bertanya pada tiga adik kembar nya.
" jebakan tikus sudah siap kita tinggal beraksi nanti malam"jawab Ziko sambil membayang kan yang akan terjadi nanti malam.
" oke.....jangan sampai ada yang tau kita disini bisa heboh nanti para warga"mereka semua sedang berkumpul di belakang saat ini untuk merencana kan sesuatu.
__ADS_1
bersambung
dukung author lewat rate, like, dan vote nya jangan lupa meninggal kan jejak cantik kalian dan coment yang mendukung author agar semakin semangat.jangan lupa mapir di kisah cinta Calista dan Giovano di KEKASIH MASA DEPAN