
Malam mulai larut suara angin yg berhembus sedikit kencang membuat rasa dingin menyelimuti jiwa dan raga nya.seperti terhempas dr ketinggian perasaan kecewa sedih bercampur jd satu.
flasback on...
Giovano melangkah kan kaki keluar kamar nya lalu mengetuk pintu kamar gadis kecil nya yg sedang marah pada nya.Calista semenjak mendengar Giovano akan pergi kerusia ia tdk mau keluar kamar nya ia lbh memelih mengurung diri nya di dlm kamar bahkan saat makn mlm pun bik nah yg membawa kan nya kekamar.
tok...tok...tok....Giovano mengetuk pintu kamar Calista namun tdk ada jawaban.ia mencoba membuka pintu kamar tersebut yg ternyata tdk terkunci sprt td sore.ia melangkah kan kakinya memasuki kamar tersebut.ia melihat seorang anak kecil yg sdh tertidur dengan selimut yg hampir menutupi sebagian wajah nya.ia mencoba membuka sedikit selimut tersebut.ia melihat gadis kecil nya tertidur pulas lalu tanpa di duga ia mengecup pelan kening nya.
" maaf kan om sayang bkn nya om mau meminggal kan mu om akan kembali lg tgu om 12 thn lg om akan menjemput mu tgu om sayang" kata Giovano setelang mencium kening Calista yg msh tertidur.lalu ia melangkah kan kaki nya keluar kamar itu.pelan pelan ia ia membuka pintu dan secara perlahan pula ia menutup nya agar tak terdengar oleh pemilik kamar namjn saat ia membalik kan tubuh nya utk pergi kekamar nya ia mendengar suara pintu terkunci dr dlm kamar Calista.Giovano hanya diam terpaku menatap pintu tersebut ia kembali memutari tubuh nya utk menghadap pintu tersebut.
" sayang apa kau mendengar kata kata om td apa kau blm tdr apa kau menangis sayang jgn marah jgn menagis jgn sedih" kata Giovani yg saat itu mendengar sayup sayup suara tangisan dr dlm kamar Calista.Giovano terduduk di depan pintu kamar dengan posisi kaki di tekuk sedang kan wajah nya terangkat ke atas.tanpa di sadari nya air mata nya menetes tanpa aba aba dr nya.setelah lama menangis ia lalu berdiri dan kembali melangkah kan kaki nya dengan langkah gontai msk ke dlm kamar nya.Giovani tdk menyadari semua yg terjadi pada nya saat itu sedang di perhatikan oleh empat org laki laki ya siapa lg kl bukan tuan Sanjaya beserta dua sahabat nya dan Adrian.mereka bermaksud utk pergi ke kamar Giovano namun mereka menyaksikan kejadian yg sangat memilukan.ya mereka menyaksikan kisah cinta terlarang yg sedang melanda seorang pangeran pewaris tahta.dan tanpa sepengetahuan Giovano mereka jg kembali turun dan duduk di sofa.mereka duduk tanpa satu patah kata pun entah apa yg ada di dlm benak empat org laki laki tersebut.
flasback off
tidak ada yg membuka suara di antara mereka berempat.hanya helaan nafas yg terdengar berat saling bersahutan di antara ke empat org laki laki tersebut.mereka diam seribu bahasa tak tau apa yg akan mereka ucap kan.tiba tiba tuan Sanjaya bengun dr duduk nya.
__ADS_1
" sebaik nya kita beristirahat bsk kalian akan pergi sebaik nya istirahat skrg" kata tuan Sanjaya lalu melangkah kan kaki nya menuju kamar nya. Adrian dan yg lainya mengikuti tuan sanjaya memasuki kamar mereka masing masing.sedang di sebuah kamar terlihat seorang laki laki yg duduk di tepi ranjang nya air mata msh terjatuh walau sesekali.
malam semakin larut aingin yg semula berhambus kencang mulai reda namun mata seseorg yg msh tebuka tak mampu tertutup.Giovano tak bs memejam kan mata nya sedangkan org yg di pikirkan nya sdh tertidur karena lelah menangis.malam yrs berjalan hungga fajar muali menampak kan sinar nya malu malu.Giovano yg msh di atas sejadah nya msh dengan musaf yg ada di tangan nya.hanya ini cara nya menghilangkan gundah dlm hati nya saat ini.
saat ini semua sdh berkumpul diruang makan tak terkecuali Calista dan Giovano.namun saat ini Calista yg kmrn msh duduk di samping Giovano saat ini ia duduk di samping kakek nya tanpa melihat Giovano yg terus menatap nya.ia memakan sarapan nya cepat cepat seakan akan ada yg ingin mengambil nya.setelah selesai sarapan mereka kembali pada tugar mereka masing masing karena jam keberangkatan Giovano dan kedua org tua nya mundur menjadi pukul 5 sore yg semula di jadwal kan pukul 10 pagi ini.Calista berangkat sekolah sebelum nya mencium tangan semua org yg ada di rmh tesebut.saat keluar rmh hendak menuju mobil yg biasa ia gunakan berangkat sklh tiba tiba langkah kaki terhenti saat melihat siapa yg akan mengantar kan nya ke sekolah lalu ia berbalik lg menghampiri sang ayah yg msh berbucin bucin ria dengan ibu nya.
" daddy hentikan dad..malu tau..." kata nya yg langsung membuat kegiatan Adrian terhenti.
" ada apa sayang kenapa blm berangkat sklh" ty Adrian.
" aku mau brangkat di antar daddy boleh ya" kata nya lagi yg membuat Adrian terkejut tdk seperti biasa nya anak gadis nya meminta utk di antar kesekolah.lalu Adrian melihat Giovano yg sedang berdiri di samping mobil yg biasa di gunakan utk berangkat sklh.akhir nya ia mengerti lalu mengangguk kan kepala nya.Giovano hanya terdiam saat mobil melaju dihadapn nya sedangkan gadis kecil itu tak pernah skl pun memandang nya.
" sanjaya terimakasih atas semua bnt an mu pada kami terutama utk anak ku" kata tuan Brian sambil memeluk tuan Sanjaya
" ia sdh ku anggap seperti anak ku sendiri jgn terlalu sungkan" kata tuan Sanjaya membalas pelukan dr sahabat nya.lalu mereka saling melepas kan pelukan saat ini gantian an tuan Sanjaya yg memeluk Giovano
__ADS_1
" jg diri mu baik baik kembalilah 12 tahun lg aku akan menjaga nya utk mu kl jodoh tdk akan kemana mana" kata tuan Sanjaya saat memeluk Giovano.Giovano yg mendengar kata kata tuan Sanjaya sedikit terperangah lalu ia pindah memeluk Adrian.
" jgn coba coba menjadi cassanova disana kl msh mau dengan putri ku aku akan memperhatikan mu dr jauh" kata Adrian lg lg Giovano terkejut dengan apa yg di dengar nya lalu ia memandang dua laki laki yg br saja membuat nya terperangah sedang laki laki yg di lihat nya hanya tersenyum lalu mereka mengangguk kan kepala nya.
Giovano memalingkan wajah nya melihat gadis kecil nya yg terlihat muram terlihat sedang menahan tangis nya.setelah mereka manyampai kan salam perpisahan mereka menuju pesawat jet milik istana Orlando saat memasuki jalur menuju pesawat Calista memanggil nama giovano sambil berlari dan menangis.
" om...gio...jgn tingalin aku...aku mau ikut om om jahat sm aku" suara teriakan Calista membuat giovano memalingkan wajah nya kebelakang dan melihat itu semua.ia melihat Adrian sedang memeluk gadis kecil nya agar tdk menangis dan membawa nya menjauh.jauh jauh dan semakin menjauh lalu hilang dr pandangan nya.air mata nya kembali menetes tanpa aba aba dr nya.
semua yg melihat terharu di buat nya adaa yg sebagian mengerti namun sebagian tdk mengerti karena blm tau apa apa sprt nyonya Laras dan Safira yg blm tau perasaan giovano pada Calista mereka.
pesawat yg di tumpangi givano menuju rusia mulai meninggal kan landasan nya.meninggal kan tanah air meninggal kan sejuta kenangan manis meninggal kan cinta terlarang yg berbeda generasi namun tak menampik bahwa cinta itu kelak akan kembali lg jika wktnya tepat.
bersambung...
cukup dl cerita cinta manis milik sang pangeran tampan dan gadis kecil nya cinta beda generasi ini akan kembali dlm judul terbaru yg akan segera author liris tp gak tau kapan dlm judul 'KEKASIH MASA DEPAN' menceritakan setelah 12 thn perpisahan antara pangeran Giovano Orlando dengan Calista putri hadi ninggrat.kita kembali lg dlm cerita cinta Safira dan Adrian yg sdh bucin level akut yaaa
__ADS_1
dukung author trs ya jgn lupa like dan vot nya sebanyak banyak nya buat author biar semangat salam hangat dr authorrrr
SELAMAT TAHUN BARU 2021