Terpaksa Menikah 3 Kali

Terpaksa Menikah 3 Kali
obat ampuh nan mujarab


__ADS_3

Adrian sakit sudah tiga hari demam nya belum sembuh.Safira terlihat begitu khawatir namun Adrian tidak mau di bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.bahkan anak anak nya juga ikut khawatir terutama si kembar yang tengil kali ini mereka rajin men jenguk sang ayah.bahkan mereka tidak keluar bermain bersama teman teman mereka seperti biasa.



" ziko,jhiko, riko sini nak" panggil Adrian pada ketiga anak kembar nya yang sedang belajar di kamar nya bahkan tak jarang salah satu di antara mereka tidur di kamar Adrian bersama Adrian dan Safira.


" iya dad..ada yang bisa kami bantu" kata Ziko.


" kalian kapan ujian???tanya Adrian


" senin" kata si kembar kompak.


" bagus belajar lah yang rajin kembali lah ke kamar kalian" kata Adrian.


" tapi kamimau bantu mommy jaga in daddy"


" daddy merasa terganggu"


" daddy ngusir kami yaaa" sifat tengil jhiko langsung muncul saat pertanyaan dua saudara kembar nya tidak dapat respon Adrian.


" ya iyalah"


" kalian mengganggu daddy yang pengen di jagain mommy.kalau kalian disini gimana daddy mau manja maja sama mommy" kata Adrian nyolot membalas ketengilan sang anak yang mulut nya mulai mencebik.


ketiga anak kembar hanya mencebik kan mulut mereka.lalu mengambil buku buku yang mereka pelajari.mereka keluar dari kamar Adrian menuju kamar mereka masing masing.


" lo..kok daddy nya gak di jagain" ty Safira yang baru saja datang dari arah belakang kebun sayur organik.


" di usir daddy" kata Ziko


" kata nya menggangu"Riko ikut menjawab pertanyaan mommy sambil melangkah kan kaki nya.mulut nya masih mencebik.


" gih...sana kali aja daddy minta gendong" kata jhiko membuat Safira tersenyum seraya menggelengkan kepala nya.


mereka menaiki tangga menuju kamar mereka di lantai tiga.saat menaiki tangga mereka bertemu dengan kakak perempuan satu satu nya.


"mau kemana kak kok canti banget" ty ziko.


" kepo" jawab Calista


" mau kencan yaa"



" sama siapa"


" sama bang ikhsan aja kak orang nya baik" kata jhiko.


" gak kenal" jawab Calista yang memang tidak terlalu mengenal dokter ganteng bernama Ikhsan Abdullah.



" tak kenal maka tak aruf kak" kata jhiko menjawab kata Calista.



" hadeeehh susah kalau punya kakak cantik bingung aku mau pilih yang mana"


" ngapain kamu yang susah tuuhh kakak aja nyantai nyantai aja kayak di pantai"

__ADS_1


" ngapai di pantai"


" berjemur begok"


perdebatan antara Ziko dan jhiko membuat saudara nya yang lain hanya menggelengkan kepala nya.


" kalian ini kepo sekali sm kekasih kakak.kaluan mau tau siapa kekasih nya??" tiba tiba muncul Rizky dari arah berlawanan.



" siapa " tanya mereka bersamaan penasaran.karena selama ini begitu banyak laki laki yang di tolak sang kakak padahal rata rata mereka orang orang hebat semua.



" orang nya ganteng, pinter, kaya lagi???" kata Rizky membuat mereka tambah penasaran.



" siapa kak" kata mereka lagi tambah penasaran.



" wani piro" kata Rizky membalik kan kata kata sang adik.



" cih...sm adik sendiri begitu yaa"


" masih kecil jangan kepo gak baik"


Rizky meninggal kan adik nya yang masih penasaran dengan kekasih kakak nya.




" masih pusing" tanya Safira saat masuk ke dalam kamar.


" sedikit...sini..bantu ngilangin sakit kepala ku??" jawab Adrian sambil menepuk samping nya.


" kunci dulu pintu nya biar gak ada yang ganggu" Safira berbalik mengunci pintu kamar.lalu duduk di samping Adrian yang bersandar di atas kepala tempat tidur mereka.Safira menyentuh kening Adrian namun Adrian malah menangkap tangan sang istri lalu mengecup punggung tangan nya.



" sudah lama ya sayang"kata Adrian



" apa nya yang sudah lama" tanya Safira yang mulai mengerti arah pembicaraan sang suami.



" itu looo....ituk ituk"



" ituk ituk apa"


" iiii sayang itu sayang kamu pura pura aja"

__ADS_1


" kamu masih sakit gak usah macem macem"



" gak mecem macem kok cuma satu macem aja.lagian gak lama kok sebentar aja yah yah yah." kata Adrian meminta persejutuan sang istri.meski Safira belum memberi izin tangan nya sudah mulai bergerilya kesana kesini.


" ta....hhhmmm"Safira tak melanjut kan bibir nya di bungkam Adrian menggunakan bibir nya.Adrain menjatuh kan tubuh istri nha yang duduk di samping nya.Meski demam nya masih sedikit tapi tak bisa mencegah demam gairah yang membara.panas tubuh nya tak bisa mengalangi panas cumbuan nya bahkan panas matahari tak bisa mengalah kan panas nya itu juga.semakin besar gairah Adrian semakin dalam ciuman nya.tanagn Adrian mulai masuk ke dalam dress Safira yang menggunakan kancing depan.Adrian membuka kancing satu persatu dan menyelip kan tangan nya di antara kain penutup bukit milik Safira.meremas dan mulai mengigit dan menghisap daging kecil di ujung bukit.tak puas sampai di situ Adrian langsung membuka dress Safira dan sekaligus penutup bukit tersebut.


" Adrian masih membenam kan kepala nga di antara dua bukit tersebut dan menghisap ujung nya membuat sang pemilik mendesah, melenguh, meracau tak karuan.tidak sampai di situ juga tangan nya mulai merayap di antara hutan terlarang milik istri nya.hingga ia menemukan celah kecil yang menjadi favorit nya.jari tangan mulai memasuki dan meraba dan juga sedikit memberi gelitikan pada area hutan tersebut membuat Safira yang semula menolak menjadi tak karuan.



" sssshhhhh....sayang.." desahan Safira membuat Adrian bertambah semangat.Adrian mulai membuka kain penutup junior nya yang sudah ingin bertemu dengan lawan nya.tangan Adrian masih bermain main di hutan terlarang meski naga nya sudah muncul namun jari nya masih betah berlama lama di sana.



" aaahhhh....ssshhhhh sssyaaanga....aaaakhhh" tubuh Safira bergetar seiring permainan tangan Adrian yang nakal.basah dan hangat itu yang di rasakan jari Adrian yang masih berada di dalam hutan tersebut.Adrian masih asyik namun dengan jari nya namun naga nya sudah tidak sabar.tangan nya mulai membuka kedua kaki Safira dan menuntun junior ikut berkelana di depan hutan tersebut.juniornya membelai pucuk pintu masuk hutan sebelum memasuki lebih dalam lagi.



" aaakkhhhh....sssttt....sayang" suara desahan Adrian yang masuk ke dalam gua yang ada di hutan terlarang tersebut.Adrian terus memompa bagian tubuh bawah nya.



" aaakkhhhhh .sayang..." suara Safira yang mencapai puncak untuk kedua kali nya.



Adrian terus keluar masuk se enak dan semau nya di dalam hutan terlarang.banyak cairan yang di keluar kan dari sang pemilik gua akibat permainan naga Adrian.semakin lama naga tersebut tidak mau diam terkadang menghentak hentak kan terkadang masuk perlahan sambil berdesis.Adrian masih asyik menjelajah bukit yang sudah di paten kan menjadi milik nya.


" sssstttttt.aaarrgggg" desahan Adrian menandakan dia sampai di phncak namun dengan sekuat tenaga ia menahan nya karena belum puas naga nya menjelajahi hutan terlarang.ia mengeluar kan sedikit bisa nya dan berendam di dalam goa tersebut lalu kembali memulai permainan nya kembali.


Adrian kembali memompa junior nya masuk dan keluar semakin lama semakin cepat.hentakan demi hentakan membuat naga nya membawa sang istrk terbang berulang kali menuju puncak nya.tak lama Adrian mulai melenguh dan...." aaakkkkhhhhh...." lenguhan Adrian bersamaan saat naganya mengeluarkan bisa nya sambil membawa istri nya kembali terbang bersama nya.keringat membanjiri kedua nya mereka saling berebut oksigen yang ada di dalam kamar.


Adrian masih berada di atas tubuh istri nya.ia mulai mengecup wajah istri nya mulai dari kening, mata, hidung, pipi, dagu dan terakhir bibir dengan sedikit ******* lembut.lalu secara perlahan melepaskan penyatuan nya.dan ia langsung terkulai di samping sang penakluk diri nya.


" terimakasih sayang" kata Adrian yang di balas senyuman oleh Safira.



" kamu sudah tua tapi masih aja kuat bawa aku terbang" kata Safira sambil menarik selimut untuk menutupi tubuh nya yang polos.



" umur ku belum lima puluh sayang masih hot hot nya sekarang" jawab Adrian enteng.


" masih pusing nya" ty safira kembali sambil memegang kening suami nya. Adrian hanya menggelengkan kepala nya.


" kayak nya demam nya juga sudah turun"


" obat nya ampuh dan mujarab sekali di kasi langsung sembuh coba dari kemarin yaa mungkin sudah sembuh sekarang" kata Adrian genit sambil tangan nya menggelitik kembali pucuk bukit tersebut.


" mandi yuk" ajak nya.


" yuk" kata Safira menyambut tawaran suaminya.


mereka mandi bersama sama namun acara menjelajah kembali terulang dan kali ini terjadi di kamar mandi dengan guyuran air desah dan lenguhan kembali terdengar.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2