Terpaksa Menikah 3 Kali

Terpaksa Menikah 3 Kali
ubi kayu


__ADS_3

Saking bahagia nya mendengar Safira kembali mengandung Adrian mengoceh di dalam mobil yang mereka tumpangi.Adrian tidak tau kalau Safira saat ini sedang menahan tangis nya.saat melihat Safira yang wajah nya memerah menahan tangis membuat Adrian langsung kacau balau di dalam mobil.bersyukur mobil itu di kemudikan oleh sopir jadi tidak mengganggu konsentrasi saat mengemudi.



" sayang kamu kenapa apa ada yang sakit" tanya Adrian mulai panik.namun Safira hanya terdiam tak menjawab apa yang di tanya kan Adrian dengan masih terisak isak.Adrian semakin bingung di buat nya.



" sayang...kata kan pada ku apa yang terjadi kenapa kamu menangis kata kan pada ku apa aku punya salah" Adrian tudak tau harus berbuat apa semua pertanyaan nya tidak di jawab Safira.



" sayang aku mohon jangan seperti ini"


" apa kamu tdk suka dengan kehamilan mu ini"tanya Adrian.Safira hanya menggelengkan kepala nya.


" lalu" masih tidak ada jawaban dari Safira.


Adrian mulai menyerah untuk bertanya.semakin ia bertanya tangis istri nya semakin kencang.Akhir nya mereka sampai di rumah saat menjelang sore.


" kenapa kalian pulang ter......" nyonya Laras yang baru saja keluar dari arah dapur tidak bisa melanjut kan kata kata nya saat ia melihat Safira yang sedang menangis.lalu ia mendekati Adrian yang sedang duduk di sofa sambil memeluk Safira.



" kalau masuk rumah jangan lupa kasih salam biar anak an....." tuan Sanjaya pun tidak melanjut kan kata kata nya saat melihat istri nya menempel lan jari telunjuk nya mengisyaratkan agar tuan Sanjaya berhenti bicara.



" ada apa ini kenapa Safira menangis" kata nyonya Laras.Adrian hanya menggelengkan kepala nya.



" Safira kata kan pada mama kenapa kamu menangis sayang" bujuk nyonya Laras yang ikut duduk di sampin Safira yang sedang di peluk Adrian.tiba tiba menantu kesayangan nya berpindah kepelukan nya membuat Nyonya Laras semakin bertanya tanya ada apa dengan menantu nya ini.



" ma...Safira harus bagai mana ma???" suara Safira bertanya menanyakan yang tidak di mengerti oleh mertua nya.



" maksud kamu apa sayang jelas kan sama mama"

__ADS_1



" maaaaa......Fian masih kecil maaaa..." suara tangis Safira tambah membuat semua nya bingung.



" iya mama sama papa tau Fian masih kecil tapi ada apa" kata Tuan Sanjaya belum mengerti.


" Safira hamil maa...pa..." kata kata Adrian langsung membuat papa dan mama nya terkejut namun senyum langsung mengembang di wajah mereka.


" jadi kamu menangis karena Fian masih kecil sekarang mau punya adik gt" tuan Sanjaya mencoba menebak penyebab menantu nya menangis.ternyata tebakan nya benar Safira langsung mengangguk kan kembali kepala nya.Adrian yang baru mengerti kesedihan istri malah ikut bersedih juga saat mengingat anak nya yang paling kecil masih terlalu kecil untuk mendapat kan seorang adik bahkan tiga adik sekaligus.



" sayang dengar kan mama kamu jangan khawatir asal kan perhatian mu cukup untuk nya seperti nya dia tidak apa apa" kata Nyonya Laras.



" tapi Fian masih membutuh kan Asi fira maa.." kata Safira.seperti nya hormon kehamilan membuat Safira lebih sensitif kali ini.



" cobalah kamu untuk menerima dan menjalani dl semua nya insha Allah Fian pasti kuat kok walau tanpa asi mu" kata nyonya Laras membelai lembut rambut Safira.


" ini salah ku maaf kan aku sayang" kata Adrian penuh penyesalan.


" kenapa kamu meminta maaf pada ku" tanya Safira di sela sela isak tangis nya.


" semua gara gara ubi kayu ku"


" ubi kayu???" Safira dan kedua mertua nya bingung dengan ubi kayu yang di maksud Adrian.


" apa hubungan nya ubi kayu dengan kehamilan Safira" tanya tuan Sanjaya.


" ya...karena ubi kayu ku yang telat di cabut jadi berubah dech jadi ubi jalar" kata kata Adrian langsung membuat semua langsung mencebik kan mulut nya secara bersama an.


refleks nyonya Laras langsung memukul punggung Adrian." kamu itu masih aja bisa bercanda di situasi seperti ini" kata nyonya Laras.


" iya kalau tidak telat nyabut mereka gak mungkin hadir tp bersyukr sich gak di cabut kalau di cabut kan rugi bandar" lagi lagi kata kata Adrian membuat mata nyonya Laras melotot.lain dengan hal nya tuan Sanjaya yang menyipit kan mata nya.


" apa maksud mu dengan mereka" tanya tuan Sanjaya.sedang kan nyonya laras yang baru menyadari kata kata Adrian langsung terdiam.

__ADS_1


" kembar" kata kata Adrian langsung membuat tuan Sanjaya dan nyonya Laras terkejut senag mendengar Safira mengandung anak kembar.namun saat Adrian menaikan tiga jari nya mata nyonya Laras kembali terbuka lebar.


" tiga..??? maksud kamu Safira hamil kembar tiga???" tanya nyonya Larasn antusias.Adrian hanya bisa membalas pertanyaan ibu nya dengan anggukan kepala.


" masya Allah Safira terima kasih sayang km mau kasi mama cucu lg bahkan tiga" kata nyonya Laras sambil memeluk Safira yang masih sedikit terisak.


" alhamdulilah ya ALLAH " kata Tuan Sanjaya tak terasa air mata nya menetes saking bahagia nya.


nyonya Laras lalu melepas pelukan nya pada Safira lalu melangkah kan kaki nya keluar rumah memanggil semua pelayan yang ada di rumah itu.



" pak tejoooo bik inaahhhh marniiiii nanaaaa cepet an kesini panggil semua kesini saya mau bagi bagi rezeki niiii buruan yang telat gak kebagian." semua pelayan yang mendengar langsung berlari saat mendengar majikan nya mau bagi bagi rezeki.


" wah nyonya mau bagi bagi rezeki ini ada berita apa yaaa apakah ada berita baik" tanya marni pada bik inah.


Nyonya Laras masuk kedalam kamar nya dan mengambil uang cash yang ada di dalam brangkas di dalam kamar nya.


" nich bagi sama rata masing masing satu juta ya kirim ke kampung mnt doa pada keluarga kalian untuk Safira.menantuku sedang hamil anak kembar bahkan tiga" kata nyonya Laras seperti ibu ibu kompleks yang sedang bergosip.heboh dan berisik begitulah nyonya Laras yang begitu tau Safira hamil kembar tiga.



semua pelayan di sana langsung heboh.


" waaahhhhhh...ada pesta besar lagi niii"


" sibuk lagi niiii"


" makan besar lagi niii"


" bonus lagi niii" tiba tiba tuan Sanjaya ikut nyletuk di tengah kehebohan para pelayan nya.semua yang mendengar kata kata tuan majikan nya langsung tertawa riuh.semua tertawa bahagia beda dengan Safira yang masih sedih memikir kan anak nya yang masih kecil.


" sayang jangan sedih yaaa aku janji akan mendampingi mu selalu menjaga anak anak kita aku janji" kata Adrian.Safira kembali memeluk Adrian.


sebulan lagi kita akan mengadakan syukuran kehamilan Safira saat ini.mama akan mengundang anak yatim kita akan mengadakan syukuran ini juga mengundang karyawan SJ group.


semua yang mendengar kata kata nyonya laras begitu antusias.Tuan Sanjaya Dan nyonya Laras menurut para pekerja marupakn majikan yang sangat baik hati.mereka tidak pernah membeda bedakan satu dan yang lain nya.


bersambung.


jangan lupa like dan vote nya ya biar tambah semangat.dan jangan lupa mampir karya ku yang kedua berjudul KEKASIH MASA DEPAN yang menceritakan kisah cinta Giovano dan Calista.

__ADS_1


__ADS_2