
setelah menerima jas dan tas krj milik adrian safira bergegas membawa brg milik tuannya ke kamar nya.tp adrian menuju k ruang kerja nya di ikuti asisten nya.
" wan ikut aku kr ruang kerja" kata adrian dengan muka datar
" baik tuan" kata asisten nya sambil mengikuti bos tampan tersebut
setelah memasuki ruang kerja nya adrin langsung duduk di kursi kebesarannya yg terlihat wah....
" apa kamu yakin dengan wanita itu karena yg aku lht penampilan nya sprt bkn org sembarangan meski aku lht dia memakai pakai an murah bkn brg brg branded" kata adrian karena meragukan safira
" mana mungkin ada pelayan secantik itu bahkan mantan istri ku pun kl tdk d poles make up akan terlihat jelek tp dia bahkan tdk memakai make up sdh terlihat cantik" bathin adrian yg mulai bertanya siapa kah safira
"sdh tuan sy sdh memeriksa latar belakang nya dan dia memang asli dari kampung tuan" kata asisten wawan
" wah kyk nya sdh mulai ada tanda tanda nich" kata asisten wawan dlm hati yg mulai melihat tanda kekaguman adrian pada safira saat sebelum msk rumah tadi dia teringat bagai mana wajah adrian yg memandang wajah safira tak berkedip.
" baiklah kt lht berapa kuat dan mampu dia bekerja menjadi pelayanku." kata adrian seraya bangkit dan melangkah ke kamar nya untuk bersih bersih diri.
saat masuk ke dalam kamar nya dia melihat safira sedang berada di dlm ruang ganti.saat ini safira sedang merapikan pakaian adrian yg br saja di antarkan oleh pelayan.safira tdk menyadari kehadiran adrian karena sibuk denga pekerjaan nya.adrian yg sdh pengalaman memiliki pelayan yg pernah mengambil barang barang mewah berjalan pelan tanpa suara dia ingin melihat apa yg di lakukan safira.safira tdk tau saat ini adrian sdh ada di belakang nya.
" apa yg kau lakukan" tanya adrian yg tiba tiba membuat safira menoleh kan wajah nya dan tiba tiba
cup....
pipi safira menempel pada bibir adrian saat safira ingin menengok kesamping dimana suara itu berasal sontak saja itu membuat adrian langsung menarik wajah nya dr samping wajah safira.safira merasakan wajah nya menghangat karena malu. ya kejadian tadi membuat adrian tanpa sengaja mencium pipi safira.
" oh maaf maaf tuan maaf sy hanya merapikan pakaian tuan yg br di setrika.kata safira sambil tertunduk malu kareana kejadian tadi
__ADS_1
" ya sdh tdk apa apa" kata adrian yg memalingkan wajah ikut malu juga.
" apa tuan mau mandi" ty safira msh tkt kl kejadian td membuat marah adrian.
" iya"jawab adrian singkat msh malu.safira bergegas ke kamar mandi menyiapkan air mandi hangat untuk adrian lalu keluar." tuan air nya sdh siap" kata safira
setelah mendengar kata safira adrian msk ke kamar mandi.lalu safira kembali ke ruang ganti untuk menyiap kan pakaian santai adrian.lalu keluar untuk menyiap kan mkn malam karena setau nya dia menjadi pelyan pribadi adrian yg mengurus semua kebutuhan adrian termasuk mkn nya adrian.tp dia tdk tau kl di rumah tersebut sdh ada pembantu yg khusus untuk memasak an adrian.adrian saat ini sedang berendam di kamar mandi nya sambil senyum senyum sendiri.
" aahh... kenapa kejadian td selalu terbayang kulit nya yg lembut dan aroma wangi tubuh nya membuat jiwa laki laki ku bangkit saat aku mencium pipi nya bagai mana kl aku cium bibir nya" gumam adrian
" aahhh... kenapa aku mengkhayal kan dia". kata adrian
saat ini safira sedang memasak untuk makan adrian walau td sempat ada tragedi dimana pembantu yg biasa memasaka tanvan nya tersiram air panas.safira denngan lincah nya memasak mkn mlm untuk adrian.
" mbk safira pintar msk ya" kata bik sumi pembantu yg biasa msk.
" ya itu jg mbk den adrian suka mkn mkn an rumah an" kata bik sumi
" oooooohhh......." safira hanya ber oh ria menjawab bik sumi
sedang di kamar adrian br saja selesai dengam ritual mandi nya lalu makai pakai an nya dan merebah kan tubuh nya di ranjang dia msh teringat safira.sambil memejam kan mata nya.tiba tiba ada seseorang yg menyentuh dada bidang adrian ketika menoleh adrian melihat safira sedang mengelus elus dada nya dengan senyum menggoda jg dengan pakaian sdkt terbuka.adrian hanya menela saliva nya karena melihat safira.seperti ada yg mendorong nya adrian memberanika diri untuk mencium bibir safira.adrian ******* dan menghisap bibir ranum milik safira yg di balas oleh safira.tdk sampai di situ tangan adrian mulai meraba raba tubuh safira sambil tetap ******* bibir safira.tangan adrian msk kedlam dress safira dan melepas kait pengancing bra milik safira.lalu tangan adrian beralih meremas dua gunung yg sangat indah tersebut dan memilin ujung nya.terdengar suara lenguhan safira saat ciuman adrian turun ke leher jenjang nya.
" aahh...sstt..." suara desahan safira yg membuat adrian bersemangat seperti mendapat kan bintang jatuh adrian membuka seluruh pakai nya dan safira.dia melihat safira tanpa sehelai benang pun.lalu menindih tubuh safira untuk melakukan penyatuan yg sdh lama tdk dia lakukan.saat adrian junior bertemu pasangan nya adrian mengeluaran desahan dr bibir nya yg msh asyik d ujung ujung gunung yg berwarna merah.
" ssttt... aahh..." suara desahan adrian sambil trs menghisap ujung gunung sambil terus memompa adrian junior.suara desah an dan lenguhan adrian dan safira terdengar sangat indah hingga terdengar pekikan dr kedua insan yg sedang terbuai.
" aahhh...aahhh.sssstttt...." suara desahan adrian dan safira yg mendapat kan pelepasan nya bersamaan. tiba tiba terdengar suara pintu di ketuk
__ADS_1
tok...
tok..
tok...
sontak saja adrian membuka mata nya ternyata adrian sedang mimpi basah bersama safira
" aaahhhh shit...kenapa aku bs mimpi sprt itu bersama dia" kata adrian
seraya bangkit dr tdr nya namun adrian melihat celana nya ada cairan basah dan lengket.adrian menjambak rambut nya frustasai.
" aah aku bermimpi sampai bs mendapat kan pelepasan" kata adrian lalu msk ke kamar mandi dan membersih kan diri lagi.
saat adrian msk ke kamar mandi safira masuk ke dlm kamar adrian mencari cari adrian.
" tuan tuan mkn mlm nya sdh siap tuan" kata safira.tiba tiba terdengar suara pintu kamar mandi ternyata adrian br saja keluar dari kamar mandi dengan hanya mengunakan handuk di pinggang menampil kan tubuh atletis nya di depan safira.safira hanya bs tertunduk malu melihat penandangan itu.
" ah kenapa dia ada disini" batin adrian
" mkn mlm nya sdh siap tuan" kata safira msh tertunduk malu
" baik lah kau boleh keluar dan tgu di bawah" kata adrian buru buru menyuruh safira keluar dr kamar nya karena tkt mimpiny akan menjadi kenyataan.
bersambung....
dukung author terus ya jgn lupa like nya!!!
__ADS_1