Terpaksa Menikah 3 Kali

Terpaksa Menikah 3 Kali
MBAHNYA SETAN


__ADS_3

aaaaaahhhhkk.....


" fian kenapa kau berteriak malam malam begini"


" dad...tadi aku mendengar suara suara aneh saat turun tadi suara itu terdengar seperti suara rintihan.dan baru saja aku mendengar suara cekikikan aku takut daddy" fian anak Safira dan Adrian ada di dapur malam malam.


Adrian dan Safira yang mendengar kata kata Fian langsung tersenyum.Adrian mengerlingkan mata nya pada Safira membuat Safira mengerti apa maksud kerlingan mata Adrian.


" tapi daddy tidak dengar apa apa dari tadi daddy sama mommy ada di belakang."


" ngapain daddy sama mommy di belakang malam malam gini"


" ngepet....." jawab Adrian singkat lalu duduk di kursi meja makan.


" trus kamu sendiri ngapain di dapur malam malam begini"


" jadi tuyul....." Fian membalas ucapan Adrian dengan sedikit ketus.


" mommy.....aku takut aku mau tidur sama mommy malam ini yaaaa??" Fian memelas pada Safira sambil memeluk sang ibu.


" tidak....." Adrian langsung menolak mentah mentah perminta an anak nya.


" wah gawat kalau dia mnt tidur bersama kami bisa bisa menggangu acar sarapan pagi ku besok nich gawat..." kata Adrian dalam hati.


" mommy...." Fian mulai merengek pada Safira.


" eeehhhhh......malam malam begini ada acara termehek mehek apa apa an ini" tiba tiba muncul si kembar tengil di dapur.


" kalian juga belum tidur"


ketiga anak kembar itu langsung menggelengkan kepala nya saat Adrian bertanya pada mereka.


" belum dad...kami baru saja habis vidii call an sama kakak"


" aaahhhh....kalian bisa menghubungi kakak.????" tanya Fian.


" iya baru aja...tadi kata nya kakak menelfon mu tapi tidak kau angkat jadi kakak menelfon kami"


" ponsel ku aku tinggal di kamar...." Fian menuduk kan wajah nya ia begitu merindukan kakak nya yang setau keluarga nya ada di korea di tempat tuan Kang.


tiba tiba Rizky muncul sambil membawa ponsel nya.


" nich....kakak mau ngomong..." kata Rizky yang ternyata sedang berbicara pada Calista melalui vidio call.


" kakak...." Fian tersenyum saat melihat wajah cantik kakak nya.


" kakak kapan pulang aku merindukan kakak" terdengar suara kekehan Calista.


hiks....hiks....hiks....Fian menagus saat menerima vidio call dari kakak nya.


" yaaa....elah mewek dia"


" rekam aja trs krm ke kak rian biar di sebarin di sekolah nya kalau ketos nya masih seneng mewek"


" atau kirim aja langsung ke naina" sikembar tengil berusaha mengerjai Fuan yang menangis.mereka merekam saat Fian menangisi sang kakak yang sangat di rindukan nya.


Fian anak yang cerdas dan ia mendapat dukungan untuk menjadi ketos di sekolah nya.ia mememiliki sahabat baik bernama Rian anugrah.ia juga senang mengerjai gadis kecil taman adik nya di sekolah yang bernama Naina.


Si kembar menyangka kalau sang kakak suka pada gadis kecil teman sekelas nya(aku juga bakal buat kisah tentang Fian dan naina yaaa...).panggilan vidio call selesai namun air mata Fian masih mengalir kali ini ia berada dalam pelukan sang ibu.


" mommy...kapan kakak pulang"

__ADS_1


" tiga hari lagi kakak pulang kan tadi ia sudah bilang"



semua yang ada di ruang makan duduk di depan meja makan sambil menopang dagu melihat adegan di depan mata mereka.Adrian melirik ke arah Rizky namun sang anak hanya mengendik kan bahu nya.srang kan si kembar mulai lagi dengan tingkah tengil mereka selalu mengeluarkan celotehan yang aneh aneh.



srrrkkk....ssrkkkk...suara seperti orang terseok seok sakan akan begitu berat tubh nya.



aaaaaaahhhhhhhhkkkkkkkkkkk.............Adrian beserta istri dan kelima anak laki laki nya menjerit di tengah malam.bagaimana tidak menjerit saat tiba tiba muncul mahkluk mengerikan berbaju putih dengan rambut terurai setengah basah dan berwajah hijau muncul di tengah kegelapan dr arah ruang tamu yang memang lampu nya sudah di padam kan.



" seetttaaaannnnn....."



" kuntilanaaaaakkkkkk"Ziko dan Riko menjerit menyebut nama hantu yang mereka tau.



" mbah nya setaaaannnn" kali ini si Jhiko menyebut nama yang sedikit asing di telinga mereka.



semua memaling kan wajah nya ke arah Jhiko yang masih melotot.ia juga bingung kenapa semua terdiam.ia tudak menyadarai apa yang baru saja ia sebut kan.




" mama"


" nenek"


semua terperangah saat nyonya Laras membuka suara nya.


"kalian malam malam begini kenapa belum tidur"



" kami baru saja menerima vidio call dari kakak nek"


" lagian nenek juga ngapai malam malam begini rambutnya basah seperti itu" nyonya Laras langsung gelagapan saat cucu nya bertanya.Adrian dan Safira yang mengerti langsung tersenyum misterius.


" ngapain kali senyum senyum"


" iiiihhhhh mama kok begitu memang apasalah Adrian sama Safira senyum senyum"



" iya kan sayang"Safira hanya menganggukan kepala nya.



" sudah rambut basah terurai lagi terus baju tidur nenek warna nya putih belum lagi apa tuh yang nenek pake warna ijo kayak kotoran sapi"


" eeeee....enak aja kamu ini nenek lagi pake masker green tea tauuu...kamu tau apa anak kecil"

__ADS_1


" pake masker kok kayak hulk gitu kan ngeri nek"



" iya betul itu nek ngeri Fian aja sampe takut.nek...nek..nenek tau gak"



" gak..."


"iiihhhhh....Fian belum cerita nek....main putus aja..tadi waktu Fian lewat kamar nenek Fian dengar suara aneh nek.."


" ssssssss......aaaaahhhh....gitu nek" kata Fian menirukan suara yang sempat di dengar nya tadi.ia bercerita dengan wajah ketakutan begitu juga sang kakak Rizky dan adik kembar nya melongo mendengar cerita Fian.sedang Adrian dan Safira kembali tersenyum senyum.


nyonya Laras yang sadar bahwa cucu nya mendengar desahan nya langsung gelagapan.wajah nya berubah memerah namun segera ia mencoba menutupi nya.


" sudah sudah ini sudah malam sebaik nya kalian bubar besok biar bisa bangun pagi."


" balik sana jangan begadang semua tidur termasuk kamu Adrian.anak sama bapak gak ada jauh beda nya"


" kamu juga sudah gede bukan nya ngajarin adik nya tidur lebih awal buar besok gak kesiangan sekolah malah ikutan begadang" sambil melotot kan mata nya ke arah Rizky.


" kok aku nek...apa salah ku coba"Rizky mencoba membela diri nya.


" sudah jangan membantah lagi mau nenek kutuk....."



" jadi sembako" nyonya Laras tidak melanjut kan kata kata nya karena si kembar sudah lebih dulu melanjut kan kata kata kutukan nya.



" sudah balik sana semua" kata nyonya Laras sambil membalik kan tubuh nya kembali kekamar.



semua yang ada di ruang makan bubar bersama an dengan nyonya laras membalik kan tubuhnya.



" aaaaaaaakkkkkkkkkhhhhhhhh.........."



semua menjerit keras saat melihat sesosok berkain putih berada tepat di hadapan mereka...



" PAPA....KAKEK..."nyonya Laras dan Adrian serta Safira langsung menyebut nama tuan Sanjaya bersama an dengan kelima anak laki laki di samping mereka.


tuan Sanjaya yang ada di dalam kamar merasa terganggu dengan suara berisik di luar sana akhir nya memutus kan keluar kamar hanya dengan menggunakan sarung berwarna putih.ia menggunakan sarung sampai menutupi kepala nya seperti orang yang lagi meronda.


" MAMA...NENEK..." semua berteriak melihat sang ibu juga sang nenek tiba tiba saja terkulai lemas di tengah tengah mereka.



Nyonya Laras pingsan saat melihat sosok putih yang ternyata suami nya sendiri..



wk..wk...wk....author sampai ketawa sendiri niii....dukung terus author lewat like dan vote nya yaaa jangan lupa mampir di karya ku yang lain berjudul KEKASIH MASA DEPAN jangan lupa tinggal kan jejak kalian yang manis manis

__ADS_1


__ADS_2