Terpaksa Menikah 3 Kali

Terpaksa Menikah 3 Kali
return of the pelakor


__ADS_3

" soraya......."


Adrian melihat mantan istri nya sedang duduk di kursi kebesaran nya.sedang kan Safira sudah menampakan wajah kesal dan amarah nya.


" siapa dia dad....???" tanya Calista twpat di samping Adrian.


" mantan istri pertama daddy mu...dan sekarang aku kembali untuk merebut nya kembali karena sejujur nya aku tidak pernah merasa berpisah dari daddy mu." kata kata Soraya membuat anak anak laki laki Adrian dan Safira maju ke depan.


" ha...ha...haa...ternyata sekarang kau sudah punya pelindung ." Soraya tertawa sambil mencemoh lima anak laki laki Adrian yang sudah berdiri di depan Adrian dan Safira.


" berani sekali kau datang kesini....apa mau mu jangan ganggu mommy dan daddy ku." Calista ikut berdiri bersama lima saudara nya.


" kau pikir kau siapa gadis kecil kau bukan tandingan ku." lagi lagi Soraya berusaha memancing keributan.


" aku adalah kesayang daddy ku.mungkin aku bukan tandingan mu.tapi biar kau tau aku lebiih muda dari dan secara tidak langsung aku lebih kuat dari mu.apa kau mau bukti boleh saja.asal jangan menyesal saat aku melepa rambut mu dari batok kepala mu."Calista mengancam Soraya dengan penuh amarah.


" berani sekali kau mengancam ku akan aku kuliti tubuh mu yang mulus akan ku berikan pada buaya buaya peliharaan ku."


" ooooo.....ternyata pawang buaya.....mau main main" tantang Calista.


soraya mencoba meraih Calista saat anak gadia Adrian mengejek nya dengan sebutan pawang buaya.namun sebelum tangan nya berhasil menyentuh wajah Calista.tiba tiba tangan Soraya langsung di tangkap Safira.


" berani kau mendakati anak anak dan suami maka jagan salah kan aku jika berbuat lebih buruk dari waktu itu...plakkk...." Safira langsung menampar pipi Soraya.membiat Soraya yang tak siap dengan serangan dari Safira langsung mundur kebelakang pinggang nya membentur meja kerja Adrian.


" kurang aja kau wanita kampungan.....


" kau yang kurang ajar wanita baju kurang bahan......" semua melihat ke arah Jhiko yang wajah nya sudah merah melihat Soraya.karena sejujur nya Jhiko lah anak yang paling begitu menyayangi Safira di banding kan yang lain nya.meski terlihat Fian selalu menempel pada Safira namun pada kenyataan nya Jhiko lah yang begitu menyayangi nya dan semua tau itu meski cnta dan sayang nya selalu di tutupi dengan sikap tengil nya.

__ADS_1


Adrian melangkah ke depan anak dan istri nya lalu membawa mereka kebelakang tubuh nya.


" henti kan Soraya aku sudah tidak punya hubungan apa pun dengan mu sejak enam belas tahun yang lalu.bahkan mungkin lebih seharus nya kau sadar itu.dan aku pun tidak akan memberikan peluang apa pun untuk mu.jangan pernah coba coba jika tidak ingin merasakan dingin nya lantai penjara.dan akan ku pasti kan kau mendekan disana hingga kau tak bisa berdiri" Adrian jauh lebih marah saat mengerti niat Soraya datang ke perusahaan nya pagi ini.


" kau ini tidak punya kerjaan ya hingga berusaha menganggu pekerjaan orang datang pagi kesini" Riko bertanya pada Soraya.


" kalian sendiri bagai mana?????apa ini yang di ajar kan di sekolah.....pagi pagi sudah kelayapan" kata Soraya mulai jengah.


"itu urusan kami bukan urusan mu mau kami di rumah mau kami di perusahaan daddy itu bukan urusan mu.dan yang kami pelajari di sekolah ada lah menghajar mulut pelakor seperti mu.memukul dan menjambak lalu membuang nya ke tempat sampah"Calista mulai berapi api.


" berani sekali kau gadis kecil dasar anak gadis tau di untung...aku disini juga bukan urusan mu"jawab Soraya tak kalau sengit.


"jelas itu urusan kami......" si kembar langsung beraksi.


" kami putra dan putri Adrian Putra Hadininggarat pemilik tiga puluh lima persen saham di perusahaan ini.dan ini Nyonya Safira Malaika Hadininggrat adalah pemilik empat puluh dua persen saham di perusahaan ini...jadi kau bukan siapa siapa tidak seharus nya berada disini."jawab Rizky yang dari tadi hanya diam namun menahan amarah nya.


" memang aku yang menguasai harta Adrian kalau tidak sudah banyak pelakor seperti mu yang muncul yang berusaha merebut nya" jawaban Safira membuat mata Soraya membulat.ia tak menyangka ucapan nya berbalik pada nya.


" aku tidak mau bertele tele langsung to the poin.aku datang kesini untuk menutut harta gono gini yang dulu belum terselesai kan.sekarang aku datang untuk menagih nya" Soray melempar kan surat gugatan harta gono gini dari pengadilan pada Adrian.


Adrian membuka amplop coklat yang berlogo pengadilan yang di tujukan pada nya.


" cih.....bukan kah dulu aku sudah memberikan kompensasi dari percerain kita...." Adrian mencoba menahan amarah nya.


" itu kompensasi bukan pembagian harta gono gini.aku bersedia bercerai karena kau bersedia memberikan apa yang aku ingin kan.jadi itu bukan lah harta gono gini" Soraya juga mulai tampak mengeluar kan tanduk nya.


" baiklah jika itu yang kau ingin kan....."

__ADS_1


" daddy......." Adrian tidak melanjutkan kata kata nya.


" apa maksud mu sayang" tanya Safira sambil memandang Adrian.


" kita bertemu di pengadilan kita lihat siapa yang benar dan siapa yang salah siapa yang menang dan siapa yang kalah" kata kata Adrian kali ini membuat lega anak dan istri nya.


" baik jika itu yang kau ingin kan kita akan bertemu di pengadilan" kata Soraya sambil berlalu keluar dari ruangan Adrian.namun sebelum kaki nya mencapai pintu Fian berkata dengan lantang.


" heh....nyi pelet sebaik nya kau bertobat sebelum datang nya bulan suci ramadhan.karena kalau kau masih berkeliaran maka aku dan kakak dan adik tidak akan segan segan mengurung mu.kami akan mengejar mu kemana pun kau pergi....sekarang pergi lah"kata Fian.


Soraya keluar dengan rasa marah di dalam hati nya.rencana nya ia ingin menggoda Adrian seperti dulu namun ia sudah menyiap kan rencana cadangan yang ternyata juga bisa gagal total.ia tidak tau betapa beringas nya anak anak Adrian dan Safira.sedangkan di dalam ruangan Adrian sedang memeluk Safira berusaha menenangkan istri nya yang tampak khawatir.sedang kan ke enam anak mereka saling melirik satu dan yang lain nya sambil tersenyum licik.


" mau kita apakan wanita baju kurang bahan itu"


" kita kerja in dia......jangan kasi ampun....."


" kita harus cari tau dimana dia tinggal....."


" kita buat dia hidup segan mati mau tapi gak mati mati"


Anak anak Adrian dan Safira seperti memiliki telepati mereka seperti bicara melalui lirikan mata.


" yaaaaaaaa............


bersambung


dukung author lewat rate, like, dan vote nya jangan lupa meninggal kan jejak cantik kalian dan coment yang mendukung author agar semakin semangat.jangan lupa mapir di kisah cinta Calista dan Giovano di KEKASIH MASA DEPAN

__ADS_1


__ADS_2