
" Sesama ular jangan berkelahi" kata Safira yg tiba tiba saja muncul.tangan nya yang satu menarik rambut Soraya dan yang satu lagi mendorong Claudia.Dua wanita itu jatuh tersungkur.mereka terkejut dengan kemunculan Safira.
" hanya aku yang berhak memiliki suami ku jangan coba coba mendekat kl masih mau hidup" kata Safira seraya berjalan ke meja sekretaris Adrian lalu mengambil sebuah kertas HVS lalu menulis sesuatu
PELAKOR DI LARANG MENDEKAT KALAU MASIH INGIN HIDUP!!!!!!
lalu berjalan menuju pintu ruangan Adrian dan menempel kan tulisan tersebut di depan pintu.semua yang melihat tulisan itu langsung tersenyum.
" kalian tidak lihat tulisan itu kalau kalian masih terus mengganggu kami aku tidak akan segan segan melapor kan kalian pada polisi kerena mengganggu kami" kata Adrian pada Soraya dan Claudia.
" buat apa lapor polisi kita berurusan dengan hewan bukan dengan manusia panggil saja petugas pemadam kata kan disini ada hewan liar, ganas berbahaya dan berbisa.bisa bicara bisa bergincu bisa shoping bisa semua nya " kata Safira sambil bekacak pinggang.
" security bawa mereka dan pasang foto mereka di depan dan berikan tulisan bahwa dua wanita ini dilarang masuk" kata Safira meradang.
" baik nyonya" jawab empat orang security yg di panggil Yusuf dan Malik ke atas.empat orang security tersebut menarik paksa Soraya dan Claudia hingga ke lobby.pada saat yang bersamaan semua Karyawan br saja akan keluar utk makan siang dan mereka melihat dua wanita seksi di tarik paksa.
flasback off..
" heiiii siapa mereka dan kenapa mereka di tarik seperti itu" kata salah satu pegawai wanita yg br saja akan makan siang di cafe di depan kantor.
" kalian tidak tau siapa mereka ck ck ck ck.."kata resepsionis lenny.semua yang ada di lobby saat itu hanya menggelengkan kepala nya.
" mereke itu diva kalian tau diva" kata resepsionis lenny.
" maksud mu mereka diva penyanyi dangdut" kata salah satu pegawai lain nya.
" bukan"
__ADS_1
" mereka itu diva divaksa keluar gitu maksud ku" kata resepaionis lenny mereka yang me dengar langsung tertawa terbahak bahak.
" wanita itu seperti nya aku mengenal nya" kata seorang di antara mereka.
" siapa yang mana" yg lain menimpali.
" entah lah aku jg lupa sebaik nya cepat cepat makan siang dl nanti waktu habis" semua bergegas kembali pada tujuan mereka masing masing ada yg ke kantin ada yang ke cafe ada juga yang hanya ikut melihat lihat keributan tadi.
" sayang apa kau baik baik saja" tanya Adrian.ia masih melihat istri nya yg lemas duduk di sofa.
" sayang sebaik nya aku pulang saja badan ku terasa lemas sekali" kata Safira mencoba bangun dari duduk nya namun saat berdiri tubuh nya langsung terkulai lemas.
" sayang.....fira ..fira...apa yang terjadi astagfirullah bangun sayang" kata Adrian panik.Adrian mulai panik saat melihat Safira pingsan beruntung saat itu ia ada di samping istri nya.Adrian mengangkat tubuh Safira ke ruang pribadi nya.lalu memanggil Yusuf aga segera memanggil dokter.
tak lama berselang dokter datang dan langsung memeriksa kondisi Safira.
" bagaimana apa yang terjadi pada istri ku" kata Adrian pada dokter yg masih memeriksa kondisi Safira.
" dokter kandungan???" tanya Adrian.
" iya seperti nya istri anda sedang mengadung itu yang membuat nya lemas" kata dokter yang membuat wakah Adrian langsung berbinar bahagia.
" alhamdulilah ya ALLAH dapat rezeki lagi" kata Adrian.
"kl begitu saya pergi dulu jika ada apa apa segera hubungi saya dan segera bawa istri anda ke dokter kandungan agar segera dapat di tangani" kata Dokter langsung keluar dr ruangan Adrian di ikuti sekretaria Adrian mengantar hingga parkiran.
Yusuf yang saat itu berada di ruangan Adrian pun ikut bahagia pasal nya ia akan memiliki lagi keponakan.
__ADS_1
"sebaik nya aku pergi sekarang aku titip kantor untuk beberapa hari" kata Adrian lalu membawa Safira yang masih belum sadar utk segera ke rumah sakit terdekat.Yusuf membantu Adrian untuk membuka kan pintu mobil.Adrian duduk di bekalang sambil memeluk Safira.saat sampai di rumah sakit Safira mulai sadar.
" mas...sayang kita dimana" kata Safira yang mulai sadar dan mencoba duduk sendiri.
" kita di rumah sakit sayang kamu periksa dulu ya" kata Adrian sedang kan Safira hanya mengangguk kan kepala nya.
Adrian langsung membawa Safira ke bagian dokter kandungan.
" sayang kenapa disini kenapa tidak di dokter umum" ty Safira yang terlihat kebingungan kenapa dia di bawa ke dokter kandungan.Adrian hanya tersenyum saat istri nya bertanya.ia enggan menjawab pertanyaan istri nya.ia ingin memastikan langsung denagn istri nya.Beruntung saat mereka ke rumah sakit pengunjung yang datang tidak terlalu banyak mungkin karena sudah hampir sore membuat pengunjung sedikit berkurang.saat nama Safira di sebut Adrian langsung berdiri untuk membantu Safira berjalan memasuki ruangan dokter.
" silah kan masuk" kata seorang perawat yang membuka kan pintu utk Adrian dan Safira.
" langsung saja ya bu" kata dokter dengan ramah meminta Safira untuk tidur di ranjang pasien.lalu dokter tersebut menggerak kan alat usg ke arah perut Safira yang masih bertanya tanya dalam benak nya.lalu dokter tersebut mencetak foto hasil pemeriksaan Safira.Adrian dan Safira duduk di depan dokter yang msh sibuk menulis resep utk Safira.
" selamat nyonya Adrian anda hamil tiga bulan" kata kata dokter membuat Safira dan Adrian terkejut.Safira langsung menundukan kepala nya terlihat sedikit rasa seih terpancar dari wajah nya.sedang kan Adrian langsung tersenyum bahagia.
" ada satu lagi kabar bahagia anda mengandung anak kembar" kata dokter sambil menunjuka tiga Jari nya membuat Adrian dan Safira membulat kan mata mereka.
" tigaaaaa" kata Adrian dan Safira bersamaan.dokter hanya mengangguk kan kepala nya.
" disini terlihat ada tiga titik hitam yang menandakan ada tiga janin yang sedang berkembang" kata dokter yang menjelas kan panjang lebar penyebab Safira sering lemas dan dehidrasi.
selesai memeriksakan kandungan Safira.Adrian membawa Safira pulang bersama berita bahagia ini.bayangan memiliki banyak anak mulai berkeliaran dalam benak Adrian saat ini.Adrian tidak memiliki saudara ia anak satu satu nya tuan Sanjaya dan nyonya Laras membuat nya ia sering kesepian dan merasa iri dengan teman teman nya yang memiliki saudara.
" sayang aku sangat bahagia dengan berita kehamilan mu ini aku dari dulu sangat ini memiliki banyak anak sayang" kata Adruan yg berbicara pada Safira sedang kan yang di ajak bicara hanya menundukan kepala nya.karena tidak ada jawaban Adrian memalingkan wajah nya lalu ia melihat istri nya dan...
bersambung
__ADS_1
dan.....kenapa yaaa
dukung author dengan like dan vote nya kl punya koin bagi in sedikit dong jgn lupa ya vote dan like nya biar semangat