Terpaksa Menikah 3 Kali

Terpaksa Menikah 3 Kali
Menerima takdir ALLAH


__ADS_3

seminggu sdh safira membina rumah tangga bersama herman.saat ini safira akan ikut suami nya pindah k rmh kontrakan suami nya.herman adalah seorang pegawai pemerintahan gaji nya hanya mampu utk biaya sekolah anak anak nya dan membayar hutang saat istri nya skt dulu. ya disini lah safira saat ini di rmh kontrakan herman.herman mengontrak sebidang tanah dan membangun rmh bs d kt kan jauh dr kata sederhana namun tdk buruk.ya herman membangun sebuah rmh yg dinding dan atap nya terbuat dari seng dan triplek kl siang suasana nya akan sangat terasa panas.namun kondisi tersebut tdk menyurut kan semangat safira karena dia mempunyai prinsip bahwa allah yg mengatur rezeki manusia dan dia menikah bkn karena harta tp berusaha mencari ridho allah dlm rmh tangga yg akan d jalani nya iya berharap pernikahan nya kali ini bs menjadi ladang pahala bukan nya gudang dosa.Safira yakin suatu saat semua akan indah pada wkt nya.safira menerima uang nafkah dr suami nya hanya sebesar seratus tujuh puluh lima ribu per bulan nya karena gaji herman hbs utk biaya sekolah dan membayar hutang istri nya terdahulu krn skt kanker.dengan gaji yg sangat minim itu safira hrs bekerja extra utk memenuhi kebutuhan dia dan suami nya.safira berjualan kue keliling dann hsl nya utk memenuhi kebutuhan sehari hari.


Tiga tahu usia penikahan herman akhirya safira memiliki seorang anak perempuan yg d beri nama Calista anak yg cantik lucu dan imut mengambil wajah safira yg cantik.setelah kelahiran anak pertama nya safira memutuskan utk berhenti jualan kue keliling dengan tabungan hsl jualan kue safira membuka toko kelontong di pasar dia mengelola toko sambil menjaga anak. waktu terus berjalan tanpa terasa sangat cepat


... tak terasa sdh 3 tahun umur anak safira saat ini safira sedang mengandung anak ke dua nya herman memutuskan utk pensiun dini dr pekerjaannya sebagai pegawai pemerintahan dengan alasan akan membantu safira mengelola toko kelontong nya.safira menyerahkan toko pada suami nya krn saat ini sedang mengandung anak ke dua.dalam mengarungi biduk rmh tangga nya bersama herman banyak permasalahan yg mucul namun safira tetap bersabar menghadapi semua nya....


seperti waktu itu safira yg sedang membutuh kan uang utk membayar uang buku sang anak tiri nya dia memberanikan diri utk meminjam uang pada temannya


flasback on....


" endang km py uang g sich 500rb aja kl ada bs g aku pinjam aku saat ini lg butuh uang buat membayar uang buku evi utk kuliah nya" kata safira


evi ada lah anak kedua herman dr mwndiang istri nya terdahulu saat itu evi saja tamat sklh dan skrg sedang melanjut kan sklh nya sebuah universitas


" kok km pjm kan br aja dpt gaji k 13" kata endang sahabat safira

__ADS_1


semua orang pasti tau bahwa seluruh pegawai negri pasti mendapat gaji ke 13.


" g ada tuh" kata safira


" iya safira suami mu kan pegawai negri sm dengan suamiku sdh satu minggu lho kt pegawai negri menerima gaji ke 13" kata endang


" kenapa mas herman tdk blg pada ku" batin safira mulai bertanya tanya. ini bukan lah yg pertama kali nya herma tdk pernah jujur malasah keuangan pada istri nya sering kali dia saat mendapat bonus dr kantor nya tdk pernah memberikan uang tersebut kepada safira karena dia menganggap uang nafkah dia beri berjumlah seratus tujuh puluh lima ribu yg setiap bln d beri kan ke safira bs d kelola safirautk memenuhi kebutuha hidup.jadi dia menganggap uang yg d dpt utk diri nya saja tak pernah memikir kan apa kan cukup atau tdk uang yg selama ini dia berikan pada safira


" aku tdk tau itu ndang" kata safira


flasback off...


safira mengingat semua kejadian itu mulai berfikir apa kah niat dan maksud dr suami nya menikahi nya apakah hanya sekedar pemuas nafsu dan membantu nya mencari nafkah karena salama ini terlalu byk kebohongan yg dia dpt dr sang suami namun safira menepis semua keraguan dlm hati nya dan berharap semua itu tdk benar


saat ini toko kelontong yg d buka safira mulai ada kemajuan dan menyerah kan semua pada sang suami untuk d kelola. semakin hari sikap herman pada safira muali berubah kasar dan selalu menghina safira karena merasa bangga toko yg d kelola nya maju pesat hingga pada suatu hari terjadi hal yg d luar dugaan safir sang suami berani meleceh kan harga diri nya sebagai wanita.saat itu datang lah dua orang tamu tak d undang yg mengatakan kan melakukan survei karena herman mengajukan pijaman di bank safira terheran heran karea baru tiga bulan yg lalu sang suami mengambil pinjaman d bank dengan jaminan surat surat mobil skrg mengajuakan pinjaman lg dengan mengunakan sertifikat rmh sungguh tdk masuk d akal kemana uang hsl pinjaman terdahulu ya safira d berikan rmh oleh kedua orang tua nya karena orang tua nya mendapat uang dr hasil bagi warisan tanah milik kakek nya

__ADS_1


" mas km cari pinjaman lg di bank??" tanya safira pada sang suami


" iya kenapa memang nya" jawab herman dengan nada sombong nya begitu lah herman sikap nya pada safira semakin menjadi jadi penuh ke angkuhan padahal dia tdk sadar usahanya itu d rintis oleh sang istri mulai dr nol


" iya tapi buat apa mas kan baru saja tiga bulan yg lalu km ngambil pinjaman alasan untuk modal skrg jg buat modal kemana selama ini keuntungan dan modal yg ada" tanya safira yg sdh tdk sanggup lagi menahan amarah selalu d remeh kan dan di hina oleh sang suami


" sdh lah kamu tdk usah ikut campur ini urusan saya yang penting km saya ks makan" kata herman dengan nada sombong


seakan akan safira hanya menadahkan tangan nya saja sejak awal pernikahan padahal selama ini dia lah berjuang menutupi kebutuhan hidup.


" syukur syukur aku masih mau niduri kamu" kata herman penuh penghinaan dan tatapan mengejek pada safira seakan akan safira seorang perempuan nakal yg hanya mencari kepuasan d ranjang


" hei.... jaga ucapan mu mas kl aku mau aku bs mendapat kan laki laki yg lebih muda dari mu" kata safira yg yg tak mampu lg menahan emosi nya karena harga diri nya sebagai wanita baik baik di hina dan d leceh kan sambil menagis dan berlalu


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2