
" om please......
" kakak....
" nona.....apa yang anda lakukan disini" seruan rizky dan kepala pengawal Beni terkejut saat Calista kembali ke paviliun.
" om...aku mohon bantu kami" Calista mengatup kan kedua tangan nya.
" hhhhhhh.....ck...baik lah apa yang bisa om bantu..."enam bersaudara langsung berbinar cerah mereka duduk di ruangan pribadi Beni.Beni hanya mendengar kan cerita dan keluh kesah mereka dan mendengar kan apa yang di ingin kan enam orang anak majikan nya.
" baiklah kalau begitu om..akan bantu..."
" yes..."
" terimaksih om..."
" sebaik nya kalian segera kembali terutama nona jangan sampai di lihat lagi oleh tuan Adrian."
" iya om...kami balik dulu"Calista dan adik adik nya melangkah kan kaki nya keluar.namun saat sampai di depan pintu mereka melihat Adrian dan kakek nya sedang berjalan sambil mengobrol menuju paviliun.sontak mereka berenam ketakutan dan menjadi panik.
" om....daddy sama kakek kesini....duh gimana ini...." Calista mulai panik.
" tenang nona...tenang....ada jalan lewat pintu belakang nanti nona langsung saja lurus lalu belok kanan ada pintu samping yang menembus ruang makan para pengawal dan nona langsung akan ketemu dengn kebun buah anggur nona bis lewat sana lalu berbelok kekiri akan ketemu pintu dapur samping" Beni menjelas kan arah pada nona muda nya.
Calista berlari bersama adik adik nya menuju arah yang di tunjukan Beni tadi.mereka menemukan pintu lalu masuk dan mereka melihat banyak laki laki berseragam sama persis.mereka adalah para pengawal yang selalu stand by di tempat.semua mata tertuju pada sekelompok orang yang baru saja muncul dari balik pintu.mata mereka tertuju pada seorang gadis cantik yang berdiri di depan mereka.
" selamat sore...nona muda" sapa mereka memberi hormat.
" kakak aja nich yang di sapa kami tidak...."
" maaf .....selamat sore tuan muda sekalian....ada yang bisa kami bantu" tanya seorang pengawal yang terlihat paling tampan di antara mereka.
__ADS_1
" tunjukan jalan menuju kebun anggur kakek"
" mari nona..." sang pengawal tampan menunjukan jalan pada mereka.ia berjalan di depan tuan moda dan nona muda nya yang sangat cantik.semua mata masih melihat ke arah Calista yang sedang berjalan di belakang pengawal tampan.
" hai....jaga mata kalian...." kata Rizky saat melihat beberapa mata yang melihat ke arah kakak nya tanpa berkedip.sedang kan Ziko mengarah kan dua jari nya ke arah mata para pengawal dan membuat gerakan memotong leher.membuat para pengawal tersenyum namun sedikit takut.
" nona silah kan lewat sini....tapi maaf anda harus melangkahi tembok ini.mari saya bantu nona"pengawal tampan itu tampak sudah berpindah tempat dengan begitu lincah.ia mengulur kan tangan nya pada Calista untuk membantu nya naik dan melompat ke tembok setinggi pinggang nya sebagai pembatas.Calista menerima uluran tangan sang pengawal tampan itu.
deg....ada rasa aneh yang menjalar saat uluran tangan nya di sambut sang nona muda.Calista berhasil melompati tembok di susul adik adik nya.
" terima kasih...oh ya siapa nama mu...." tanya Calista.
" nama saya Pandu nona Pandu Erlangga" jawab pengawal tampan tersebut.
" kak Pandu terimakasih banyak yaaa"
" sama sama nona...."
" kak Pandu sekali lagi terimakasih ya...aku akan mengingat mu"Pandu hanya mengangguk kan kepala nya sambil memberi hormat.
" sama sama nona...saya akan mengingat anda selalau bahkan mungkin malam ini saya tidak akan bisa tidur karena ternibat anda nona.lalu ia kembali melompati tembok tersebut dan berkumpul dengan teman teman lain nya.
" tak ku sangka nona muda begitu cantik....selama dua tahun aku menjadi pengawal di rumah ini baru sekali aku melihat wajah nya begitu dekat.selama ini aku hanya melihat siluet tubuh nya yang berjalan dan berlari kecil bersama tuan muda.tak ku sangaka ia begitu cantik"kata seorang pengawal lain nya.
" apa kau pernah melihat nyonya Safira....???" tanya pengawal lain nya.
" tidak....aku hanya melihat di sekilas saja"
" nyonya Safira juga sangat cantik bahkan kecantikan nya melebihi nona muda.kau bisa melihat nya suatu saat namun kau harus berhati hati jangan sampai ketahuan tuan Adrian jika tidak habis riwayat mu.tuan Adrian begitu pencemburu begitu juga ke lima putra mereka.tidak ada satu orang pun yang boleh menatap ibu mereka."
" benar kah...???"
__ADS_1
" iya bahkan kita saja di larang mendekati rumah saat siang hari.karena takut kita akan tertarik pada nona muda.ternyata kita beruntung bisa melihat nya kali ini."kasak kusuk di antara para pengawal di belakang paviliun itu.sedang kan seorang pengawal hanya tersenyum mendengar penuturan teman teman nya.
" kau memang sangat cantik dan lembut..ceria penuh tawa...." gumam Pandu dalam hati.
tiba tiba masuk kepala pengawal Beni.ia berdiri di depan para pengawal yang sudah berdiri saat ia memasuki area tempat makan para pengawal.
" aku disini memberikan pengumuman sangat penting.ada tugas buat kita saat ini agar lebih waspada.aku akan memberi tugas itu pada kalian."
" beno, sofyan, aldi, kalian mulai saat ini harus menjadi pengawal tuan Adrian.
" semi,samuel,kalian akan menjadi pengawal nyonya safira kemana pun nyonya pergi kalian juga akan di damping beberapa orang dari jarak jauh"
" koko, tedi, angga,ivan, rendi kalian masing masing akan mengawal satu tuan muda"
" dan Pandu kau akan mengawal nona muda kemana pun dia pergi"
" huuuuuu......riuk sorai para pengawal saat mendengar Pandu terpilih menjadi pengawal pribadi nona muda yang baru saja mereka kagumi.
" wah dapat durian runtuh kamu Pandu."kata salah satu pengawal.
" kamu harus waspada Pandu karena menjadi pengawal pribadi nona.kamu harus memastikan keselamat nona muda jangan mencoba mencari cari kesempatan.karena nona sudah memiliki calon suami.seorang pangeran dari Rusia yang sebentar lagi kembali"
deg....detak jantung Pandu seakan berhenti setelah mendengar apa yang di kata kan kepala pengawal nya.
" benar aku juga mendengar kalau calon suami nya sudah menunggu nya dua belas tahun itu yang ku dengar ternyata itu bukan isapan jempol belaka."Beni hanya mengangguk kan kepalanya.Pandu tertunduk lesu.
" patah hati sebelum memiliki jauh lebih sakit"gumam Pandu dalam hati.
" baiklah bersiap lah kalian mulai dari sekarang.ini jadwal nona muda nyonya Safira para tuan muda dan tuan besar serta nyinya besar.kalian harus siap siaga kapan saja.terutama kamu pandu kamu harus siaga karena nona begitu banya kegiatan nya.aku memilih mu karena kemampuan beladiri mu yang tidak bisa di anggap remeh"
bersambung
__ADS_1
dukung author lewat rate, like, dan vote nya jangan lupa meninggal kan jejak cantik kalian dan coment yang mendukung author agar semakin semangat.jangan lupa mapir di kisah cinta Calista dan Giovano di KEKASIH MASA DEPAN