
Sebelum author lanjut nich mohon maaf sebelum nya buat readers ku tercinta.maaf jika tulisan ku ini masih banyak salah nya.
Cerita ini adalah karya pertama ku jadi mungkin kurang greget terus masih banyak salah dalam tulisan dan kata kata nya.
Jadi dwngan segenap jiwa dan raga mohon maaf dan tetap dukung hingga mampu berkarya lebih baik lagi.
jangan lupa like dan komentar positif nya buat author agar bisa berkarya lebih baik lai.vote dan hadiah nya juga yaaaaa tambah semangat gitu lho.....yuk...kita lanjut !!!!
Wanita dari perwakilan perusahaan Sari ayu terkejut saat mendengar bahwa istri pak Adrian adalah pemilik restoran mewah.
" apa kah istri tuan Adrian adalah nyonya Safira.....??? pemilik hotel berbintang lima di seluruh negeri dan restoraan mewah di seluruh negeri."gumam wanita itu.
" ya.....aku Safira Hadi ninggrat...." kata Safira dingin ada wanita tersebut.
" maaf..." kata Wanita tersebut menudukan kepala nya.Safira mengerti dengan kata maaf yang di maksud wanita tersebut namun ia tak menjawab nya.Safira berlagak angkuh dan sombong di hadapan wanita tersebut.
" ayo kita makan.....dulu ..." kata Adrian menghentikan bom waktu yang hampir meledak.
mereka makan bersama sama dengan rasa canggung di dalam hati wanita yang menjadi perwakilan dari perusahhan Sariayyu.
tak lama acara makan siang itu selesai dan wanita dari perusahaan itu mengundurkan diri karena terllau malu dengan niat nya sendiri.
" sayang terimaksi sudah menjadi istri ku dan melindungku dari dosa syahwat ku" kata Adrian sambil menggengam erat tangan Safira.
" terimakasih kembali kerena sudi mencintai ku sebanyak ini.....dan aku akan berusaha untuk menjaga cinta suci kita meski kau bukan yang pertama untuk ku namun aku pastikan jika kau yang terakhir sayang...." kata kata Safira membuat hati Adrian meleleh.
Adrian dan Safira memutus kan untuk menerima kerja sama dengan perusahaan Sariayu dengan penggunh jawab asisten Adrian yang tak lain Yusuf sebagai wakil nya di perusahaan.
Hari terus berlalu kebahagian mereka semakin bertambah dengan berita kehamilan sang anak perempuan mereka yang sudah menikah dengan laki laki yang di cintai nya....
saat ini mereka sedang berada di sebuah klinik kandungan untuk memeriksakan kandungan sang putri mereka.
__ADS_1
" iiiisssshhh kenapa kita harus berbondong bondong seperti ini" gerutu Adrian.
" lagian bukan nya kalian belajar tapi malah ikut ke klinik memang nya kalian mau periksa kandungan juga..." Nyonya Laras yang duduk berdampingan dengan Safira di samping kanan dan kiri Calista putri keluarga Hadininggrat yang saat ini sedang berbahagia dengan sang suami.
" aku kan pengen tau...gimana sich menjadi dokter kan cita cita ku ingin menjadi dokter" kata Jhiko namum mata nya melirik.seorang suster cantik yang ada di bagian resepsioniis.
" eh.....mulut mu ngomong sama nenek tapi mata mu keliling kesana kemari mau di colok tuh mata" kata nyonya Laras.....
" aku masih belajara nek..."
" belajar apa...??"
" belajar jadi play boy....." kata Jhiko membuat semua orang menggelengkan kepala nya.
" dasar anak nakal....." Tuan Sanjaya menarik telinga jhiko.
" auw....kek jangan tarik kuping ku tuh..lihat....cantik banget kan....." kata Jhiko sambil menujuk kan seorang suster yang sangat cantik.
" hhhhhhhh" semua menggeleng kan kepala nya.
tiba tiba suster canti tersebut berdiri dan keluar dari meja resepsionis.semua membulat kan mata nya kerena sang suster perutnya buncit.
" mama....." tiba tiba seorang gadis kecil berlari gadis berkuncir dua menggunakan seragam merah putih nya padahal sudah sore.....gadis tersebut datang bersama dengan seorang laki laki.
" tuan Sanjaya....tuan Adrian.." sapa laki laki tersebut.
" lo....kamu Gus....ngapain...??" tanya Adrian yang ternyata di sapa salah satu karyawan nya.
" saya mau jemput istri saya tuan..." kata nya lagi sambil menujuk suster cantik yang di tunjuk Jhiko tadi.
" ooo..jadi itu istri mu...dan itu anak mu...ya..." Agus sang karyawan menganggk kan kepala nya.
__ADS_1
" berapa kamu punya anak...."tanya Adrian.
" mau dua tuan" jawab nya singkat sambil melabaikan tangan memanggil sang istri agar mendekat.
" sayang kenal kan ini bos nya mas di kantor....." kata Agus memperkenal kan sang istri....
" hai...cantik...nama kamu siapa....????" tanya Safira pada gadis kecil anak dari karyawan Adrian tersebut.
" Nisa...tante...."sambil menyambut uluran tangan Safira namun malah di sambut tangan Jhiko si tengil.
" panggil mas Jhiko" kata Jhiko membuat semua geleng geleng kepala nya.
" kamu kelas berapa sayang......" tanya Safira sebelumnya menepuk tangan jhiko melepas jabatan tangan jhiko pada Nisa.
" kelas dua tante" kata Nisa malu malu sambil melirik Jhiko yang senyum senyum menaik turun kan alis nya.
" gadis yang cantik...cepet besar....ya..." kata Jhiko menggoda Nisa.
" emang nya mau ngapain klau sudah besar" kata nyonya Laras ketus...
" mau kawinin lah....." kata nya jenaka membuat tawa orang tua Nisa.....
" heh..sekolah dulu....yang baik cari uang yang banyak...." kata FIAN gemas dengan adik nya yang tengil satu ini.
" tuh...sudah di lamar anak ku...di terima gak..." tanya Adrian menggoda Agus karyawan nya.
" masih kecil tuan....kalau jodoh gak kemana..."kata Agus yang sebenar nya geram dengan tingkah tengil anak bos nya.
" oke...om kalau begitu titip dia baik baik ya....aku kembali lagi kalau sudah bekerja tak jemput" kata Jhiko sambil mengulur kan tangan untuk bersalaman.
" ck....calon playboy dari keluarga tuan Adrian sudah terlihat satu" gumam hati agus karyawan Adrian.
__ADS_1
" Nyonya Giovano....