
Bugh......Giovano memukul pengawal nya yang mengatakan akan menculik Calista dan ingin memperkosa nya saat ia tau siapa yang di bicara kan para pengawal nya.semua pengawal yang ada di di dalam ruangan langsung terkejut.
" berani sekali kau....."
" kalau kau berani menyentuh aku akan mengirim mayat mu ke luar angkasa agar tidak ada yang menemukan mu disana"
" maaf kan aku pangeran.tapi gadis ini sudah beberapa hari ini mengikuti anda yang mulia"
" harus nya kau lapor kan itu pada ku" kata Gio lalu berlalu.saat Gio keluar adik laki laki Giovano yang bernama Calvin Orlando masuk ia juga melihat kejadian tadi.
Calvin mengambil foto Calista lalu melihat nya dan tawa nya langsung menggema di seluruh ruangan itu.
" ha...ha...ha...kau memang casaanova tapi jangan coba coba menyentuh gadis milik kakak ku.ia mencintai nya sejak kecil dan kau bukan lah apa apa bagi kakak.jadi sebaik nya kau berhati hati.kalau boleh aku memberikan saran ikuti gadis ini diam diam dan beri informasi dimana gadis ini berada pada kakak ku.dan kau harua menjaga nya dua puluh empat jam selama dia di Rusia.mungkin dengan begitu kakak ku akan mengampuni mu." kata Calvin sambil berlalu.
Tidak sampai 12 jam Giovano mengetahui dimana Calista menginap dan disini lah ia saat ini berada.Giovano ada di depan pintu kamar Calista.sebelum Giovano ada di depan pintu kamar ia sudah memerintah kan karyawan hotel yang akan membawa makan malam yang di pesan Calista untuk menaruh obat tidur dosis rendah.
Klik..pintu terbuka Gio masuk tanpa di ikuti pengawal nya yang berjaga di area kamar tersebut.
Giovano melihat Calista yang tertidur di sofa.gadia itu tertidur tak lama setelah ia menghabis kan makan nan yang di pesan nya.tanpa ia sadari ia menghabis kan minuman yang sudah di campur obat tidur.dan ia mulai hilang kesadaran nya saat makanan nya habis.
__ADS_1
ia tak tau kalau laki laki yang di ikuti nya beberapa hari ini sudah berada di dalam kamar nya dengan tatapan penuh kerinduan.
Giovano mengangkat tubuh Calista ala bridal ke tempat tidur nya.sambil membelai rambut gadis yang sangat di cintai nya tersebut.
" sayang.....selamat datang cinta.apa kau merindukan ku hingga kau datang jauh jauh hanya untuk mengikuti ku.sayang aku merindukan mu."
Giovano masih membelai rambut dan wajah gadis yang di cintai nya.lalu ia memberani kan diri mencium bibir Calista yang tertidur.Gio menempelkan bibir nya lama memberi \*\*\*\*\*\*\* lembut dan menyesap manis bibir Gadis yang di cintai nya.
Calista membuka sedikit mata nya yang masih terasa berat efek dari obat tidur itu.namun saat ada yang menyentuh dan membelai wajah nya ia seperti mengenal sentuhan itu.Calista membuka mata nya perlahan namun terpejam lagi hanya senyum yang ia perlihat kan kala itu.
Calista seperti bermimpi Giovano datang dan memeluk nya membelai dan menciumnya.Giovano masih memeluk Calista di atas tempat tidur nya.
Gio terus memperhatikan wajah gadis yang selama ini di rindukan nya.lama kelamaan mata nya mulai terpejam.dengan masih memeluk kekasih nya.mereka tidur bersama malam ini.Gio terlihat begitu tenang senyum masih mengembang di bibir nya begitu pu dengan seseorang yang berada di pelukan nya saat ini.
bunyi alarm berasal dari ponsel Giovanl membangun kan Giovano.Gio mengambil ponsel dan mematikan alaram nya dan melihat jam berapa kah saat ini.ia melihat jam 5 pagi waktu setempat.lalu secara perlahan ia melepas pelukan nya dan turun dari tempat tidur nya.tubuh nya terasa segar kembali.sudah lama ia tidak tidur senyenyak ini.
__ADS_1
selama ini ia selalu bermimpi tentang gadis kecil nya saat mereka berpisah dua belas tahun lalu.mimpi itu selalu datang setiap malam mengganggu nya.membuat nya susah memejam kan mata.tapi malam ini mimpi itu tidak datang lagi.
wajah Giovano begitu terlihat bahagia.sebelum ia meninggal kan kamar ia kembali mencium kening Calista.
" aku akan kembali nanti malam, siang hari kau bisa membuntutiku.namun saat malam menjelang aku yang akan mendatangi mu." kata Giovano masih menatap kekasih hati nya.setelah itu ia mulai melangkah kan kaki nya keluar kamar tersebut.sebelum pergi dari hotel ia memerintah kan pengawal nya untuk berjaga di sekitar Calista selama ia berada di rusia.kamar yang ada di sekitar tempat menginap Calista semua di boking oleh Giovano.ia tidak ingin ada orang lain yang menginap di sekitar kamar Gadis nya.hanya pengawal yang bergantian menjaga Calista yang menempati kamar di samping kanan dan kiri nya.setiap kamar di huni dua orang pengawal.
Calista mulai membuka mata nya.badan nya terasa segar dan senyum di wajah nya masih terlihat.
" mengapa aku memimpikan nya datang dan memeluk juga mencium ku.aaaarrrggghhhh....kenapa otak ku mesum begini ya." kata Calista namun tangan nya mengusap usap tempat tidur di samping seperti merasakan kehadiran seseorang semalam.
Calista turun dari tempat tidur lalu beranjak kekamar mandi dan menunaikan kewajiban nya sebagai umat muslim pada biasa nya.setelah selesai dengan kewajiban nya ia memesan sarapan.ia ingin kembali membuntuti Giovano.meski dengan jarak jauh ia sudah puas dan bisa melepas rindu nya.
Calista keluar dari kamar nya.ia merasa aneh ia melihat beberapa kamar di samping nya terlihat ada pengawal yang berjaga.
" siapa yang menginap di sebelah kamar ku.apa mereka orang penting sehingga di kawal banyak body guard seperti ini." gumam nya.ia tidak tau kalau body guard yang ia maksud itu sebenar nya para pengawal yang di tugas kan untuk menjaga nya.
" selamat pagi nona muda ada yang bisa kami bantu" sapa salah seorang dari mereka.
" oh tidak tidak aku hanya ingin keluar jalan jalan maaf kalau aku mengganggu tugas kalian silah kan lanjut kan tugas kalian" kata Calista yang tau siapa mereka.lalu bergegas pergi meninggal kan hotel.
__ADS_1
" nona sudah keluar berjaga lah dan berhati hati lah agar tidak ketahuan kalau kita sedang menjaga nya" kata body guard tadi menghubungi teman nya yang sudah ada di lobby menunggua Calista keluar dan membuntuti nya.