Terpaksa Menikah 3 Kali

Terpaksa Menikah 3 Kali
AKU PULANG


__ADS_3

Dua hari sudah Giovano berada di indonesia saat ini ia akan berangkat kembali ke Rusia setelah memastikan cinta nya tiba dengan selamat.rasa berat untuk meninggal kan negara dimana ia di besar kan dan meninggal kan cinta nya seperti dua belas tahu yang lalu rasa itu muncul bahkan kali ini lebih berat dari sebelum nya.rasa tidak rela terpisah dari seseorang yang sudah menguasai hati nya membuat nya lemah.


Dengan langkah gontai Gio memasuki bandara soekarno hatta.ia tampak tak bersemangat berulang kali helaan nafas berhembus dari mulut nya menandakan betapa berat beban yang ada dalam hati nya.


Gio duduk di terminal keberangkatan menunggu jadwal pesawat nya berangkat.saat sedang melamun tiba tiba empat orang berseragam jas hitam menghampiri nya dan berdiri tepat di depan nya.Gio tampak terkejut karena mereka adalah para pengawal milik ayah nya.


" maaf yang mulia pesawat sudah menunggu anda" kata salah satu pengawal.Giovano langsung mengerti kalau orang tua dan adik laki laki nya sudah tau dmn keberadaan nya.ia jg tau pasti mereka saat ini sedang berada di rumah Adrian.Gio melangkah kan kaki nya menuju pesawat istana orlando.


sebelum berangkat ia mengirim sebuah pesan lalu mematikan ponsel nya.tak lama pesawat yang di tumpangi Giovano meninggalkan landasan.


" selamat tinggal cinta.aku pulang cinta aku akan segera kembali tunggu aku tak lama lagi aku janji." kata hati yang masih di penuhi bunga cinta yang masih banyak racun rindu.tak terasa ada bulir bening yang menetes di ujung mata Giovano.


sedangkan di lain tempat tepat nya di rumah mewah milik Adrian saat ini mereka sedang berada di belakang rumah tempat favorit mereka berkumpul.setelah makan siang mereka memilih untuk mencari angi sepoi sepoi di belakang rumah yang di penuhi berbagai pohon buah ada mangga yang sudah mulai berbuah, rambutan yang mengantung berwarna merah dan paling istimewa buah anggur merah yang saat ini sedang berbuah lebat begitu menggiurkan siap di makan di tempat.


mereka tertawa bersama sedang kan Calvin adik Giovano sedang bersama Rizky dan adik nya yang lain nya.termasuk si kembar tengil yang sudah keluar dari kamar bik inah.


ting.....sebiah pesan masuk di ponsel tuan Bryan.Tuan Bryan membaca dan seketika senyum nya langsung terbit sambil melirik ke arah Calista yang asyik dengan si oyen di samping tuan Sanjaya.

__ADS_1


" pa...aku pulang titip cinta ku jaga dia katakan pada nya aku segera kembali.kata kan pada nya untuk menunggu sebentar lagi." ternyata itu pesan dari putra nya Giovano.ternyata sebelum berangkat Gio sempat mengirim pesan yang di tujukan pada ayah nya.


Nyonya Anggita yang berada di sebelah Tuan Bryan melihat suami nya membaca pesan merasa curiga mengapa suami nya tersenyum saat membaca pesan tersebut.


Tuan Bryan yang melihat istri nya melihat ke arah nya langsung menyerah kan ponsel yang ada di tangan nya.nyonya Anggita juga membaca isi pesan tersebut lalu tersenyum.ponsel milik tuan Bryan berpindah pindah tangan mulai dari nyonya Anggita lalu Safira yang berada di sampung yang juga memperlihat kan isi pesan yang masuk di ponsel tuan Bryan dan kali ini ponsel tersebut sudah berpindah ke tangan nyonya Laras yang di samping kiri nya ada tuan Sanjaya.mereka melihat isi pesan tersebut sambil tersenyum lalu melirik ke arah gadis cantik yang sedang bersandar di pundak sang kakek yang sedang asyik dengan kucing nya.


" kek aku mau ke kamar ya aku masih ngantuk." kata Calista.


" iya sayang pergi lah" kata Tuqn Sanjaya.


" om..tante..akunke kamar dulu ya..." pamit nya pada tuan Bryan dan nyonya Anggita.


" ayo...apa...yang di suru mommy mu" tanya nyonya Anggita.


" eeeee...ma...pa....aku kekamar dulu ya" pamit nya kembali pada tuan Bryan dan nyonya Anggita sambil tertunduk malu.


" iya sayang pergilah mimpi kan pangeran mu sana mungkin nanti ia akan merasakan ikatan batin denganmu lalu cepat cepat kembali" kata nyonya Anggita menambah rona merah di wajah cantik putri keluarga Hadininggrat.

__ADS_1


Calista masuk ke dalam kamar nya lalh naik ke atas tempat tidur nya.ia memeluk guling dan sambil tersenyum.tak lama mata nya mulai terpejam dan ia mulai masuk ke dalam mimpi di siang hari.


setelah kepergian Calista tak lama mereka bubar masuk ke dalam kamar masing masing.


" sayang bagaima menurut mu tentang Gio dan putri kita"


" maksud mu apa sayang aku tidak mengerti" kata Safira yang sudah berada di dalam pelukan suami nya.saat ini mereka sudah ada di atas tempat tidur.Safira yang sedang membuat pola jantung hati di dada Adrian membalik kan pertanyaan suami nya.sedang Adrian yang memeluk Safira jiga tangan nya tidak mau tinggal diam.tanga n nya mengelus elus punggun mulus milik istri nya yang sedang memakai baju tidur dengan tali kecil di pundak nya.


dalam sekali tarik tali tersebut dan meluncur ke bawah.dan sekarang baju Safira sudah terbuka setengah bagia atas nya.Safira buru buru menarik kembali sambil memukuk tangan suami nya.


" iiihhh......nakal dech jangan mulai.....masih siang..." kata Safira.namun gerakan tangan Safira yang akan kembali memasang tali tersebut di cegah Adrian dengan gelengan kepala.


" aku mengingin kan mu..." suara parau milik Adrian yang sudah di kuasai nafsu.


Adrian mencium bibir Safira dan mulai mengeksplore tubuh istrinya.mulai dari atas sampai ke bawah.memberikan sentuhan pada bagian bagian terlemah milik istri nya yang menjadi tempat favoritnya.Safira hanya bisa pasrah kalau suami nya sudah menginginkan maka ia tak akan bisa menolak nya bahkan untuk melarikan diri saja dia tidak mungkin bisa karena Adrian tidak akan membiar kan nya lolos begitu saja.


Adrian mulai melakukan penyatuan nya dengan sang istri suara desahan yang keluar dari mulut Safira membuat Adrian semakin menggila.Adrian membuat stempel tanda kepemilikan di tubuh istri nya.membuat sang pemilik tubuh terus mendesis nikmat.tak lama ia sudah berada di puncak nya sedang suami masih tetap berada di tempat nya membuat nya terus mendesis nikmat.tak lama suara lenguhan Safira yang sudah mengeluar kan bisa kenikmatan nya terdengar membuat Adrian terus menghentak kan milik nya.Adrian masih tetap di tempat nya belum ada tanda tanda ia sampai di puncak nya.padahal sang istri sudah berulang kali berada di puncak dan meluncur bebas.tak lama suara Adrian yang sudah mencapai puncak nya pun terdengar bersamaan dengan suara Safira yang kembali berada di puncak karena hentakan hentakan yang di berikan Adrian membuat nya semakin melayang.

__ADS_1


bersambung


dukung author lewat rate, like, dan vote nya jangan lupa meninggal kan jejak cantik kalian dan coment yang mendukung author agar semakin semangat.jangan lupa mapir di kisah cinta Calista dan Giovano di KEKASIH MASA DEPAN


__ADS_2