
Waktu terus berlalu semua kembali pada semesti nya.Keluarga yg hangat hidup rukun bahagia.kepergian Giovano kembali pada keluarga yg semesti tak membuat rmh yg dl ceria menjadi suram.meski kepergian nya membuat seseorang berbeda seperti biasa nya. Gadis kecil yg dl ceria kini berubah menjadi sdkt pendiam ia seakan lbh deawasa dr gadis seumuran nya.Calista kecil yg dl ceria skrg menjadi gadis pendiam.ia sering menghabis kan waktu dengan membaca berbagai macam buku mulai dr buku pelajaran,cerita anak anak, bahkan tak jarang ia membaca buku milik Adrian.semua gerak gerik nya seakan mampu menipu semua org yg ada di rmh itu padahal semua itu hanya mengalihkan perhatian mereka agar tdk mengira ia msh bersedih semenjak kepergian Giovano.
flasback on...
" sayang km gak boleh nangis ya nanti om gio nya balik lg kok" bujuk Safira pada anak gadis nya.namun semua itu tak mampu menghentikan tangis dan rengek an dr sang anak.
malam mulai larut semua sdh pada tertidur namun Safira msh terjaga di dampingi sang suami.
" sayang apa yg harus aku lakukan pada anak kita ia terus bersedih aku tdk bs melihat nya trs bgn" kata Safira pada Adrian yg ikut duduk di samping nya.Adrian hanya terdiam lalu memeluk istri nya.namun di balik pintu kamar yg sedikit terbuka seorang anak kecil yg di bicara sedang menguping di balik pintu.
" maaf mommy maaf in kakak.kakak janji gak akan sedih lagi" katanya dlm hati lalu pergi kembali msk ke dlm kamar nya.
pagi menjelang suam sdh ada di meja sarapan bersama kali ini sdkt berbeda.Calista kecil sdg duduk di meja sambil membaca sebuah buku yg dia temukan di dlm ruang baca Adrian.
" Majalah bisnis???" Adrian bertanya dlm hati ia jg melihat sorot mata sang ayah yg ikjt memperhatikan sang cucu yg sedang membaca buku tersebut.
" pe ngu saha yang suk ses di usi a mu da ber na ma Ad ri an Ha di ning rat" Calista membaca sampul majalah tersebut dengan terbata bata lalu mata nya berbinar binar.
"waaaaahhhhhh dady masuk buku niiiii" kata Calista sambil menunjukan buku yg di baca nya.
" itu buku 3 thn yg lalu sayang skrg pun dafdy mh msk majalah dan tv km mau lht???" kata Adrian.Calista mengangguk kan kepala nya.lalu Adrian membuka sebuah chanel tv yg baru baru ini mewawancarai nya sebagai pengusaha sukses berikut keluarga nya anak berserta istri nya.namun Adrian tdk mengijin kan mereka utk meliput anak dan istri nya hanya mengijin kan utk melihat beberapa foto yg ada di dlm ponsel nya.
" daddy gmn sich supaya bs terkenal" ty Calista
__ADS_1
" belajar" jwb Adrian.
" belajar???" kata Calista yg di balas anggukun oleh adrian.
" daddy dl sangat suka membaca" kat Adrian.
" sungguh" ty Calista yg di bals anggukan kepala.
" kl bgt nanti daddy beliin aku buku yaa yg banyak" kata Calista.
Adrian hanya tersenyum lalu mengagngguk kan kepala nya.
siang itu jg mereke pergi ke sebuah toko gramedia.byk buku yg di beli Calista ia tertarik dengan buku cerita mulai dr cerita binatang, sampai ia melihat buku tentang desain pakaian pesta.
" oooo itu buku utk membuat gaun sayang" kata Adrian.
" nenek jg bs lo mengambar sprt ini" kt nya lagi.
" sungguh" ty Calista yg langsung di iya kan dengan Adrian.
" aku boleh ambil ini gak" ty nya lg Adrian hanya mengangguk kan kepala nya.
ada hampur dua puluh buku yg di beli Calista namun ia tak membeli satu pun cerita tentang putri dan pangeran ia lbh byk membeli buku cerita binatang jg buku lain nya.ia sengaja td membeli buku tentang putri dan pengeran karena mengingat kan nya dengan Giovano pangeran nya.
__ADS_1
flasback off...
jd lah skrg ia menjadi anak yg suka membaca dan mengambar desain gaun mulai dr gaun yg di pakai anak anak seumuran nya meski gambar tersebut msh acak acak an.
" sayang apa kamu gak lelah ngambar mulu dr td coba nenek lht gambar mu" kata nyonya Laras yg tiba tiba muncul dr dlm kamar nya.
" wah bagus banget km hrs belajar lbh giat kl mau sprt nenek" kata nyonya Laras bgt melihat hasil karya cucu nya.
" sekarang istirahat dl gih bobok siang dl nanti lanjut lg" Calista hanya menuruti saran samg nenek.ia melangkah kan kaki nya menaiki tangga hingga di depan kamar nya.saat pintu tertutup ia bersandar di balik pintu sejenak lalu berjalan enuju tempat tdr nya.ia duduk di atas tempat tdr nya.tangan kecil nya merayap kebawah bantal mencari sesuatu.saat tangan nya mendapat kan apa yg di cari nya lalu ia menarik keluar benda benda tersebut.ternyata benda itu adalah sebuah figura kecil yg di dalam nya terdapat foto Giovano bersama dengan nya." aku akan tgu in om cpt dtg ya om jgn lupa in aku"perlahan air mata nya turun mengalir membasahi pipi cubby nya.ia mengis sambil memeluk foto tersebut lalu merebah kan kepala nya sambil terus menangis hingga terlelap.
sedang di belahan dunia yg lain nya tamapak seorang laki laki tampan berdiri menghadap ke arah jendela.tamapk di luar jendela ada danau buatan yg indah di hadapan nya.
" ada dengan ku sdh seminggu ini aku tdk merasakan perasaan sprt ini namun kenapa aku kembali merasakan hal ini" kata laki laki yg berdiri menghadap jendela.ternyata laki laki tersebut adalah Giovano alias Wawan yg sedang berada di dlm ruangan nya.saat ini ia akan di perkenal kan oleh kedua orang tua nya sebagi pangeran mahkota yg akan menggantikan tuan Brian kelak.ia jg sdh bertemu dengan dua adik nya yg bernama Calvin Orlando dan Giovani Orlando.Calvin Orlando adik laki laki nya yg berjarak sepuluh tahun dr nya sedang kan Giovani umur nya sebaya dengan gadis kecil yg selalu di rindukannya.
" apa kau msh mengingat nya" tiba tiba seseorang dtg mak keruangan tersebut yg tak lain adalah tuan Brian ayah nya.
" papa tau kau sangat merindukanya tp semua ini jg yg terbaik nak. cobalah utk melupakan nya sdkt meski tak mudah semua itu jg demi kebaikannya.percaya lah jodoh tdk akan kemana mana papa janji seandai nya kelak kau ingin kembali kesana papa tdk akan melarang mu dan papa janji akan menjaga nya utk mu papa akan mengirimkan bbrp bodyguard utk menjaga nya tanpa sepengetahuan nya kecuali Sanjaya dan Adrian.papa akan memberi tau kan mereka agar mereka tdk khawatir saat mereka tau ada bbrp org yg selelu mengikuti gadis kecil mereka.namun saat ini papa mohon fokus lah pada tanggung jawab mu nak hbs kan masa penantian mu dan dua belas tahun lg papa akan membiar kan mu pergi sesuai keinginanmu papa tdk akan mengehentikan mu dengan alasan tahta ini atau apa pun nak papa berjanji pada mu" kata tuan Brian panjang lebar sambil berdiri di sampung Giovano yg ternyata sdh menetes kan air mata nya meski buru buru ia menghapus nya meski tanpa sengaja Tuan Brian melihat saat ia mengapus air mata tersebut.
bersambung
dukung author lwt like dan vote nya yaaa hari ini dua bab cukup kan kl gak ada halangan nanti mlm up satu lg buat hadiah tahun baru utk para readers ku tercinta
bye....bye..bye...
__ADS_1