
Adrian masuk ke dalam villa sambil menggendong 2 anak nya sedang safira yg msh merasa tdk enak karena kehadiran herman di depan keluarga adrian msh memegangi tangan adrian.
" sayang" panggil safira ke adrian yg br saja menurun kan anak anak mereka di kamar anak saat msk kamar anak mereka.adrian yg mengerti dengan apa yg di rasa kan safira langsung meninggalkan safira tanpa mengatakan apa pun.adrian langsung msk kamar mereka.safira yg melihat adrian yg langsung pergi merasa kan sakit dan kecewa karena kenapa di saat ia menikmati kebahagian tiba tiba sj semua berbalik tdk seperti yg ia bayangkan sebelum tiba di villa.
" safira pergi meninggal kan anak anak nya bersama pengasuh mereka.safira masuk ke kamar nya namun tdk melihat adrian.safira menuju balkin kamar nya namun td jg melihat adrian.safira jg memeriksa kamar mandi namun tdk jg menemukan adrian.air mata safira yg sdh ingin keluar sejak adrian keluar dr kamar anak nya akhir nya keluar tanpa aba aba.safira menangis sesenggukan sambil menutup wajah nya.safira menahan tangis nya agar tdk terdengar org dr luar.
tiba tiba.....
" sayang kenapa kau menangis" suara adrian menghentikan tangisan safira.adrian memeluk safira dr belakang safira dengan erat seakan akan tdk ingin melepas kan safira.safira yg tdm menyangka adrian ada di belakang nya langsung membuka tangan yg menutupi wajah nya lalu berbalik.
" sayang..." safira tdk bs melanjut kan kata kata nya namun terus menatap adrian yg tersenyum menatap nya.
" sayang..." lagi lagi safira hanya bisa mengucap kan kata yg sama.
" kenapa" ty adrian
" sayang.." safira langsung memeluk adrian dan menumpah kan tangis nya di dada bidang adrian.
" apa kau marah pada ku??" ty safira yg hanya di balas gelengan dan kecupan kecil di bibir safira.
" kenapa aku harus marah pada mu apa salah mu selama kau menjadi istri ku aku tak akan bisa marah pada mu karena aku sangat mencintai mu sayang" kata adrian yg di setiap kata nya memberi kan kecupan kecil di bibir safira.
__ADS_1
" lalu...kenapa.....kau...meninggal...kan...aku..." kata safira yg kata kata nya terputus putus karena setiap safira berkata adrian terus memberikan kecupan kecil di bibir nya
" aku hanya ingin melihat ekspresi mu saja" kata adrian sambil tersenyum namun tetap memberi kan kecupan kecupan di bibir safira
" sayang.... apa .....kau.... tidaak.... marah...." ty safira yg msh dengan ucapan yg terputus putus kerena ulah adrian yg msh memberikan kecupan kecupan kecil di bibir safira
" hentikan...." bentak safira yg mulai jengah dengan tingkah adrian tiada henti mencium bibir nya.adrian yg melihat perubahan safira langsung tergelak.
" ha... ha...ha....ha.." tawa adrian memecah suasana yg semula yg terlihat romantis berubah menjadi lucu karena wajah safira yg cemberut.safira melepas pelukan adrian lalu berjalan ke arah sofa yg ada di dalam kamar.saat akan melangkah kan kaki nya tiba tiba tubuh safira melayang.adrian menggendong safira ala bridal style menuju ranjang mereka.
adrian meletak kan tubuh safira di atas tempat tidur.adrian menindih tubuh safira dan menahan tangan safira di samping kepala nya.safira tdk bs berkutik karena tubuh adrian yg besar dan berotot hasil dr olah raga nya di saat hari libur blm lg adrian hrs setiap plg kerja py kewajiban push up di bebani anak anak yg ada di punggung nya sebanyak 30 kali.semua kegiatan itu membuat nya terlihat gagah perkasa.
" safira malaika sayang ku ratuku cinta ku kau hidup aku tdk akan pernah melepas kan mu apa punyg terjadi.siapa pun ingin menyakiti mu atau ingin memisah kan kita.maka ia akan menghadapi ku lbh dulu.kita hanya akan berpisa karean allah bkn camput tangan manusia.sayang ku ratuku cintaku" kata kata adrian langsung menyentuh hati safira.
"aku juga mencintai mu sayangku suamiku imamku rajaku tuanku" kata kata terakhir safira membuat adrian mengangkat sebelah alisnya
" tuanku??"kata adrian sambil mengangkat sebelah alisnya.safira hanya bisa mengganggukan kepala nya mah tetap di bawah tubuh adrian yg msh menindih nya.
tiba tiba.....
tok..tok...tok...nyonya tuan ada yg ingin bertemu.suara ketukan pintu membuat suasana yg romantis yang akan berubah menjadi suasana yg bergairah menjadi suasana yg membuat penghuni kamar langsung merapikan diri mereka yg sdh sdkt di kuasai gairah.terutama adrian yg tujuan nya memang ingin berbulan madu.
__ADS_1
"" hhhhhh menganggu aja br aja mau dapet ronde pertama sdh bunyi alarm nya" kata adrian yg langsung membuat safira tertawa
" sabar ya sayang aku milik mu selama tgl di villa aku akan mengikuti semua permintaan mu." kata safira membuat hati adrian senang
" baik lah bgt aku akan selalu membuat mu merintih setiap malam sebelum kau meminta ampun aku tdk akan melepas kan mu" kata adrian yg langsung mendapat kan pukulan di bahu nya.
Safira berjalan ke arah pintu lalu membukanya.Safira melihat bik inah di depan pintu.
" ada apa bik inah" ty safira
" anu nyonya di bawah ada tetangga nyonya di kampung ingin bertemu nyonya sy sdh menyuruh mereka kebelakang ibu nyonya dan nyonya besar jg sdh di belakang bersama ibu ibu yg lain nya. saya di perintah kan nyonya besar untuk memanggil nyonya turun" kata bik inah sambil senyum senyum
" baik lah bi terima kasih ya sy lht anak anak dulu" kata safira
" anak anak sdh ada sm den ilham sm den yusuf nyonya mereka lg menangkap ikan du belakang" kata bik inab memberi tau safira kl saat ini anak anak nya sedang bersama kakak dan adik nya
safira kembali ke dalam kamar lalu mengatakan pada adrian apa yg di kata kan bik inah td.safira keluar dr dlm kamar lalu menuju ke belakang villa bersama adrian sambil berjalan bergandengan tangan.adrian yg menggandeng tangan safira sesekali mencium tangan safira.mereka tampak mesra dan mereka td menyadari perbuatan mereka menarik perhatian org yg melihat.adrian dan safira berjalan di samping ruangan kaluarga yg hanya terbatas jendela kaca besar yg menjadi pintu masuk ke belakang.
Diantara mata yg melihat kebahagian safira dan adrian ada sepasang mata yg memandang dengan wajah sinis seperti memiliki niat tersembunyi.
bersambung....
__ADS_1
siapa kah yg memiliki mata itu???? kita cr tau di episode selanjut nya ya readers jgn lupa like sm vote nya biat author