
Matahari mulai menampak an sinar nya masuk melalui celah yg msh sedikit terbuka.sinar nya yg terang mulai mengusik tdr gadis kecil yg semalam sedih.Calista bangun dr tdr nya ia duduk di sisi tempat tdr nya.
tok.....
tok.....
tok...
" sayang kau sdh bangun" nyonya Laras msk ke dlm kamar Calista.ia melihat sang cucu yg blm jg bersiap utk berangkat sklh.ia jg melihatan wajah gadis kecil itu sdkt muram.ia mengerti apa yg sedang di alami oleh cucu nya yg cantik.
" nenek" Calista berhambur ke arah nenek nya lalu memeluk nya.
" maaf kan nenek ya sayang maaf nenek br bs menemani mu sayang" nyonya Laras mencoba sdkt menjelas kan pada Calista sprt apa dan bgm dan kenapa ia sprt itu.ia tak ingin cucu nya yg cantik meras di asing kan.
" sayang kakek" tuan Sanjaya msk ke dlm kamar calista jg asisten tampan dan adik nya Rizky.
" kakek" Calista menghambur ke pelukan kakeknya.
" km baru bangun gmn kl mandi dl kt renang yuk " kata tuan Sanjaya mengajak cucu nya agar kembali ceria dan tdk memikir kan sesuatu yg tak pernah terjadi.
" kakek ini kan msh pagi bahkan ini br jam 7 pagi kan msh dingin kek aku malas ahhh"
" trs mau nya kt keman skrg hari ini kakek ingin mengajak kalian jln jln" kata tuan Sanjaya sambil melirik sang istri yg hanya di bls senyuman.
" gmn kl kt ke rmh skt saja kek aku ingin ketemu Fian, mommy dan daddy"kata Calista
__ADS_1
" apa kau yakin" ty kembali tuan Sanjaya.Calista hanya menganggukan kepala nya.
" kl gt aku mandi dl ya"
" mau nenek mandi in sayang"
" gak ah aku kan sdh besar sdh py adik dua lo" kata Calista sambil melompat dr tempat tdr nya.
" kl gt nenek siapain sarapan dl ya km mau mkn apa sayang"
" hhhmmmm aku mau makan dia" kata Calista sembari menujuk asisten tampan Wawan.semua tertawa mendengar kata kata dr Calista.
" mau pake toping apa" kali ini asisten Wawan menimpali.
" saos sambal extra pedas level sepuluh ya" kata Calista sambil mengedip kan mata nya lalu tertawa keras sambil msk ke kmr mandi.
saat ini mereka sedang sarapan asisten Wawan pun ikut sarapan bersama.selesai sarapan mereka berangkat menuju rmh sakit.
" asalamualaikum" mereka serempak mengucap kan salam saat msk ke kmr inap Safira.
" wa alaikum salam" jwb Safira dan Adrian serempak.
" hai sayang...." Adrian langsung menghampiri anak anak nya dan memeluk mereka.
" maaf kan daddy ya sdh bbrp hari daddy td menemani kalian bermain tp hari ini kt bs bermain lg sprt kmrn kmrn karena mommy hr ini sdh bs plg jd kt bs main sepuas nya bersama.
" benar kah dadd" Calista tampak bahagia saat mendengar mommy nya sdh di perboleh kan plg berserta adik kecil nya.Arian hanya mengangguk an kepalanya.
__ADS_1
" yey...ye..ye...ye..yeyyyyy" Calista dan Rizky bertriak kegirangan krn ucapan Adrian.
" ssssstttttt" Safira menempel ka telunjuk nya di bibir nya sambil melirik ke arah box bayi yg berisi bayi laki laki tampan yg br saja tertidur hbs di susui oleh sang ibu.sontak anak anak nya langsung menutup mulut mereka lalu terkekeh pelan.semua yg melihat tersenyum melihat tingkah dua anak kecil yg br saja menjadi kakak.
Tuan Sanjaya melirik ke arah Adrian yg memeluk anak gadis nya lalu mengangguk kan kepala nya.semalam setelah asisten Wawan menjelas kan perihal Calista yg menelefon nya mlm mlm.tuan Sanjaya langsung menghubungi Adrian di tengah mlm.Adrian pun menyesali perbuatan nya yg sdh dua hari ini ia abaikan karena kelahiran sang buah hati dan Safira.Adruan tdk ingin ada kesenjangan antara anak tiri dan anak kandung nya.ia berjanji selama nya bahwa anak kandung nya kelak tdk akan pernah mengetahui bahwa kakak nya bkn lah kakak kandung nya melain kan hanya kakak tiri.
" jam brp mommy plg"
" sbntr lg sayang ini tgl tgu kunjungan dokter skl lg lalu kt akan plg bersama sama.
" kl gt kakek dan daddy akan ke kantin dl ya ks an daddy ia blm sarapan" kata tuan Sanjaya seraya berdiri dr duduk nya.
" ayo Adrian ada yg ingin papa bcr kan dan km jg ikut biar kan para wanita dsn sdh ada dua jagoan yg pst akan menjaga mereka " kata tuan Sanjaya menepuk pundak Rizky lalu menoleh ke arah box bayi.
mereka melanglah kan kaki mereka ke arah kantin.Adrian yg blm sarapan memesan kopi dan roti bakar.sambil sarapan mereka membahas tentang tender pembangunan istana Orlando di rusia akan segra di presentasi kan oleh asisten Wawan.mereka jg membahas tentang Calista dan tuan Sanjaya meminta asisten Wawan agar tdl di rmh mereka utk bbrp saat.Adrian pun setuju ia menganggap asisten nya sdh sprt saudara nya sendiri.akhir nya di putus kan bahwa asisten Wawan akan tinggal di rmh Adrian sampai batas wkt yg tdk di tentukan.
Mereka kembali ke dlm menuju ruangan Safira namun sebelum nya tuan Sanjaya dan Asisten Wawan menemani Adrian menyelesai kan admintrasi Safira.lalu mereka melangkah lg langsung menuju ruangan Safira.Saat mereka akan memasuki ruangan Safira mereka berpapasan dengan dokter yg br saja melakukan kunjungan nya pada Safira dan sdh memperboleh kan Safira plg.semua tampak bergembira terutama dua anak kecil yg sdh mulai berebut adik kecil yg cm satu.
" daddy kenpa sich buat adik nya cm satu kan hrs nya ada dua biar kakak tdk rebutan sm kiki" Calista mulai merajuk.
" baiklah kl bgt skrg kakak ngalah dl ya bln depan daddy akan buat kan utk kakak adkk yg baru oke" Adrian mengucap kan kata kata yg membuat nya mendapat pukulan di bahu mya dr nyonya Laras sedang kan Safira langsung menepuk jidat nya mendengar kata kata ambigu yg menjurus vulgar pad anak yg blm mengerti apa apa itu.Tuan Sanjaya dan Asisten Wawan hanya menggelengkan kepala nya.
Adrian mulai mengemasi brg brg Safira di bantu nyonya Laras sedangkan asisten Waan kembali ke kantor utk memeriksa situasi kantor lalu ke apatrtemen nya utk berkemas jg karena hari ini jg ia akan pindah utk tinggal di rmhAdrian.sedang tuan Sanjaya menelefon rmh agar semua pelayan bersiap menyambut sang pangeran kcl.
kesibuka para pelayan hilir mudik ada bagian dpr ada bagian kamar Adrian dan Safira yg mempersiap kan kedatangan tuan dan nyonya yg sedang berbahagia.kamar Adrian yg terletak di lantai tiga kini sdh tdk terpakai semenjak Safira mengandung agar tdk terlalu jauh jarak anata kamar dan dapur tempat biasa Safira mengahbis kan waktu selama kehamilan nya. dan setelah melahirkan kamar Adrian dan Safira kembali pindah namun kali ini menempati kamar utama yg ada di lantai bawah agar memudah kan Safira utk berkativifas kerena sdh memiliki seorang by kg yg menurut Adrian akan sangat merepot kan jg selalu turun naik.sedang kan asisten Wawan menempati kamar Adrian dl di lantai tiga.
__ADS_1
bersambung..
dukung autbor dengan like dan vote nya ya jgn lupa