
safira yg msh diam sambil melotot kan mata nya saat adrian mengatakan akan menikahi nya tampak msh bingung.karena sebenar nya dia mulai jatuh hati pada adrian tyrex nya yg tampan.namun disisi lain nya hati jg tak bs menerima situasi nya saat ini yg sdh menyandang status janda untuk kedua kali nya.apakah ia bs menikah untuk ke 3 kali nya hanya itu yg menjadi pertanyaan dalam benak nya meski hati nya berkata lain.karena melihat safira hanya terdiam saat dia mengatakan akan menikahinya membuat adrian menarik tangan safira menuju kamar nya di lantai 3.sedang safira yg msh bingung hanya bs mengikuti apa yg adrian lakukan.setelah sampai di kamar adrian menyuruh safira diam di dlm kamar nya lalu turun untuk membawa anak anak safira.sebelum berlalu keluar dr kamar nya adrian berbalik lalu berkata pada safira
"siapkan jawaban mu tentang pernyataan ku td" kata adrian safira hanya bisa terdiam tak mampu bcr apa pun msh memikir kan apa yg hrs dia kata kan nanti pada adrian.adrian turun dengan langkah lebar ke ruang mkn.
" ayo calista , rizky ikut daddy ke kamar mama sdh menunggu di kamar" kata adrian sambil menggendong rizky yg duduk di samping mama dan mengandeng tangan calista yg duduk di pangkuan papa nya.sikap adrian yg nyeleneh membuat org tua bertanya tanya.
" hai adrian mau kau bw kemana cucu papa" kata tuan sanjaya
"iya mau di bawa kemana cucu laki laki mama dan dmn anak perempuan mama kenapa kau membawa nya mereka blm selesai makan mama tdk mau mereka skt kr tdk makan" kt nyonya laras sambil berkacak pinggang
" adrian akan membawa mereka ke kamar mereka bs mkn di kamar. adrian cm takut mereka terkontaminasi. kata adrian sambil berlalu namun kata kata nya tambah membuat mama melotot kan mata
" memang nya kami ini virus apa sampai takut mereka terkontaminasi" kata nyonya laras msh melotot kan mata nya
"mama lupa mama br plg dr mana" jwb adrian sinis lalu mengatakan pada bik inah untuk membawa mkn ke kamarnya untuk mereka
" bik bw kan makanan utk kami" kata adrian yg di bls anggukan oleh bik inah
__ADS_1
" heiii.. adrian anak bodoh anak kurang ajar berani sekali kau blg kami mengandung virus kembali kan anak cucuku" terdengar suara nyonya laras berteriak saat melihat adrian mulai naik menuju kamar nya
setelah adrian berlalu membawa anak anak safira.sedangkan tuan sanjaya dan nyonya laras serta bik inah tertawa cekikikan agar tdk terdengar adrian.
" akhir nya adrian masuk jebakan kita pah" kata nyonya laras
" terima kasih bik inah kl bkn karena bibik yg menjadi mata mata kami.kami tdk akan tau gmn hubungan mereka.kata nyonya laras.ternyata selama ini bik inah lah yg jg memberi informasi pada org tua adrian tentang safira.wanita lemah lembut dan penyayang yg selalu mengerti kemauan adrian.
" skrg kt sdh tau bgmn persaan adrian pada safir skrg kt tinggal melihat bgmn reaksi safira" kata nyonya laras
" bagai mana kalau safira tdk bersedia" kata tuan sanjaya
" apa tuh ma" ty tuan sanjaya kepo
"iiihh... kepo dech papa" kata nyonya laras sambil mengedip kan sebelah mata nya dan mengibas kan rambut nya dengan gaya genit nya.tuan sanjaya hanya menggaruk garuk tengkuk nya yg tdk gatal seraya menggerak kan dagu nya menunjuk nunjuk arah kamar nya menandakan ada mau nya.
" iiihh papa sdh mau py cucu dua jg msh aja seneng yg begituan" kata nyonya laras yg mengerti mau suami nya yg msh tampan walau umur nya sdh mencapai 50 tahun lebih
__ADS_1
" begituan apa ya nyonya" kata bik inah yg sdh siap membawa makanan ke kamar adrian
" ah bukan apa apa sdh sana buruan jgn biar kan anak dan menantu ku serta cucu ku kelaparan" kata nyonya laras mengalih kan pembicaraan nya
Adrian saat ini sdh ada di dalam kamar nya.adrian melihat safira sedang duduk di sofa di dlm kamar nya sambil melamun.lalu menurunkan rizky tepat di samping safira yg langung membuyar kan lamunan safira.lalu melangkah kan kaki nya ke ruang ganti.adrian msk utk mengambil sesuatu yg tak terlihat lalu ikut duduk terdiam di samping safira yg memangku rizky anak laki laki nya.
di saat yg sama bik inah membawa mkn an utk mereka lalu melangkah kan kaki nya keluar dr kamar adrian.sebelum keluar kamar bik inah sempat melirik ke arah samping kanan adrian.ia melihat sebuah kotak berbentuk jantung hati berwarna merah berkain bludru.yg di pasti kan isi nya cincin.
karena sdh ada mkn an di depan nya safira segera menyiap kan mkn an utk mrk karena mereka blm sempat mkn byk br 2 suap sdh ada kejadian td yg membuat nya bingung jd skrg dia hrs mkn utk mempersiap kan diri memberikan jawaban tentang pernyataan adrian.safira jg menyiap kan makan untul adrian seperti biasa.
suasana hening sejenak lalu adrian mulai buka suara seraya meletak kan kotak berbentuk jantung hati di depan safira yg dia ambil dr kamar ruang ganti nya td lalu membuka nya .
" bagai mana sdh kau siap kan jawaban mu" tanya adrian yg seketika membuat safira menghentikan kegiatan makan nya.safira hanya terdiam ia tak tahu hrs berkata apa karena semua terlalu cepat.sambil terus menatap cincin berlian yg ada di depan mata nya.lalu mendukan wajah nya tanpa berkata apa pun.
" tidak perlu menjawab skrg aku akan menunggu mu tp utk mlm ini kau dan anak anak akan tdr di kamar ini bersama ku.aku tdk menerima kata penolakan. aku tdk mau mama dan papa diam diam menemui mu mempengaruhi mu untuk menjadi anak nya" kata adrian yg merasa bahwa niat orang tua nya utk mengadopsi safira dan anak nya msh berlanjut.adrian tdk tau bahwa itu adalah hanya alasan agar adrian mengakui persaan nya pada safira.dan terbukti adrian langsung berani menyatakan perasaan nya saat itu jg.
safira tdk tau hra berkata apa apa sedang kan menolak pun dia tak bs kerena setelah bik inah pergi adrian mengunci pintu kamar nya dan melepas kan kunci dan memasuk kan nya ke kantong celana nya.
__ADS_1
bersambung......
bagai mana msh mau lanjut msh penasaran dukung terus author ya jgn lupa like dan vote nya untuk author!!!!