Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 101


__ADS_3

Reyhan hanya menghela nafasnya melihat Kayra yang sedang marah pada nya di baringkan nya tubuh nya dan memeluk Kayra dari belakang


"Sayang kau marah?"


"Menurut mu" singkat kayra


"Aku tidak bisa mengizinkan Ailee aku takut sesuatu yang buruk terjadi" ungkap Reyhan


"Kau memang menyebalkan Reyhan" ucap Kayra melepaskan pelukan Reyhan di pinggang nya dan menarik selimut sampai lehernya


"Huhhhh" helaan nafas panjang terdengar dari Reyhan


Pagi hari...


"Tuan jadwal anda hari ini...." kata Diki menjelaskan semua jadwal Reyhan hari ini.


buat yang nanya Arion dimana kenapa selalu Diki yang ada di samping Reyhan dan jarang sekali Arion terlihat? jawabannya dia mengerjakan bisnis Reyhan yang lainnya dan sesekali ia membantu di Perusahaan bahkan sekarang saja ia sedang mengerjakan pekerjaan yang sangat membuat jiwa nya tertantang. Pekerjaan apaan tuh? (penasaran?) wkwkwk ditunggu aja ya 🤣


Diki yang asik menjelaskan dan Reyhan yang melamun dia sama sekali tidak mendengar apapun yang diucapkan oleh asisten nya itu dia terhayut dalam pikirannya sendiri.


Diki yang masih membacakan jadwal Reyhan dan ia merasa bahwa Tuan nya itu sama sekali tidak merespon ucapan nya di toleh nya ke arah Reyhan yang ternyata sedang melamun. "Tuan apa anda mendengar jadwal anda hari ini?" ucap Diki mencoba menyadarkan Reyhan tapi sang empu masih melamun entah apa yang ia lamunkan


"Tuan" Panggil Diki sedikit keras


"Hello Tuan Reyhan" panggil nya lagi keras

__ADS_1


"Kau mau mati Diki?" kesal Reyhan


"Maaf Tuan" ucap Diki menundukkan kepala


"Ck kau berisik sekali pergilah batal kan semua jadwal ku hari ini" ucap Reyhan


Melihat Tuan nya yang sepertinya sedang kelelahan Diki pun mengiyakan ucapan Reyhan


"Baik Tuan saya permisi" kata Diki pergi


"Hah Kayra kau membuat ku pusing" ucap Reyhan terus memikirkan istri nya yang sedang marah pada nya


sedangkan di sisi lain


"Bayi anda sangat sehat Nyonya dan Bayi anda berusia 4 Minggu jadi pastikan bahwa anda tidak kelelahan dan banyak pikiran karna di usia seperti ini rentan sekali keguguran" jelas Dokter


"Baik Dok" ucap Kayra tersenyum


ya sekarang Kayra sedang berada di rumah sakit dan mengecek kandungan nya.


Dokter yang menanganinya ini adalah Dokter yang ia temui bersama Bella 2 bulan yang lalu Dokter yang memberikan vitamin penyubur kandungan


"Ini ada vitamin jangan lupa di minum Nyonya supaya bayi nya sehat dan sebulan sekali lakukan pemeriksaan" ucap Dokter


"Baik Dok terimakasih"

__ADS_1


"Sama-sama Nyonya mari saya antar" kata Dokter


Di dalam mobil terlihat Kayra terus memandangi foto hasil USG nya tadi sebuah senyuman merekah di wajahnya Lea yang melihat Nyonya nya terus tersenyum dia pun ikut bahagia


"Nyonya kita kemana?


"Perusahaan"


"Baik Nyonya"


Sesampainya di perusahaan nya kayra langsung bekerja ia tidak mau perihal ia sedang hamil membuat dirinya malas dia tetap bekerja meski sedang hamil jika Reyhan tahu pasti Reyhan sudah melarang keras apa yang sedang ia lakukan tapi berhubung Reyhan belum tahu ini di gunakan nya untuk bekerja.


"Nyonya makan siang anda" kata Lea


"letakkan di sana"


Tanpa menjawab Lea langsung memberikan ponselnya pada Kayra. Kayra yang bingung pun bertanya pada Lea tapi Lea hanya menggeleng kan kepala dan tak lama terdengar suara seseorang


"Kayra Fitaloka makan makanan mu sekarang juga ini sudah lewat jam makan siang kau tidak kasihan dengan anak mu" Teriak seseorang di ponsel yang tak lain adalah Bella


"Ck kau menelpon nya?"


"Tidak Nyonya tapi dia menelpon saya" ucap Lea


"Iya" jawab Kayra langsung mematikan sambungan telepon nya dari Bella

__ADS_1


__ADS_2