Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 185


__ADS_3

"Arion" panggil Kayra ingin mendekat tapi tangan nya di cekal oleh Reyhan.


"Sayang bangun lah" ucap Arion gemetar


Betapa sakit hatinya ketika melihat pasangan nya tengah berada di pelukan pria lain dan tanpa mengenakan pakaian.


"Eughhh, Arion" ucap Lea terbangun ia belum sadar kalau ia tidak memakai pakaian.


Arion menatap ke arah Mark dan Mark mengerti dia langsung mengambil selimut di lemari untuk menyelimuti tubuh Diki.


Arion segera mengendong tubuh Lea dengan selimut melapisi tubuhnya.


"Turun kan aku, aku masih ngantuk sayang" ucap Lea belum sadar dia malah membaringkan kepalanya dengan santai di dada Arion


Lea membuka matanya dan menatap Arion


"Sayang" panggil Lea


"Kepala mu sakit?" tanya Arion mendudukkan Lea di wastafel kamar mandi


"Ya sakit sekali" ucap Arion


"Kau merasakan sesuatu yang aneh terhadap dirimu?" tanya lembut Arion


"Apa?" bingung Lea


"Kenakan pakaian mu sayang" ucap Arion memberikan pakaian ke tangan Lea


"Hah apa maksud mu?" ucap Lea lalu ia menundukkan kepalanya

__ADS_1


"Arion apa ini?" ucap Lea


"Pakai lah dulu pakaian mu setelah itu kita berbicara di luar" ucap Arion dengan lembut.


Arion meninggalkan Lea di kamar mandi sendiri.


Dengan kesal Mark mengambil air minum di atas nakas dan menyiramkan nya ke wajah Diki.


Diki seketika kaget dan refleks terbangun.


"Bangun!" dingin Mark


"Mark" ucap Diki


"Tuan" ucap Diki menatap ke arah Reyhan yang sedang menatap dirinya penuh dengan intimidasi begitu juga dengan Kayra yang tak kalah tajam nya.


"Pakai pakaian mu Diki" sentak dingin Kayra lalu ia di bawa Reyhan keluar untuk Diki mengganti baju.


Diki terkejut mendengar ucapan dingin nyonya nya yang terlihat sangat marah.


Setelah selesai semua orang berkumpul dan duduk di sofa.


Reyhan dengan santai nya ia bermain ponselnya dengan menyilangkan kedua kakinya.


"Bisa di jelaskan?" dingin Kayra


"Apa maksud nya nyonya saya tak mengerti" ucap Lea


"Jangan berbicara sebelum ku suruh bicara!!!" tekan kayra sambil mengangkat tangannya

__ADS_1


"Diki tak mungkin kau tak mengingat nya?" ucap Kayra menatap tajam Diki


Diki terdiam tak berani berbicara


"Lea kau lihat kasur mu itu dan ingat lah apa yang telah terjadi diantara kau dan Diki tadi malam" ucap Kayra menunjuk kasur itu


Lea berfikir keras dan sepintas aksi yang ia lakukan semalam terlintas di benak nya


Lea menatap Arion dengan gemetar menahan tangis.


"Sayang aku" ucap Lea


"Aku akan bertanggung jawab, aku sudah melupakan kejadian yang terjadi di antara kalian semalam" ucap Arion


Saking besar rasa cintanya pada Lea Arion bahkan mau bertanggung jawab.


"Tidak bisa, Lea wanita ku" ucap Diki membantah


"Aku telah memaafkan perilaku mu semalam Dik, jangan melampaui batas mu" ucap Arion dingin.


"Terserah dirimu yang jelas mungkin sekarang benih ku sedang tumbuh di perut Lea" ucap Diki spontan.


"Aku akan bertanggung jawab atas anak kalian itu, yang jelas aku tak kan melepaskan Lea ke tangan mu" ucap Arion


"Diki ku mohon, biarkan mereka hidup bersama dan masalah semalam Lea masih bisa minum pil KB kan" ucap Bella


"Ya Diki mereka berdua saling mencintai tolong mengerti lah" ucap Daniel


"Aku tak mengerti jalan pikir kalian, ayah mana yang mau anak nya memanggil ayah kepada pria lain!" kesal Diki

__ADS_1


"Sekidaknya turun kan ego mu itu" ucap Mark


"Cukup!!" bentak Kayra


__ADS_2