Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 193


__ADS_3

"Sudah dari tadi kalian adu mulut terus" ucap Lita


Ailee dan Rosa langsung terdiam.


Kayra tersenyum kikik kala melihat mereka di marahi Lita.


"Sayang kenapa tidak menyewa baby sister untuk membantu mu" ucap Lita


"Aku ingin merasakan membesarkan anak-anak ku dengan tangan ku sendiri grandma aku ingin mereka mendapatkan kasih sayang yang cukup dari ibu nya" ucap Kayra


"Lalu? Tidak ada gunanya kan suster itu di pekerjakan oleh kakak" ucap Ailee


"Tentu ada lah, misalnya waktu Alger nangis dan Atley sedang menyusu peran suster disini di perlukan apa lagi kalau Reyhan tidak ada di rumah" jawab Rosa


"Ohhhhhh" jawab Ailee


"Kau menikah saja ya dengan pilihan grandma" ucap Lita


"Ahh tidak mau! Aku akan mencarinya sendiri" kesal Ailee


Kita skipp 5 bulan kemudian...


"Sayang kamu pulang jam berapa?'' tanya kayra dengan memasangkan dasi Reyhan


"Aku akan pulang sebentar nanti untuk menemani mu pergi ke rumah sakit untuk imunisasi kembar" ucap Reyhan


"Ya baiklah, hati-hati bekal mu sudah aku siapkan jadi di bawa" ucap Kayra tersenyum


"Hmm, terimakasih" ucap Reyhan mengecup kening Kayra


Dan dia pun berlalu ke ayunan sikembar dan menciumi pipi sang anak lalu setelah itu ia pergi.


Siang harinya seperti yang di katakan Reyhan kalau dia akan pulang sebentar untuk menemani si kembar imunisasi.

__ADS_1


Terdengar tangisan dari anak pertama Reyhan karna di suntik.


Reyhan kesal segera menyentak Daniel.


"Kau apakan anak ku sampai nangis kesakitan seperti itu!!" kesal Reyhan


"Tuan, tuan muda Atley di suntik jadi wajar jika menangis" ucap Daniel tetap sabar


"Rey sudah lah diam kau dari tadi mengoceh terus" kesal kayra


Reyhan langsung terdiam tanpa berbicara sedikitpun.


................


Hari-hari di lewati seperti biasa dan Kayra perlahan mulai bekerja dengan si kembar yang menemani sang mommy bekerja.


Di kantor nya Reyhan tampak sangat sibuk.


"Tuan ini berkasnya" ucap Arion


Ya sementara ini Reyhan memperkerjakan Diki di perusahaan luar negeri Reyhan memerintahkan Diki untuk mengatasi masalah di luar negeri dalam jangka waktu yang panjang dan tentu Lea ikut bersama Diki.


Dan sekarang Arion lebih sering berada di perusahaan dan sifatnya yang sekarang membuat semua orang takut padanya.


Arion yang sekarang hanya Arion yang dingin tanpa perasaan!.


Arion pergi ke sebuah restoran untuk menghadiri meeting dia menjadi perwakilan Reyhan.


Dia menjalankan meeting dengan lancar dan tibalah dia hendak pulang tapi berpapasan dengan Lea yang hendak masuk bersama Diki .


Arion hanya menatap Diki dengan datar.


Lea menatap Arion sayu dan Arion hanya melontarkan tatapan bencinya terhadap Lea.

__ADS_1


Arion berlalu di depan mereka dengan para anak buahnya mengikutinya dari belakang.


Di dalam mobil Arion menggenggam erat tangannya.


Hati nya masih belum rela!


"Tuan kita kemana" tanya anak buahnya


"Langsung pulang ke kantor" dingin Reyhan.


"Baik tuan" ucap anak buahnya.


Diki menatap jalanan dengan hati yang memanas.


...


"Jangan lupa makan bekal yang aku siapkan" ucap Kayra.


"Iya sayang" jawab Reyhan di telpon.


"Ini aku sedang memakannya" ucap Reyhan.


"Baiklah aku tutup telponnya, bye suamiku" ucap Kayra sebelum menutup telponnya


"Bye" jawab Reyhan


Setelah selesai makan ia kembali bekerja.


Tak tak tak


Suara sepatu terdengar di ruangan itu yang sedang menuju ruangan Reyhan.


"Maaf nona anda tidak di izinkan masuk" cegat bodyguard

__ADS_1


__ADS_2