
BIAN KAYREYS ZEINARD
Nama putra Reyhan atau sering di panggil Bunny
Lama mereka berada di tempat pemakaman sehingga Diki mendapatkan panggilan dari Daniel ya sekarang Daniel yang merawat Kayra
"Baiklah akan aku sampaikan" Ucap Diki mengakhiri panggilan nya
"Tuan ada kabar buruk mengenai kondisi Nyonya" Ucap Diki Reyhan yang termenung kembali teringat pada istrinya
"Kayra" Tanpa menunggu lama lagi ia pun beranjak dan pergi sebelum pergi tak lupa ia mencium papan nisan putra nya
sesampainya....
"Daniel apa yang terjadi?" Tanya Reyhan
"Tadi tiba-tiba Nyonya berhenti bernafas Tuan" Kata Daniel
"Kayra" Ucap Reyhan lalu masuk ke ruangan istrinya di rawat
"Kay" Panggil Reyhan duduk di samping brankar Kayra dan menggenggam tangan yang terasa sangat dingin itu di kecupannya tangan dingin itu dengan lembut dengan air mata yang membasahi tangan itu
"Sayang kamu tidak akan pergi dari ku kan?"
__ADS_1
"Aku tahu kamu itu wanita yang kuat dan hebat"
"Bertahanlah demi aku"
"Aku tidak tahu apa yang akan aku katakan padamu ketika putra kita sudah tiada" Lirihnya
Air mata menetes dari wajah kayra walaupun ia koma tapi alam bawahnya sadar dan bisa mendengar ucapan Reyhan
"Maafkan aku" Lirih Reyhan menghapus air mata Kayra
Satu bulan kemudian
Satu bulan lamanya Kayra koma dan masih belum sadar serta urusan Perusahaan Zeinard sekarang Reyhan serahkan semuanya pada asisten nya untuk sementara waktu sebelum ia kembali bekerja dan disinilah ia sekarang di rumah sakit
"Tuan maaf menganggu" Ucap Diki dengan kepala menunduk
Reyhan yang sedang membenarkan selimut Kayra pun menoleh pada asisten nya sekilas dan kembali menatap Kayra
"Bicaralah" Dingin Reyhan semenjak meninggal nya BIAN dan komanya Kayra membawa perubahan yang sangat besar pada Reyhan sekarang ia menjadi orang yang sangat dingin
"Perusahaan sangat membutuhkan anda Tuan kami tidak bisa lagi mengatasi nya"ucap Diki
"Reyhan putraku" Ucap Rosa yang baru sampai
__ADS_1
"Kembali lah ke perusahaan sekarang perusahaan sangat membutuhkan mu nak urusan Kayra biar Mommy yang merawat nya"Ucap Rosa
"Bangkit lah kau yang terus terpuruk seperti ini dan mengurung diri akan membuat Kayra kecewa pada mu Perusahaan yang kamu bangun sedang sangat membutuhkan mu"
"Kau putraku yang kuat Rey"
Mendengar ucapan sang Mommy Reyhan berfikir sejenak dan ia pun memutuskan untuk berangkat ke kantor sebelum ia pergi tak lupa ia membisikkan kata-kata di telinga istrinya
"Sayang i love you" Bisiknya kemudian mengecup kening sang istri
Mendengar kabar sang big bos kembali memimpin perusahaan membuat semua para pegawai senang
Mereka berbaris untuk menyambut kedatangan sang CEO
"Bagaimana apa sudah menemukan lokasi wanita itu" Dingin Reyhan
"Arion masih mencari keberadaan nya Tuan mungkin ia sudah mengetahui kalau kita sedang mencari nya dan karna itulah lokasi nya sulit untuk di lacak" Jelasnya
"Aku yakin pasti ada sosok yang cukup kuat di belakangnya hingga dia berani-beraninya membunuh anakku dan melukai istri ku" Geram Reyhan
"Aku tidak tau bagaimana caranya agar dalam waktu dekat ini aku sudah melihat kalian menangkap wanita itu" ucap Reyhan penuh penekanan
"Siapapun orang yang berani menganggu kedamaian keluarga Zeinard maka dapat dipastikan ia akan tiada!"
__ADS_1
Mendengar itu Diki kesulitan menelan salivanya sendiri "Sifat Tuan yang dulu sudah kembali" Gumamnya