Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 33


__ADS_3

"ck! hanya karena hari ini valentine fyp ku penuh dari orang yang di beri coklat oleh kekasihnya, dengan caption selamat hari valentine sayang."umpat kesal Kayra sambil menatap layar handphone nya


"anda kenapa nyonya seperti nya sangat kesal?" tanya suster menghampiri kayra


"ahh, tidak ada sus. hanya saja saya kesal melihat di ponsel saya penuh dengan pasangan kekasih yang sedang merayakan valentine" ucap menggebu Kayra yang membuat suster terkekeh melihat sifat Kayra


"hahaha. apakah anda cemburu Nyonya?"tanya suster menggoda


"cemburu. untuk apa aku cemburu. lagian aku bisa beli sendiri coklatnya kok". ucap kayra memalingkan wajahnya karna malu dengan pipinya yang memerah


"kalau tidak cemburu.kenapa pipi Anda memerah"goda suster menahan tawanya


"suster" ucap rengek Kayra


"hahaha. maaf saya tidak bisa menahan tawa lagi nyonya. tapi nyonya jika anda mau coklat anda tinggal bilang pada tuan Reyhan nanti pasti di beliin kok. dia kan suami anda"ucap suster


"anda beruntung punya suami yang akan memberikan anda coklat. kalau saya tidak ada yang akan memberikan coklat pada saya karna saya jomblo. miris kan nasib saya Nyonya". ucap suster yang mendadak curhat


"yang sabar suster"ucap Kayra lalu mengusap punggung suster

__ADS_1


"kan bisa beli sendiri. apakah harus kubelikan coklat untuk mu yang banyak?"tanya kayra


"ah. tidak nyonya. terimakasih atas tawaran nya".ucap suster tersenyum


"tapi. jujur sus saya kesal melihat foto-foto ini" ucap Kayra kesal menunjukkan sebuah foto pada suster tentang hari Valentine


"sabar nyonya mungkin nanti anda akan diberi coklat oleh tuan Reyhan"ucap suster


"tetap saja aku kesal. rasanya ingin aku pecahkan ponsel ini"ucap Kayra


"kesal? kenapa kesal?"tanya Reyhan yang baru masuk ke ruangan Kayra dengan Diki di sampingnya


"tidak. tidak ada tuan"ucap Kayra sambil melotot kan matanya pada suster


"ingin apa?"ucap Reyhan mendekat pada Kayra dan duduk di sampingnya


"tidak ada"jawab Kayra


"Nyonya ini malu-malu tapi mau"gumam suster dalam hati sambil tersenyum menatap Kayra

__ADS_1


"kenapa wajahmu kesal?"tanya Reyhan


"aku-"ucap Kayra lalu menyembunyikan handphone nya


"apa yang kau sembunyikan itu?"tanya Reyhan penasaran lalu segera merebut nya dari Kayra


"oh handphone. apa yang kau lihat disini sampai-sampai kau kesal" ucap Reyhan lalu segera membuka handphone Kayra yang membuat Kayra panik setengah mati


Reyhan yang melihat gambar di hp Kayra pun tersenyum singkat bahkan senyuman nya pun tidak terlihat oleh siapapun. "ini yang membuat nya kesal. ternyata ia mau coklat" gumam Reyhan dalam hati


"tuan"ucap Kayra lalu merebut handphone nya dari tangan Reyhan dan buru buru mematikan nya


"kau ingin coklat?"tanya Reyhan Diki yang tadinya penasaran apa yang dilihat tuannya di hp Kayra kini mengerti apa yang membuat Nyonya nya kesal


"ti-"belum sempat Kayra menjawab sudah dipotong oleh Reyhan. "Dik beli pabrik coklat dan berikan pada Kayra berapa pun harganya" ucap Reyhan yang membuat semua orang yang ada di sana ternganga mendengar nya


"baik tuan"ucap Diki segera pergi dari ruangan itu untuk membelikan yang di minta tuannya tadi dan di ikuti oleh suster


"orang kaya mah beda kalau ngasih surprise enggak tanggung-tanggung pabrik nya yang langsung dibeli" ucap Diki dalam hati

__ADS_1


__ADS_2