
"Kakak nenek menyuruh mu pulang" ucap dua anak kecil yang baru datang
"Siapa mereka?" tanya lembut Kayra
"Adik-adikku" ucap anak itu
Kayra tidak bisa melihat dengan jelas wajah dua anak itu sehingga ia tidak tahu persis wajah nya
"Mereka juga anak-anak mu mom" ucap anak itu
Kayra terkekeh lucu mendengar nya
"Kak dia ibu kita?" tanya salah satu anak itu yang paling muda
"Iya"
"Mommy" panggil anak itu dan hendak memeluk Kayra tapi di halangi oleh anak yang tidur di pangkuan Kayra
"Tidak boleh untuk saat ini mommy milikku nanti di alam sana mommy milik Kalian dan kalian bisa puas bermain bersama mommy dan untuk sekarang ini jatah ku bersama dengan mommy" ucap anak itu
Kayra terkekeh kecil mendengar nya walaupun ia tidak tahu siapa anak kecil yang memanggil anak di pangkuan nya ini dengan kakak tapi Kayra bisa merasakan ikatan keluarga disini
"Nak kenapa aku tidak bisa melihat dengan jelas wajah adik-adik mu" tanya kayra
"Karna belum waktunya bagi mommy untuk melihat mereka." Ucap anak itu tersenyum
"Ternyata kalian bertiga disini" teriak seorang wanita tua
"Nenek" teriak anak kembar itu
"Bian ayo pulang ini sudah sore" ucap wanita yang di panggil nenek
"Sebentar lagi nek" ucap anak di pangkuan Kayra
"Mama" lirih Kayra
"Apa kabar sayang" tanya wanita itu yang ternyata mama nya
__ADS_1
Kayra berdiri dan menghampiri mama nya dan kemudian memeluk nya
"Ma" lirih Kayra
"Kamu tidak usah khawatir mama akan menjaga anak-anak mu disini" ucap mama Kayra
"Hanya merindukan mama mu tidak dengan papa Kayra?" ucap seorang laki-laki
"Papa" teriak Kayra menghambur ke pelukan pria cinta pertama nya
"Bagaimana kabar mu sayang" ucap papa
"Aku baik dan papa?"
"Papa juga baik hanya saja sering di jahili oleh anak mu" ucap papa
Kayra tersenyum dan kemudian dia menoleh kebelakang ada sosok pria yang seumuran dengan papa nya tengah tersenyum sambil menatap nya Kayra pun membalas senyuman pria itu
"Sudah waktunya kamu kembali sayang" ucap papa
"Aku mau disini bersama kalian pa dan bersama dengan Bian*
"papa yakin suatu hari nanti kita akan berkumpul lagi tapi untuk saat ini belum waktunya kita berkumpul" di belai nya lagi rambut Kayra "Kau sudah banyak menghadapi cobaan yang berat kini sudah waktunya kau merasakan kebahagiaan" ucap sang papa
"Sayang ayo kita pulang" panggil seorang pria dari belakang kayra
"Tidak Rey aku tetap ingin disini" ucap Kayra
"Ini bukan tempat kita sayang ayo kita pulang" ajak Reyhan
"Tapi-
"Pulang lah nak sebentar lagi kau akan merasakan kebahagiaan di rumah tangga
mu" ucap sang mama
Kayra memandang ke dua orang tua nya dengan air mata yang berlinang
__ADS_1
Kemudian anak kecil tadi menghampiri kayra
"Mom pulanglah ini bukan tempat mommy" ucap bian
"Bian mommy" kata Kayra tercekat
"Kita pasti akan bertemu kembali mom, suatu hari nanti " ucap bian
Kayra akhirnya mau pulang
"Ayo" ajak Reyhan mengandeng tangan Kayra
Kayra masih memandangi 2 orang anak kembar yang memanggil Bian kakak wajah mereka tidak terlihat dengan jelas jadi Kayra sangat kesusahan melihat wajah itu
Mereka semua tersenyum ke arah Kayra dan melambaikan tangan
Kayra menoleh kebelakang dan tersenyum kepada keluarga nya
Setiap langkah nya berjalan seakan berat dan tak rela meninggalkan keluarga nya dan di setiap langkah nya itu pula perlahan membuat keluarganya yang sedang menatapnya perlahan menghilang dari pandangan nya.
Kayra menangis bahagia
Kayra terbangun dalam keadaan menangis dadanya terasa sesak ketika mengingat mimpinya tadi
Reyhan yang merasa tangan nya basah karna Kayra menjadikan lengannya sebagai bantal
pun bangun
"Sayang kamu nangis" kaget Reyhan dan menyalakan lampu
"Hiks hiks hiks Rey aku mimpi bertemu dengan Bian" Isak Kayra
Dengan gerakan cepat Reyhan memeluk tubuh itu yang tengah duduk
"Dia sangat tampan Rey dan dia memanggil ku mommy dan kami bermain disana Rey" ucap Kayra
"Kami bermain ayunan duduk di bawa pohon dan dia berbaring di pangkuan ku Rey" ucap Kayra
__ADS_1
Reyhan tak kuasa menahan tangisannya ia ikut terisak mendengar setiap kata yang terucap dari mulut istri nya