Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 163


__ADS_3

Kayra berfikir sebentar "Baiklah deal" ucap Kayra


"Deal" ucap Reyhan dengan senyuman liciknya


Entahlah kita tidak tau apa yang sedang di rencanakan pria tampan ini di balik senyuman liciknya.


......................


2 hari setelah kejadian itu...


"Tuan, tuan Elfano ingin bertemu"Ucap Arion menyampaikan pesan dari resepsionis


Reyhan yang sedang membahas masalah pekerjaannya dengan Diki pun menoleh.


Reyhan tersenyum miring dan dia bersedekap dada


Diki dan Arion mengerti maksud dari tatapan tuannya terselip sebuah akal licik.


"Biarkan dia masuk" ucap Reyhan dengan penuh makna


"Baik tuan" ucap Arion lalu menelpon resepsionis


Diki memandang ke arah tuannya dia yakin bahwa tuannya ini sedang menyiapkan sebuah rencana yang licik.


Pintu di ketuk dari luar dan Arion membuka pintu itu.


Di balik pintu itu muncullah Elfano dan Dion di belakangnya.


Arion menatap Dion dengan sinis sedangkan Dion menatap Arion dengan penuh dendam.

__ADS_1


Diki yang melihat itu merasakan ada sesuatu yang tidak beres antara temannya dan asisten Elfano.


Dia penasaran dan berniat ingin bertanya pada Arion tapi ia urungkan kala melihat Elfano tanpa di suruh sudah duduk di sofa begitu pun dengan Reyhan.


"Langsung ke intinya" ucap Reyhan


"Anda menyetujui nya?" ucap Elfano


"Tentu" ucap Reyhan tersenyum miring


"Baguslah kalau begitu...


Ucap Elfano terpotong


"Aku belum selesai. ada syaratnya!" ucap Reyhan


Elfano mengerutkan keningnya "Apa?" ucap Elfano


"Syarat apa ini tidak masuk di akal!" ucap Elfano setengah emosi


"Itu terserah padamu, tapi yang jelas jika kau tidak menyetujui ini maka akan aku pastikan kau tidak akan bertemu dengan anak mu dan Arsy selamanya" ucap Reyhan dengan wajah serius nya


"Kita bukan sedang membahas bisnis" ucap Elfano


"Menurut ku ini bisnis, coba kau pikir semua yang ada di dunia ini bisa di jadikan bisnis! " ucap Reyhan.


"Dan satu hal lagi jangan kau pikir aku tidak tahu akal picik di otak mu itu" ucap Reyhan.


"Termasuk adikku kau gunakan untuk bisnis bukan?" ucap Reyhan telak yang berhasil membuat Elfano terdiam seribu bahasa.

__ADS_1


"Setuju atau tidak?" tanya Reyhan


Licik? itulah sifat seorang Reyhan


Kini Diki dan Arion mengerti maksud dari tuannya ini. "Memang seorang big bos" batin Diki tersenyum tipis


Elfano tentu berat untuk memberikan tanah di negara b karna itu merupakan tanah terluas yang di miliki perusahaan nya dan rencana nya akan ia bangun sebuah pabrik besar disana.


Tapi yang di pikiran nya hanya satu anak yang di kandungan Arsy!


"Tuan saya mohon jangan setuju!" batin Dion


"Oke, baiklah" ucap Elfano


"Oke" ucap Reyhan tersenyum kemenangan


"Dion yang akan mengurus pemindahan berkas nya" ucap Elfano


"Oke,. Secepatnya!" ucap Reyhan


"Tentu" ucap Elfano.


Dia berdiri dan berjalan keluar dari ruangan Reyhan.


Arion menatap Dion dengan tatapan mengejeknya dan sinis seolah-olah ingin mengatakan Inilah konsekuensinya jika berurusan dengan keluarga Zeinard!


"Saya sekarang mengerti kenapa anda mengizinkan dia bertemu dengan anda tuan" ucap Diki


"Kau memang cepat mengerti Dik" ucap Reyhan tersenyum miring

__ADS_1


Arion dia mengantar Elfano sampai ke lobby layaknya orang penting. ya Arion Sadar kalau Elfano tidak lama lagi akan menjadi saudara ipar tuannya yang artinya dia juga harus menghormati pria itu mulai dari sekarang ya walaupun dia masih bersitegang dengan Dion.


__ADS_2