Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 171


__ADS_3

Sekarang mall itu sudah di kepung oleh anak buah Reyhan.


"Maaf tuan kami tidak bisa membantu" ucap staff itu


"Kumohon kali ini saja izinkan kami melihat rekaman cctv" ucap Diki masih menahan emosinya.


"Maaf tapi memang tidak bisa tuan" ucap staff


"Panggil manager mu sekarang juga" ucap Diki


"Izinkan atau ku buat rata mall ini dengan tanah sekarang juga!" ucap Reyhan


"B-baik tuan" ucap staff itu ketakutan


"Menyingkir kau biar aku saja" ucap Arion kesal melihat tangan staff itu gemetar memegang keyboard


Mereka bisa melihat jelas dimana Kayra di sekap waktu berada di depan toilet.


"Aku benar-benar akan menghabisi mereka semua" ucap Reyhan penuh emosi lalu pergi dengan cepat menuju mobilnya


Dia mengendarai mobil itu sendiri dengan kecepatan tinggi dia tak memperdulikan teriakan para pengendara akibat dirinya yang membawa mobil secara brutal.


Anak buah Reyhan sudah sedia berada di belakang dan ikut mempercepat laju mobil mereka mengiringi kecepatan mobil Reyhan.


"Perang sesungguhnya akan terjadi" ucap Mark


Diki dan Arion menoleh sekilas ke belakang

__ADS_1


Sesampainya di markas musuh ternyata mereka tidak ada disana


"Shitt!! kemana mereka" teriak Reyhan


Reyhan berfikir dan menyadari kalau Kayra memakai kalung pemberian keluarga nya.


Dan kalung itu sudah di pasang alat pelacak.


Reyhan segera merebut laptop dari pangkuan Arion dan segera melacak lokasi Kayra.


Arion ternganga melihat kecepatan Reyhan dalam menggunakan keyboard itu.


Tidak memakan waktu lama akhirnya Reyhan menemukan lokasi kayra yang menurutnya aneh.


"Kota b? ucap Arion


"Siapkan helikopter sekarang juga" ucap Reyhan karna perjalanan menuju kota b membutuhkan waktu yang lama jika menggunakan mobil.


"Sayang bertahanlah" batin Reyhan


Di lain sisi


"Acara pernikahan kita sebentar lagi akan di mulai sayang jadi ikutlah bersama mereka untuk berdandan" ucap Jack


"Kau pria gila!! aku masih berstatus istri orang! dasar bodoh!!" teriak Kayra.


"Sayangnya aku tidak peduli" ucap Jack tersenyum.

__ADS_1


Kayra pun di tarik dengan paksa ke sebuah tempat yang tak jauh dari tempat tadi.


Tempat yang sudah di hias dengan bunga-bunga warna putih yang sangat cantik dan mewahnya.


"Apa ini?" tanya kayra


"Tempat acara pernikahan anda dan tuan Jack nyonya" ucap seorang mua


Kayra masih menoleh ke altar itu dengan nanar air matanya menetes.


"Aku tidak mau, kumohon izinkan aku pergi suami ku pasti mencari ku" ucap Kayra menangis


"Maaf Nyonya kami terpaksa melakukan hal ini" ucap mua itu


Kayra pun dibawa kesebuah kamar yang sudah di desain layaknya kamar pengantin baru.


Sesampainya di depan kamar Kayra di paksa untuk memakai gaun putih.


Dia di dandan dengan begitu cantik nya tapi air matanya tidak berhenti mengalir yang membuat riasan itu luntur


Dia membenci tempat ini!


"Nyonya anda tunggu disini kami nanti akan kembali" ucap mua itu lalu mereka semua pergi dan hanya menyisakan Kayra sendiri.


Kayra mengedarkan pandangannya keseluruhan kamar itu dengan mata memerah .


lalu dengan emosi kayra melempar barang-barang yang ada disana dan menghancurkan hiasan-hiasan bunga. Dia membuang selimut ke sembarang tempat.

__ADS_1


Kayra benar-benar mengeluarkan emosi nya dengan menghancurkan seluruh barang-barang yang ada disana.


Sehingga kamar yang semula di hias begitu indahnya sekarang berubah berantakan serta berserakan.


__ADS_2