Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 167


__ADS_3

"Benarkah?" tanya Lea


"Cukup honey jangan bertanya lagi weekend nanti kamu ada waktu? kita kencan bagaimana?"Ucap Arion mengalihkan pembicaraan.


"Oke, aku mau" ucap Lea


"Baiklah nanti aku jemput i love you" ucap Arion


"Love you too" ucap Lea


......................


"Rey kenapa aku merasa kalau ini semakin menjadi-jadi" ucap Kayra bersandar di dada Reyhan mereka kini duduk di sofa.


"Sudah jangan di pikirkan lagi hmm" ucap Reyhan mengecup kening Kayra


"Ternyata kau sudah semakin berani!" batin Reyhan marah.


"Oh ya aku belum bertanya kenapa kamu kesini?" tanya kayra mendongakkan kepalanya


"Aku baru pulang dari bertemu klien dan ya sekalian mampir ke perusahaan mu" ucap Reyhan


"Siapa klienmu? lelaki? atau perempuan?" tanya kayra dengan menyipitkan matanya.


"Kalau perempuan?" tanya Reyhan dengan nada menggodanya.


"Aku tidak keberatan lelaki atau perempuan!" ketus kayra dengan mengerucut kan bibirnya.


"Benarkah? bagaimana jika aku tertarik dengan klien perempuan ku," ucap Reyhan


"Bagaimana jika aku sampai selingkuh dari mu" ucap Reyhan tambah semangat menggoda Kayra.

__ADS_1


"Simpel saja. aku akan memotong Junior mu itu lalu mencincang-cincang nya dan ku berikan ke kandang buaya" ucap Kayra dengan melirik ke arah bawah Reyhan.


Reyhan meneguk salivanya susah payah kala mendengar ucapan kayra yang seperti tidak main-main.


"Ah baiklah kau mau makan? ini sudah siang" ucap Reyhan mengalihkan pembicaraan


"Jika memakan mu bagaimana?" ucap asal Kayra


Dengan senang hati Reyhan berbicara "Boleh baby" ucap Reyhan tersenyum nakal


"Pikiran mu memang kotor. aku hanya asal bicara saja" ucap Kayra mengalihkan pandangannya


"Aku ingin makan-makanan western" ucap Kayra.


"Baiklah aku pesan dulu tapi jika kau ingin memakan ku juga maka dengan senang hati aku akan melayani mu nyonya" ucap Reyhan


"Reyhan!!" teriak Kayra


"Kau menyebalkan!" kesal kayra


"Hanya padamu" ucap Reyhan dengan mengedipkan sebelah matanya.


"Dasar genit!" gerutu Kayra.


Setelah dirasa puas berada di perusahaan Kayra, Reyhan segera kembali ke perusahaan nya eh bukan lebih tepatnya ke markas.


Dia berjalan dengan langkah tegas nya layaknya seperti seorang pemimpin, wajah nya datar pandangan nya lurus ke depan serta tatapan tajamnya.


Langkah kakinya terdengar begitu nyaring di ruang sepi itu.


Para bodyguard sudah gemetaran melihat Reyhan yang tiba-tiba datang ke markas tanpa di beri tahu dulu.

__ADS_1


Mereka berbaris panjang dan menunduk hormat kala Reyhan melewati mereka satu persatu.


"T..tuan" panggil Arion panik sebab Reyhan datang ke markas tanpa memberi tahu nya terlebih dahulu apalagi Diki tidak ikut bersama Reyhan.


Tentu hal itu membuat dirinya was-wasan.


Reyhan duduk di kursi kebesarannya dengan menatap satu persatu anak buahnya dengan tajam.


"Kalian kemana saja hah! sampai Kayra mendapatkan paket negatif dari orang itu! kalian tidak becus bekerja!" bentak Reyhan


"Lakukan serangan gertakan malam ini juga!" tekan Reyhan lalu pergi ke arah lemari mengambil senjatanya.


"Baik tuan" jawab semuanya serempak.


Arion mengambil alih dan memerintah anak buahnya untuk menyiapkan perlengkapan untuk mereka menyerang.


Setelah semuanya siap mereka mengendarai mobil masing-masing dan menuju markas musuh.


Setelah sampai Arion memberi perintah pada anak buahnya untuk mengambil posisi yang telah di tentukan.


Reyhan memberi aba-aba untuk segera menyerang melewati tangan nya.


Di mansion...


"Dimana dia?" cemas Kayra dengan memandangi jam di nakas


Hari sudah larut tentu hal itu membuat Kayra cemas


"Ayolah Reyhan kamu dimana?" ucap Kayra dari tadi mencoba menghubungi Reyhan


bersambung

__ADS_1


Sorry guys kalau author up nya satu bab terus karna author sudah mulai sekolah kembali dan sekolah nya pulang sore jadi author bisa ngeusahain satu bab perhari. mohon pengertiannya semua💙


__ADS_2