Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 160


__ADS_3

"Aku tidak mengerti ada apa denganmu?" tanya kayra kini dia berada tepat di depan Reyhan.


Mereka saling menatap lama dan dalam.


"Kau kenapa hm," lirih Kayra dengan memegang rahang Reyhan dan mengelus nya.


"Menjauh Lah" ucap Reyhan melepaskan tangan Kayra dari wajah nya.


Kayra tersentak kaget dengan perilaku Reyhan.


"Reyhan kau kenapa hah! kau pulang-pulang dalam keadaan marah seperti ini? aku sudah bertanya padamu ada apa? kau sama sekali tidak menjawab ucapan ku! kau kenapa memperlakukan ku seperti ini!" ucap Kayra dengan air mata yang mengalir membasahi pipinya.


Jujur saja Reyhan tidak sanggup melihat Kayra yang menangis.


"Ku tanya padamu waktu itu kau ke klinik kandungan bersama Arsy kan? apa yang kalian lakukan?" ucap Reyhan mencoba untuk tetap tenang


"M.. menjenguk temanku yang s..edang melahirkan" ucap Kayra sedikit gagap


"Benarkah? ucap Reyhan dengan melangkah maju ke arah Kayra dan menyudutkannya


Sontak Kayra melangkah mundur perlahan dengan menatap mata Reyhan takut.


Kepala Kayra yang hendak terbentur ke dinding akibat dirinya yang terus menyudutkan dengan cepat Reyhan meletakkan telapak tangan nya ke belakang kepala Kayra supaya tidak terbentur ke dinding.


"T..tentu saja" ucap Kayra


"Bohong!!" sentak Reyhan


"Jawab dengan jujur Kayra!!" ucap Reyhan

__ADS_1


"Rey.. ak..u hanya.." lirih Kayra


"****! ****!!!," teriak Reyhan dan menarik telapak tangannya yang berada di belakang kepala Kayra.


"Kau tahu! kau telah menyembunyikan hal yang besar Kayra!! TIDAK KAH KAU SADAR HAH!!" teriak Reyhan


"Kau bahkan tanpa sadar bekerja sama dengan Arsy untuk menyembunyikan hal ini!" ucap Reyhan


"Waktu itu aku berniat memberi tahu mu Rey tapi Arsy sudah meminta ayah dari anaknya tanggung jawab dan pria itu mau. dan dari situ aku pikir tidak perlu memberi tahu mu lagi" ucap Kayra


"Tapi tetap saja kau salah karna tidak memberi tahu ku!" ucap Reyhan.


Diki yang sedang berjalan menuju ruangan tuannya terkejut ketika mendengar teriakkan sang tuan dan dengan cepat ia berlari menuju ruangan Reyhan untuk memastikan Kayra.


"Nyonya tolong sayangilah nyawa anda" lirih Diki dengan pucat dan terus berlari.


"T..tuan Nyonya tidak salah dalam hal ini" ucap Diki pelan


"Keluar!" tekan Reyhan


"Berhenti melindunginya dia istri ku! KELUAR!" tekan Reyhan menoleh sekilas ke arah Diki


"Baik tuan" ucap Diki "Maaf nyonya saya tidak bisa membantu anda" batin Diki menatap Kayra dengan nanar.


Dan Diki pergi dari ruangan itu.


"Hukum lah aku, aku memang salah" ucap Kayra lesu


Reyhan lebih memilih duduk di sofa dengan menyenderkan tubuhnya sambil memijat keningnya.

__ADS_1


Kayra yang tidak menyerah mendekat ke arah Reyhan dan berlutut tepat di depan sang suami.


Dengan menundukkan kepalanya Kayra "Lebih baik kau hukum aku daripada kau yang terus berbicara dingin kepada ku, itu sangat menyiksaku Rey" ucap Kayra


"Hukum lah aku semau mu" ucap Kayra menundukkan kepalanya


Reyhan membuang wajahnya tak sanggup melihat Kayra yang menangis.


Melihat Reyhan yang tak bergeming sedikitpun Kayra memikirkan cara lain.


Dia hanya ingin masalah dirinya dan Reyhan cepat selesai dan tidak berlanjut-lanjut.


Dengan penuh keberanian Kayra naik ke atas pangkuan Reyhan.


Reyhan masih dengan Santai menatap kearah lain tidak menatap Kayra


Kemudian Kayra menyentuh dagu Reyhan dan sedikit menariknya agar menghadap wajahnya.


"Hanya ini yang bisa kulakukan untuk menenangkan mu" ucap Kayra lalu mencium bibir Reyhan dengan lembut


Bersambung...


Guys malam ini author up satu bab dulu ya soalnya hari ini author capek banget kerjaan author lumayan banyak hari ini guys


So mohon pengertiannya..


Catatan: karna banyak banget yang coment kalau karya author itu udah END/NGEGANTUNG ini belum end guys ya masih ON GOING oke!


udah itu aja bye bye ❤️

__ADS_1


__ADS_2