Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
Bab 86


__ADS_3

"Waw inilah yang di namakan surga dunia" ucap Kayra melihat ruangan itu di penuhi oleh semua alat -alat olahraga


Dia pun mulai mengambil pakaian yang di sediakan untuk latihan bela diri dan mengenakan nya


Dia pun mulai dengan melakukan pemanasan dirasa cukup ia pun mulai berlatih bela diri


Di luar ruangan


"Pak siapa yang latihan" ucap Ailee terdengar suara


"Nyonya Kayra Nona" ucap pak lan


"Kakak ipar?" ucap Ailee lalu ia pun menghampiri ruangan latihan dan ia pun tertegun melihat Kayra yang sangat jago bela diri


"Kerennn, kak" ucap Ailee bertepuk tangan


"Ai kamu enggak kuliah?" tanya kayra


"Nanti siang." ucap Ailee


"Kak bisakah kau mengajariku ilmu bela diri?".ucap Ailee semangat


"Apa kau yakin?".tanya kayra


"yes"


"Baiklah ganti baju mu dulu" ucap Kayra


......................

__ADS_1


"Kenapa enggak di angkat sihh" jengkel Kayra karna sedari tadi ia menelpon Reyhan tidak ada satupun yang di angkat


"Halo Dik" ucap Kayra di telpon..


"Ya Nyonya" ucapan dari Diki membuat Reyhan mendongak kan kepalanya dan menatap asisten nya itu Diki yang mengerti pun meletakkan ponselnya di meja Tuannya


dan mengaktifkan mode speaker agar Tuan nya juga bisa ikut mendengarnya


"Apa Reyhan bersama mu?" ucap Kayra


Diki pun menoleh ke arah Tuannya sedang kan Reyhan menggelengkan kepala Diki pun mengerti maksud Tuannya itu


"Tuan pergi ke luar negeri Nyonya ada urusan pekerjaan yang harus Tuan selesaikan" ucap Diki


"Benarkah? kenapa ia tidak menjenguk ku dulu, Apa dia sudah tidak peduli lagi pada ku" sendu Kayra dan di setiap kalimat yang terucap dari bibirnya dapat di dengar oleh Reyhan


"Nyonya anda menangis" ucap Diki mendengar Isak tangis Kayra


"Baik Nyonya" ucap Diki


Ada rasa tak tega di hati Reyhan mendengar Isak tangis dari sang pujaan hati tapi apalah daya dia hanya ingin menghukum Kayra dengan menjauhi nya sementara waktu ini agar ia bisa merenungi kesalahan nya.


sebenarnya Reyhan sudah sangat rindu pada Kayra dan rasanya ia sangat ingin pulang dengan cepat dan memeluk Kayra dengan erat tapi niat itu ia urungkan karna masih ada kekesalan di hatinya dan jika ia tetap memaksa untuk pulang maka sesuatu yang tak ia ingin kan pun terjadi lebih baik ia tidak pulang dulu agar ia tak menyakiti Kayra.


"Maafkan aku, aku hanya ingin menghukum mu" batin Reyhan


"hiks kenapa aku sangat merindukan nya" ucap Kayra berbaring di ranjangnya


ia pun tertidur dalam posisi wajah yang basah akibat air mata

__ADS_1


keesokan harinya..


"Hah sunyi sekali" gumam kayra


"Kak kakak mau kerja" Tanya Arsy


"Iya aku harus mengecek butik yang baru aku beli berapa hari yang lalu" ucap Kayra


"Wah butik" ucap Arsy berbinar


"iya kau mau ikut?" ajak Kayra


"Ya aku mau" ucap Arsy "Tapi apa kau tidak kuliah?"tanya kayra


"Tidak kak dosennya bilang tidak bisa masuk hari ini" ucap Arsy


"Baiklah ayo" ucap Kayra


sesampainya di butik...


"Wah ini butik paling terkenal di negara ini dan kakak bisa membelinya" ucap Arsy


"Kau menyukainya?" tanya kayra


"Tentu saja hal-hal yang berbau desain aku sangat menyukai nya" ucap Arsy


Bersambung


vote like coment nya jangan lupa bunda

__ADS_1


bye-bye


__ADS_2