
"Baiklah kita pulang" ucap Reyhan
Kayra tidak menjawab tapi hanya tersenyum
"Bel aku titip karyawan padamu dan juga anak itu" tunjuk Kayra kearah Lea
"Siap bos" ucap Bella
"Rey kenapa tidak kamu beri cuti juga para karyawan mu? apalagi Diki dan Arion mereka bekerja terlalu keras" ucap Kayra
"Mereka tidak membutuhkan itu sayang" ucap Reyhan
"Kau ini, di luar mereka baik-baik saja tapi nyatanya mereka hanya seorang manusia yang pasti merasakan kelelahan" ucap Kayra
"Aku ini mantan seorang tangan kanan Reyhan! jadi aku tahu apa yang dirasakan mereka!" tekan kayra
"Anda memang paling mengerti perasaan kami nyonya" batin Diki
"Ya sekidak nya tidak seluruh karyawan suruh Diki dan Arion berlibur bersama karyawan ku aku sudah menyewakan filla untuk mereka"ucap Kayra
"Bagaimana?" tanya kayra
"Baiklah kau telpon Arion untuk datang kemari aku memberi kalian berdua cuti" ucap Reyhan pada Diki
"Baik tuan" ucap Diki senang
"Kamu senang? sekarang kita pulang" ucap Reyhan mengandeng tangan Kayra
Dan untuk Diki dia tinggal disana dan bergabung bersama para karyawan Kayra sambil menunggu Arion datang
Di perjalanan Kayra tiba-tiba haus dan meminta Reyhan membelikan minuman
__ADS_1
"Sayang aku haus"ucap Kayra
"Baiklah pak belikan nyonya minuman" ucap Reyhan pada sopir
"Baik tuan" ucap sopir berhenti di depan minimarket
"Beli minuman dan beberapa roti" ucap Reyhan memberikan uang tunai
"Baik tuan" ucap sopir
Sambil menunggu minumannya Kayra memandang ke arah luar dan mata nya tertuju pada wanita yang menggunakan pakaian serba hitam
Matanya terus memperhatikan gerak-gerik wanita itu yang menurutnya sangat aneh
"Karin" lirih Kayra
Meskipun wanita itu menggunakan masker dan topi kayra bisa mengenali nya
"Sayang kamu mau kemana?" teriak Reyhan buru-buru dia keluar mengejar Kayra
Kayra yang terus berlari dan tak memperdulikan apapun dan beberapa kali ia menabrak tubuh orang
Matanya terus tertuju pada wanita yang berpakaian serba hitam
wanita itu merasa Kayra mengikuti nya dengan cepat dia menambahkan kecepatan jalan nya
"Ah maaf kan aku" ucap Kayra menabrak seseorang
"Hati-hati kalau jalan" ucap wanita tua
"Ya, aku mengerti" ucap Kayra
__ADS_1
"Sayang" ucap Reyhan menarik tangan Kayra
"Ada apa dengan mu" ucap Reyhan yang tidak di perduli kan oleh Kayra dia terus mencari keberadaan wanita berpakaian hitam yang mendadak hilang dari pandangan nya
"Kayra!" ucap Reyhan setengah berteriak
"Ah ya maaf aku tidak mendengar mu" ucap Kayra merasa bersalah
Reyhan langsung menarik Kayra menuju mobil
Di dalam mobil Reyhan mencoba merendam kan kekesalan nya
"Apa yang kamu lihat sehingga kamu keluar dari mobil tanpa memberi tahu ku?" ucap Reyhan
"Karin. aku melihat nya" ucap Kayra
Reyhan menatap dalam mata Kayra dan kemudian menggenggam nya
"Jangan khawatir aku sudah mengerahkan seluruh anak buah ku untuk terus mencari nya" ucap Reyhan
"Apakah aku jahat jika aku menginginkan pembalasan dendam?"lirih Kayra
"No, aku tidak ingin kamu terlibat hal-hal seperti ini serahkan semuanya pada ku oke?" ucap Reyhan memeluk Kayra
"Aku mempercayaimu" ucap Kayra memeluk Reyhan
Sesampainya di mansion Kayra tertidur dalam dekapan Reyhan dengan begitu nyenyak nya dan dia tak tega membangunkan sang istri dan dia memilih mengendong Kayra dengan perlahan dan membawa nya ke kamar lalu membaringkan nya dengan pelan di ranjang mereka.
Lama Reyhan memandangi wajah sang istri entah kenapa memandangi wajah kayra yang sedang tidur menciptakan ketenangan di hati nya
Wajah nya yang semula tersenyum kini berubah menjadi suram
__ADS_1
"Ternyata kau sudah berani muncul" ucap Reyhan dengan senyuman iblis nya