
"Reyhan"panggilan mematikan itu membuat Reyhan merinding.
"Awas kau ya" ucap Kayra
"Huft" helaan nafas pasrah dari Reyhan
"Kau ini jadi sensi sekali semenjak hamil Santai saja" ucap Bella
",Kau juga diam" ucap Kayra
"O-oke" ucap Bella takut.
"Dan satu lagi aku ingin menyampaikan padamu kalau beberapa hari ke depan kami akan menikah" ucap Bella
"Whatt!! Kau bahkan tak memberi tahuku Bella! Kau tak setia kawan!" ucap Kayra ketus
"Sorry aku tak memberi tahumu" ucap Bella dengan wajah memelas nya
"Ck, kau menyebalkan" ucap Kayra
"Tapi aku sahabat sejati mu" ucap Bella mengerlingkan matanya
"Cihh lebay" ucap Kayra
"Huwaaaa" tangis Bella dan memeluk Kayra
"Hiks, hiks hiks aku akan menikah" ucap Bella
"Hey bodoh kenapa kau menangis? Apa kau di paksa oleh nya untuk menikah" ucap Kayra menunjuk Daniel
__ADS_1
"Bukan" ucap Bella
"Ohh jangan-jangan kau juga di paksa menikah seperti diriku dulu" ucap Kayra
"Bukan, Kayra kisahku berbeda dengan mu kisah cinta ku penuh hal-hal manis bukan seperti mu kaku" ejek Bella
"Aduhh" ucap Bella mengelus kepalanya karna kayra memukul nya dengan bantal cukup kuat
"Sekali lagi kau bicara ku robekan mulut mu itu" cerocos Kayra
"Tapi asalkan kau tau jika dulu aku tak menerima tawaran grandma Lita untuk menikahi Reyhan mungkin sekarang aku tak pernah bertemu dengan nya" ucap Kayra
"Yap, maka tidak ada kisah seorang mantan asisten pribadi menikahi seorang big bos" ucap Bella
"Hey sekarang aku sudah banyak usaha ya, kau bahkan bekerja dengan ku" bangga Kayra
"Iyaa nyonya" ucap Bella
"Sekarang kau percaya kan" ucap Kayra
"Ya tentu saja kau bahkan sudah dua kali hamil kenapa aku tak percaya lagi" ucap Bella
"Hahaha" tawa keduanya
"Oh ya Kay kalau kisahmu ku buat menjadi novel pasti terkenal" ucap Bella "Judulnya TERPAKSA MENIKAHI BIG BOS" ucap Bella berfikir
"Enak saja berfikir sendiri dong jangan mengambil dari kisah orang lain" ucap Kayra
"Ck, pelit" ucap Bella
__ADS_1
"Wanita memang merepotkan" batin Reyhan
Beberapa hari kemudian...
Saat ini Reyhan sedang menahan kekesalan dihatinya kala melihat sang pujaan hati tengah berboncengan dengan tukang ojek.
Mobil Reyhan mengikuti Kayra dari belakang.
Ya Kayra menaiki ojek tepat di depan Reyhan.
Reyhan mati-matian menahan cemburu nya.
"Kau tabrak saja ojek itu" ucap Reyhan kesal
"Jika di tabrak maka nyonya juga terkena tuan" ucap Diki menahan tawanya.
"Kau mau mati?"ucap Reyhan menatap tajam Diki
Diki kelimpungan dan menjawab "Siap tidak tuan saya masih mau hidup" ucap Diki
Kayra menaiki ojek dengan alasan mengidam dan Reyhan tak bisa berbuat apa-apa ketika bumil itu bilang jika ia mengidam.
Entahlah menurut Reyhan mengidam nya Kayra aneh-aneh
Seperti kemarin Kayra menyuruh Reyhan untuk jalan kaki pergi ke perusahaan.
Tapi bukan Reyhan namanya jika ia tak bisa menipu Kayra di rasa sudah sedikit menjauh dari pekarangan Mansion dia segera menaiki mobilnya.
Dan satu lagi yang lebih parah Reyhan disuruh makan di pinggir jalan tentu ini merupakan hal yang paling menyiksa dirinya.
__ADS_1
"Seperti nya twins kali ini suka mengerjai tuan" ucap Diki dalam hati.