Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 134


__ADS_3

Hari ini Kayra mengantar Shelli ke apartemen nya


"Mulai sekarang kau tinggal disini" ucap Kayra


"Terimakasih nyonya" ucap Shelli


"Dan untuk masalah pekerjaan mu" ucap Kayra berfikir


"Apa kau bisa bekerja di kantor?" tanya kayra karna merasa tak terlalu pantas jika Shelli bekerja sebagai pelayan di mansion nya dan apalagi pelayan di sana sudah banyak


"Bisa nyonya saya sarjana manajemen" ucap Shelli


"Baiklah kau bisa bekerja di perusahaan ku dan untuk Kaeran kau boleh membawa nya bekerja" ucap Kayra


"Terimakasih nyonya" ucap Shelli


"Hm, kau boleh mulai bekerja besok" ucap Kayra


"Baik sekali lagi terimakasih" ucap Shelli dan Kayra pergi dan melanjutkan perjalanan nya menuju kantor


"lowongan sekertaris sedang kosong kan?"tanya kayra pada Lea kini mereka sedang berada di lift khusus CEO


"Iya nyonya kami sudah mencari tapi masih belum ada yang cocok" ucap lea


"Shelli yang akan menjadi sekertaris kau siap kan segala keperluan nya" ucap Kayra


Meskipun bingung tapi Lea tidak membantah


"Baik nyonya" ucap Lea


Jika yang menanyakan posisi Lea disini jawaban nya adalah dia merupakan orang ke 2 terpenting setelah Kayra sang CEO di perusahaan ini


Dia di berikan jabatan yang begitu tinggi dari karyawan lainnya oleh Kayra

__ADS_1


Dan itu membuat semua orang tak berani menentang Lea bisa dibilang Lea ini orang kedua setelah Kayra yang sangat di hormati


Di lain sisi


Di sebuah ruangan gelap terdengar suara jeritan kesakitan seorang wanita minta tolong


Bugh


Bugh


Suara cambukan begitu terdengar jelas di ruangan itu


"T..tolong...i..ni s..akit" ucap wanita itu tersengal-sengal


"Sakit?" Tanya sosok pria yang sedang duduk di kursi kebesarannya dengan menyilangkan kaki nya yang langsung menghadap ke arah wanita itu


"M..m..aaf kan a..ku" lirih wanita itu


Bugh


Bugh


Cambukan demi cambukan di dapatkan nya teriakan histeris wanita ini tidak membuat pria yang sedang menatapnya dengan tajam mengampuni nya


Sambil melihat wanita itu di siksa laki-laki ini menyalakan rokok nya di hembuskan nya asap rokok yang keluar dari mulutnya ke udara


Tak lain dan tak bukan pria ini adalah Reyhan Zeinard sang Big Bos dunia Perbisnisan


Dan wanita itu yang tengah di siksa adalah Karin


"A..m..puni..a..ku" lirih Karin diselangi dengan teriakannya


"Tuan" panggil Diki di sedikit berbisik

__ADS_1


"Hm"


"Nyonya menelpon" ucap Diki memberikan ponsel Reyhan.


Di buang nya Putung rokoknya lalu reyhan mengambil ponselnya dan Kayra Sedang menelpon nya dengan Vc


"Nyalakan lampu" titah Reyhan


Setelah lampu menyala terlihat lah dinding yang di hiasi dengan begitu megahnya dengan banyak lukisan yang menempel di dinding dengan berbagai hiasan lainnya jika di lihat maka ruangan itu bukanlah ruangan yang buruk tetapi ruangan yang begitu indah itu adalah tempat di mana mereka sering menyiksa musuh-musuh mereka.


"Bekap mulut wanita itu jangan ada yang bersuara" perintah Arion pada anak buahnya karna tau kode dari Reyhan


"Ya honey".Ucap Reyhan yang bisa melihat Kayra Sedang berada di kantornya tepatnya di ruangan nya


"Kamu di mana?" ucap Kayra melihat-lihat background di belakang tubuh Reyhan yang terlihat agak aneh


Meskipun background di belakangnya indah tapi Kayra tetap penasaran.


"Aku baru selesai meeting sayang" ucap Reyhan tenang


"Meeting?" ucap Kayra


"Em em em" suara wanita yang mulutnya di bekap


"Siapa itu? suara apa itu" Selidik Kayra yang mendengar suara aneh


"Apa sayang? aku tidak mendengar apapun" ucap Reyhan


"T.tapi tadi aku mendengar sesuatu" ucap Kayra


"Tidak ada sayang. ada apa menelpon? hm."tanya Reyhan lembut


"Tidak ada hanya ingin" ucap Kayra tersenyum

__ADS_1


"Miss me" ucap Reyhan dengan mengangkat satu alis nya


__ADS_2