
Untuk sekarang ini dia hanya perlu ketenangan. Beban pikirannya membuat dirinya penat.
Dia butuh ketenangan!.
(Hehehe sorry babang Rey takdir Abang di tangan author yang tulis wkwkwk author kasih cobaan dulu ya nanti baru Ketenangan seperti yang babang Rey bilang ya hehehe 🤣 maafkan lah author mu ini 😊🤣)
Jika biasanya dirinya akan minum alkohol ketika banyak pikiran tapi kali ini tidak kebiasaan itu perlahan ia tinggalkan demi Kayra sang istri tercinta.
Setelah dirasa cukup Reyhan masuk kembali kedalam dan melihat Kayra yang masih terlelap dan sekarang sudah pukul 19
Reyhan membiarkan Kayra tidur dan dia memilih masuk ke kamar mandi untuk mandi lah masa mau mancing wkwkwk canda guys jangan dibawa serius amat hehehe.
30 menit berlalu Reyhan menyelesaikan acara mandi nya dan memakai pakaian santai nya lalu duduk di sofa single tepat di samping ranjang yang di tiduri Kayra.
Sekitar 15 menit kemudian Kayra membuka matanya perlahan. netra nya mengedar mencari sosok pria yang tadi dengan ganas telah mengempurnya.
Dia duduk dan enggan untuk beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Tatapan nya terlihat lesu dan tak bersemangat.
Itu semua tak luput dari pandangan seorang big bos yang duduk di samping nya tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.
Dia terus mengamati Kayra lama.
"Kau sudah tahu kesalahan mu? suara lembut nan berat itu terdengar di telinga Kayra.
Nada suara yang selalu ingin ia dengar.
__ADS_1
Kayra segera menoleh ke sumber suara.
"Iya" ucap Kayra menunduk
"Angkat kepala mu" kata Reyhan
"Berjanjilah padaku bahwa kau tak akan menyembunyikan sesuatu dari ku apapun itu" ucap Reyhan
"Ya, aku berjanji" ucap Kayra
"Kau memaafkan ku?" ucap Kayra dengan pelan
"Hm, kemarilah" ucap Reyhan
Kayra dengan tersenyum mendekat ke arah Reyhan dan memeluk nya dengan erat.
Reyhan membawa Kayra kepelukkannya dan sesekali mengecup kepala itu.
"Kenapa kau manja sekali hari ini hm?" tanya Reyhan dengan mengelus punggung Kayra
"Entahlah aku hanya takut kau pergi dari ku, itu saja" ucap Kayra
"Rey bisakah aku meminta sesuatu pada mu?" ucap Kayra menatap wajah Reyhan
"Apa sayang?" ucap Reyhan yang juga menatap dirinya.
"Berjanjilah padaku bahwa kau tidak akan memarahi Arsy. Kita selesaikan masalah ini secara kekeluargaan lagian pria itu mau bertanggung jawab" ucap Kayra
__ADS_1
"Tidak aku tidak setuju. aku akan menghancurkan pria itu karna sudah berani mengusik keluarga Zeinard." ketus Reyhan
''No, kau tidak boleh ikut campur dalam urusan Arsy biarkan dia memilih sendiri" ucap Kayra
"Aku marah pada pria itu karna telah menodai adikku sampai hamil!" ucap Reyhan
"Reyhan!!" kesal kayra
"Hmm"
"Hei look at me, aku yakin kalau dia itu pria yang baik untuk Arsy kau cukup merestui hubungan mereka oke?" ucap Kayra dengan wajah memelas nya.
"No, sekali tidak tetap tidak" ucap Reyhan
"Sayang ayolah" ucap Kayra
"Kayra!! stop it" ucap Reyhan
"No, aku tidak akan berhenti sebelum kamu mau merestui hubungan Arsy" ucap Kayra
"Hah, baiklah" ucap Reyhan pasrah
"Benarkah" ucap Kayra dengan wajah berbinar
"Hm, ya" ucap Reyhan
"Aku hanya merestui nya bukan berarti aku menyukai dan mengampuni nya sayang" ucap Reyhan dengan senyuman liciknya
__ADS_1
Kayra berfikir sebentar "Baiklah deal" ucap Kayra
"Deal" ucap Reyhan dengan senyuman liciknya