
Kayra terbangun di saat ia berada di sebuah mobil yang tak ia kenali
Dia memegangi kepalanya yang terasa pusing
"Kau sudah bangun cantik?" tanya seorang pria di bangku depan dengan menghirup rokoknya.
"Siapa kau?" tanya kayra tanpa takut
"Kau akan segera tahu" ucap pria itu tersenyum miring dan memberi kode pada anak buahnya.
Anak buah pria itu membuka pintu belakang tepat Kayra berada dan menarik tangan Kayra untuk keluar dengan gerakan kasar
"Apa mau kalian lepaskan!!" ucap Kayra memberontak
Kedua tangan Kayra di cengkam oleh dua orang suruhan pria tadi.
"Diam!!" bentak pria yang sedang mencengkram kuat tangan Kayra.
"Lepaskan!!" ucap Kayra
Mereka berhenti dan mendorong kayra dengan kuat untung Kayra tidak tersungkur ke lantai.
Dia menghadap ke seseorang yang sedang duduk di kursi kebesarannya dengan membelakangi nya.
Kemudian pria itu memutar kursi nya dan menghadap Kayra.
"Kau..
Kata Kayra kaget...
__ADS_1
"Kita bertemu lagi?" ucap pria itu dengan tersenyum
"Jack Anson" ucap Kayra lirih
"Yah kau masih mengenali ku nyonya Kayra Zeinard" ucap Jack
"Tenang saja aku tidak akan membunuhmu aku hanya akan menjadikan mu umpan untuk menarik suami mu itu agar datang kesini" ucap Jack
"Ada dendam apa kau dengan Reyhan?" tanya kayra lirih
"Dendam! Ya aku sangat dendam dengan nya dan itulah kenapa aku akan membunuhnya hari ini juga" ucap Jack
"Oh ya satu lagi aku lah yang sering mengirimi mu paket dan pesan-pesan buruk selama ini"ucap Jack
"Jadi kau penyebab semua ini?" ucap Kayra lirih.
Kayra menatap pria itu dengan amarah.
"Sampai mati pun aku tidak akan mau menjadi istri mu" ucap Kayra
"Karna tubuh ku ini! jiwa ku ini! hanya milik Reyhan seorang" tekan kayra
"Simpan saja suara indah mu itu sayang kita saksikan pertunjukan lagi nanti yang lebih seru" ucap Jack mencolek dagu Kayra
Di sisi lain...
"Nona Arsy nyonya Rosa anda di sini rupanya" ucap bodyguard itu terengah-engah.
"Ah ya sorry tidak mengabari kalian Arsy tiba-tiba ingin makan es krim di depan mall ini jadi aku membawanya. oh ya di mana menantuku" ucap Rosa
__ADS_1
"Nyonya tadi... Astaga, cepat kalian cari nyonya Kayra!!" teriak bodyguard itu
"Ada apa ini, dimana Kayra?" panik Rosa
"Nyonya tadi bersama dengan kami tapi dia menghilang" jawab bodyguard itu
"Bagaimana" cemas bodyguard itu
"Tidak ada, nyonya tidak di temukan! bagaimana bisa kita masih kecolongan astaga!" panik bodyguard itu
"Tidak ada cara lain kita harus melaporkan ini ke tuan" ucap bodyguard.
Rosa dan Arsy sudah pucat takut.
"Mom bagaimana ini" ucap Arsy
"Kau tenang oke, kita pulang dulu kau lagi hamil" ucap Rosa tetap tenang.
Arsy mengangguk dengan dahi yang di penuhi oleh keringat dingin.
.....
"APA! BAGAIMANA BISA?" teriak Reyhan dengan mengebrak mejanya.
"Nyonya tadi ikut bersama kami mencari keberadaan nyonya Rosa dan nona Arsy tuan tapi setelah itu kami tidak melihat nyonya lagi tuan" jawab bodyguard itu.
"Jika sampai Kayra kenapa-kenapa aku jamin kehidupan kalian tidak akan tenang!" tekan Reyhan.
Reyhan melangkah dengan cepat meninggalkan perusahaan dan pergi ke mall tempat Kayra tadi berbelanja.
__ADS_1