
Selesai makan mereka berdua pun mandi bersama dan duduk santai di lantai 3 sambil mengamati indah nya ibu kota
"Jujur aku baru tau jika lantai 3 seindah ini aku kira lantai 3 hanya atap ternyata itu semua salah" ucap Kayra
Reyhan tersenyum dan mengecup kening Kayra "Dulu nya ini memang atap tapi karna aku ingin mencari tempat yang damai aku merubah atap menjadi sebuah ruangan yang sangat indah ketika kita bersantai disini mata langsung tertuju pada indahnya ibu kota" Terang Reyhan
"Jujur Rey aku penasaran dengan mansion utama keluarga Zeinard sudah beberapa hari ini Arsy dan Ailee menginap disana" Ucap Kayra
"Mansion itu mengingat kan aku akan kenangan pahit yang pernah aku alami itulah alasannya kenapa aku memilih tinggal sendiri di bandingkan di mansion orang tua ku"Lirih Reyhan
Kayra yang sedang memandang kota kaget mendengar tuturan Reyhan di dongak kannya kepala dan memandang wajah Reyhan yang terlihat penuh kesedihan
"Sorry seharusnya aku tidak membahas ini" lirih Kayra memeluk tubuh Reyhan dengan menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya
"Don't worry honey" Ucap Reyhan
berbulan-bulan pun berlalu kini kehamilan Kayra berusia 6 bulan dan itu membuat Reyhan semakin menjaga ketat istrinya
"Sayang hati hati kalau jalan"cemas Reyhan
__ADS_1
"Rey apa kamu enggak ke kantor? jangan terus memberatkan Diki dan Arion untuk masalah kantor bukan kah kau CEO nya" jengah Kayra karna Reyhan terus saja mengikutinya
"Kenapa? lagian meskipun aku tidak bekerja uang ku terus mengalir dan untuk Diki dan Arion aku kan menggaji nya lalu salah nya dimana?" tanya Reyhan
"Salahnya kamu terus saja memberatkan para asisten mu" ucap Kayra
"Itu kan pekerjaan mereka sayang" ucap Reyhan
"Terserah kamu lah" ucap Kayra
"Kay kita pulang aja ya disini bahaya lagian kenapa juga kamu terjun untuk melihat hotel yang baru bangun bagaimana nanti tertimpa alat-alat material" ucap Reyhan
"Huftt baiklah kita pulang" ucap Kayra
...----------------...
"Mom udah dong buka hati mom dan terima lah kakak ipar lagian juga sekarang kakak sedang mengandung bukan kah Mommy sangat ingin mengendong cucu? bujuk Arsy
"Iya Mom, Mom tau kakak sangat senang waktu itu ketika tau kakak ipar mengandung aku bisa melihat sendiri kebahagiaan yang luar biasa dari mata kakak" ucap Ailee
__ADS_1
Rosa merenungi ucapan kedua putri nya pasalnya sudah hampir 1 bulan ini mereka membujuk dirinya untuk menerima Kayra
Namun tak bisa di pungkiri kalau dia sangat menginginkan seorang cucu "Kayra memang baik dan cantik serta berpendidikan tapi apakah aku masih pantas bertemu dengan dirinya setelah semua yang terjadi selama ini" gumam Rosa
"Mom hello" ucap Arsy menggoyang kan tubuh Mommy nya yang sedang melamun
"Baiklah aku akan menerima nya nanti aku akan kesana menemui nya" ucap Rosa
"Yey akhirnya thank you Mom" ucap sikembar mengecup pipi Mommy mereka
"Hey kalian itu sudah besar masih saja menciumi ku" ucap Rosa
"Hehehehe" keduanya hanya menyengir menanggapi ucapan Mommy
Sore hari Kayra berada di sofa ruang tamu dengan memakan buah di tangan nya dan laptop di depannya dia berada disini bertujuan untuk menyambut Reyhan
sambil menonton di laptop ternyata Kayra Sedang merajut dan ia melihat tutorial nya dari internet
tapi matanya langsung teralihkan mendengar suara langkah sepatu.
__ADS_1
"Kakak ipar" teriak si kembar berlari ke arah Kayra