Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 208


__ADS_3

"Iya mom" ucap Alger


"Sudah jangan terlalu larut segera tidur sayang habiskan dulu susunya" ucap Kayra


Atley mengakhiri aktivitas nya dan berbaring di kasur begitu juga dengan Kayra.


Kayra menyelimuti kedua putranya itu lalu mematikan lampu dan pergi


"Good night boy" ucap Kayra lalu menutup pintu kamar sang putra.


......................


"Mom itu Miss Tara" ucap Alger


"Oh jadi ini Tara" batin Kayra tersenyum


"Nyonya" sapa Tara


"Kau guru putra saya" ucap Kayra


"Iya, nyonya saya Tara" ucap Tara


"Manis" ucap Kayra


"Hah? Apa nyonya? Anda mengatakan sesuatu?" ucap Tara


"Tidak ada"ucap Tara lalu pamit masuk terlebih dahulu


"Alger mommy akan memikirkan ide mu semalam" ucap Kayra tersenyum


"Oke mom" ucap Alger yang mengerti ucapan sang mommy.


"Dimana ruang kepala sekolah?" ucap Kayra


"Disana mom" ucap Atley


"Baiklah kalian masuk lah ke kelas nanti siang mommy akan menjemput kalian oke"


"Oke mom" ucap keduanya

__ADS_1


"Tara" ucap Kayra sambil tersenyum tipis


Sea yang melihatnya bergidik ngeri kala sang nyonya terus tersenyum-senyum sendiri.


"Ayo berangkat" Ucap Kayra lalu memasuki mobil.


"Kita ke perusahaan suami ku dulu" ucap Kayra


"Baik nyonya" jawab Sea


Kayra berjalan menuju ruangan Reyhan banyak para karyawan menyapa nya dan Kayra hanya tersenyum.


Ketika sampai di depan pintu Reyhan dan itu bertepatan dengan Arion yang keluar dari ruangan Reyhan.


Arion berhenti dan menundukkan sedikit kepalanya


"Kau masih belum move on?" ucap Kayra singkat


Arion menatap wajah nyonya nya.


"Ikhlaskan dia tata lah hidup mu" ucap Kayra menepuk pundak Arion lalu berjalan ke ruangan Reyhan di ikuti oleh Sea


Lalu ia membuka lacinya dan mengambil suatu barang yang tepatnya adalah sebuah foto. Foto ia dan Lea dan ada cincin di sana.


Dia menyimpan barang-barang milik Lea di laci nya.


Arion menatap itu dengan menahan tangis yang luar biasa.


"Kenapa ini sangat menyakitkan, kau pasti sedang bahagia kan disana? Aku disini yang mendapatkan lukanya!" Ucap Arion dengan nada menahan sesak


Arion menutup kembali laci itu dan ke kamar mandi untuk menyuci wajah nya.


"Bagaimana caranya untuk melupakan mu" ucap Arion sembari memandangi dirinya di cermin.


.


.


.

__ADS_1


Setelah selesai berbicara dengan Reyhan Kayra pergi dari perusahaan Reyhan menuju perusahan nya.


Keesokan harinya.


"Miss Tara" ucap si kembar yang baru pulang dari sekolah


"Sayang Miss Tara sekarang akan menjadi guru les kalian" ucap Kayra


"Baik mom" ucap keduanya


"Sekarang ganti baju dan makan siang mommy sudah menyiapkan makanan untuk kalian" ucap Kayra


"Baik Mom".


"Tara tunggu sebentar ya" ucap Kayra


"Iya nyonya" ucap Tara tersenyum.


"Oh ya ngomong-ngomong dari kapan kamu mengajar" ucap Kayra


"Sebenarnya saya seorang psikolog nyonya, berhubung dulu mama saya meninggal dunia dan beliau adalah guru dan papa saya selalu sedih ketika melihat foto mama saya karena pada waktu itu hari di mana pertama kalinya mama saya mengajar dan pada hari itu juga mama saya meninggal". Ucap Tara


"Ooh maaf jika aku menanyakan hal ini padamu" ucap Kayra merasa bersalah


"Tidak papa nyonya" ucap Tara sambil tersenyum


"Mom" panggil Atley


"Sayang kemarilah, sudah makan siangnya?" ucap Kayra


"Sudah mom, ayo Miss kita ruang belajar" ucap Atley lalu pergi


"Maaf kan Atley dia memang cuek" ucap Kayra


"Aku sudah paham dengan karakter nya nyonya" ucap Tara lalu menyusul Atley


"Ana di mana Alger?" ucap Kayra


"Masih makan nyonya" ucap Ana

__ADS_1


"Astaga anak ini makan terus tapi badannya tidak menggemuk" ucap Kayra


__ADS_2