Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 40


__ADS_3

"tuan ayo angkat telpon nya"ucap Kayra yang masih memegang ponsel ditangannya


"bagaimana aku mengabarinya" gumam kayra


"Kay ayo kita berangkat"ucap Yuna


"eh iya nona"jawab Kayra lalu segera mematikan ponselnya


"kenapa kau terlihat panik seperti itu?" Yuna yang melihat gelagat Kayra yang aneh


"ah tidak ada nona"


"baiklah ayo"ucap Yuna


lalu Arion membukakan pintu mobil untuk Yuna dan dia pun menyadarkan Kayra yang sedang melamun. "nona. ada apa kenapa anda gelisah begitu?"Arion yang melihat Kayra yang gelisah


"entahlah Ar. aku merasa bahwa akan ada sesuatu hal yang terjadi padaku"ucap Kayra


"sesuatu hal yang terjadi? apakah anda seorang peramal nona?"ucap Arion polos


"ck! kau itu ini hanya feelingku saja feeling feeling Arion! Kayra berdecak kesal menghadapi Arion yang polos atau bodoh ini


"hehehe, maaf nona"ucap Arion tanpa rasa bersalah


"kau memang menyebalkan"ucap Kayra


"hey. sampai kapan kalian akan berbincang-bincang disitu ayo berangkat. sebentar lagi acaranya akan di mulai"kesal Yuna

__ADS_1


"baik nona"jawab keduanya serempak lalu memasuki mobil dengan Arion yang mengemudi dan Kayra yang duduk disampingnya


"kenapa perasaanku semakin tidak enak ya"gumam kayra


"ah sudahlah. lebih baik aku mengirim pesan pada Diki saja bahwa malam ini aku menemani nona Yuna"gumam kayra lalu mengirim pesan pada Reyhan


......................


"halo nona yuna. apa kabar"tanya salah satu pembisnis pada Yuna


"saya baik tuan. bagaimana dengan anda?


"saya juga baik" jawab pembisnis itu dan matanya langsung tertuju pada Kayra yang sangat cantik malam ini sejenak ia terhipnotis dengan kecantikan Kayra. Arion yang melihat nya pun langsung berdehem.


"ck. dasar ganjen kalau tuan Reyhan tau kau menatap nona kayra seperti itu dapat di pastikan bahwa mata mu itu tidak berada di tempat nya lagi"ucap Arion dalam hati menatap tajam orang di depannya


"hai nona kayra. apa kabar anda?. anda sungguh sangat cantik malam ini"ucap pembisnis itu lalu mengulurkan tangannya hendak berjabatan tangan


"saya baik. terimakasih atas pujiannya"ucap Kayra membalas jabatan tangan pembisnis itu


"baiklah kalau begitu saya permisi tuan"ucap Yuna


"ayo"perintah Yuna pada Kayra dan Arion


Kayra dan Arion sedikit membungkukkan badannya tanda hormat pada pembisnis itu sebelum mereka berlalu pergi menyusul Yuna


mereka berdua hanya menyimak ketika Yuna menyapa dan berbincang-bincang pada para pembisnis yang hadir di acara ini sesekali mereka juga menjawab pertanyaan para pembisnis pada mereka ya walaupun sekedar menanyakan kabar

__ADS_1


"Arion bisa kah kau membelikan ku ini? aku ingin memberikannya pada temanku yang telah lama tidak bertemu ini"ucap Yuna


"tapi nona-


"pergilah aku baik baik saja disini lagian ada Kayra juga disini"ucap Yuna


"tapi-


"pergilah Arion ini perintah dari nona"ucap Kayra


"baik nona"Arion yang berat hati meninggalkan Kayra disini tapi dia juga harus menuruti keinginannya Yuna


Yuna mengedarkan pandangannya dan memberikan kode pada orang bayarannya yang di balas anggukan oleh orang itu


"hey kau kesini"ucap orang itu memanggil seorang waiters


"berikan minuman ini pada nona itu yang memakai baju warna putih disana. ingat harus dia yang meminumnya dan jangan kau katakan kalau minuman ini dari ku"ucap orang suruhan Yuna


"ini bayaran untuk mu"lanjut nya lagi...


"baik tuan,"


"silahkan di minum nona"ucap seorang waiters pada Kayra


"maaf saya tidak minum"ucap Kayra


"minumlah Kay tidak baik menolak orang yang telah menawari kita minuman lagian itu tidak banyak memakai alcohol."ucap Yuna

__ADS_1


lalu Kayra mengambil minuman yang telah di berikan oleh waiters dan Yuna juga mengambil minuman yang berada di samping gelas Kayra lalu tersenyum licik


__ADS_2