Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 161


__ADS_3

Lama Kayra ******* bibir Reyhan tapi tidak ada balasan dari Reyhan.


Kayra melepaskan ciuman itu dengan perasaan kecewa dan dia beranjak dari pangkuan Reyhan.


Reyhan menarik kembali tangan Kayra dan akhirnya ia terjatuh ke pangkuan Reyhan.


Reyhan ******* bibir Kayra dengan ganas begitu pula dengan kayra yang mengikuti alur permainan sang suami.


Ciuman itu kian memanas dan perlahan turun ke leher. Reyhan melukis karya nya di leher putih nan jenjang milik Kayra.


Reyhan melepasi pakaian Kayra begitu juga dengan Kayra yang membatu dirinya untuk melepas baju yang ia pakai.


Percintaan pun terjadi diruangan itu Reyhan mengambil remot di atas meja lalu mengaktifkan mode kedap suara dan mengunci pintu.


Disaat kedua insan ini sedang memadu kasih lain hal nya yang terjadi di luar.


Terlihat Diki sedang mondar-mandir di depan pintu sang tuan dengan perasaan cemas.


Begitu pula dengan pak lan yang terlihat cemas.


Mereka khawatir dengan Kayra karna jika Reyhan marah maka pria itu sangat mengerikan.


Mereka takut hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di dalam sana

__ADS_1


"Pak bagaimana ini saya takut tuan akan kehilangan kendali dan memukul nyonya" ucap Diki


"Jika sesuatu terjadi pasti nyonya sudah berteriak tapi ini sudah setengah jam lamanya kita tidak mendengar teriakkan baik dari tuan ataupun nyonya" ucap pak lan


"Dan juga tuan tidak akan pernah memukul nyonya karna tuan sangat mencintai nyonya lebih dari apapun" ucap pak lan


"Tapi pak bagaimana jika nyonya... kehilangan nyawanya akibat tuan" ucap Diki


Pak lan memukul kepala Diki menggunakan nampan kosong yang ia pegang.


"Aduhh!!" ringis Diki mengelus kepalanya


"Berbicara lah yang benar. dasar kau ini" ucap pak lan


Kayra terkulai lemas di gendongan Reyhan sehingga dia langsung terlelap.


Reyhan keluar dari ruangan itu seolah-olah tidak terjadi apa-apa.


Sebelum keluar Reyhan memakai kan kembali baju ke tubuh Kayra begitu juga dirinya.


"Tuan" ucap Diki tercekat kala melihat tatapan tajam dari tuannya


Reyhan langsung pergi membawa Kayra pak lan mengikuti sang tuan.

__ADS_1


Di depan kamar pak lan dengan sigap membuka pintu untuk memudahkan Reyhan lalu menutup nya kembali disaat sang majikan sudah berada di dalam.


Diki menghampiri pak lan "Pak kira-kira apa ya yang terjadi tadi sampai-sampai tuan baru keluar dari ruangannya setelah menghabiskan waktu 1 jam ya? apalagi tadi nyonya berada di gendongan nya?" ucap Diki setengah berbisik


"Penyakit tuan Arion sudah pindah pada mu" ucap pak lan


Ucapan spontan dari pak lan cukup membuat Diki terdiam dan tak berbicara lagi


Dikamar ..


Reyhan dengan perlahan membaringkan tubuh Kayra lalu menyelimuti nya, kemudian dia melihat ke arah jam yang sudah pukul 18.00.


Dia mengelus kepala Kayra dengan lembut dan mengecup kening nya. "Maafkan aku, tak seharusnya aku membentak mu tadi" ucap Reyhan dengan terus mengelus kepala Kayra.


Wajah kayra yang sedang tertidur damai membuat hati Reyhan tenang kala melihatnya .


Tak dapat di pungkiri kalau hatinya sudah habis diambil oleh Kayra wanita satu-satunya yang bisa membuat dirinya bertekuk lutut.


"Aku mencintaimu selamanya" bisik Reyhan tepat di telinga Kayra


Entah sadar atau tidak kayra menyahut ucapan Reyhan dengan mata terpejam "Aku lebih mencintaimu" ucap Kayra tersenyum dalam tidurnya.


Reyhan terkekeh pelan melihat nya, lalu dia berdiri menuju balkon kamarnya untuk menghirup udara segar.

__ADS_1


__ADS_2