
Hari berganti hari bulan berganti bulan tak terasa hampir satu tahun Bian meninggalkan mereka semua.
"Sepertinya ada yang aneh disini" ucap Arsy memandang ke arah Arion dan Lea yang berjalan dengan beriringan
Mereka yang sedang berada di meja makan sontak menolehkan kepala kecuali Reyhan yang terlihat cuek
"Ada apa ini? tidak biasanya" tanya kayra yang lebih tertuju pada Lea dengan mengangkat satu alisnya
"Em itu nyonya" ucap Lea menggaruk tengkuknya yang tak gatal
"Apa?" tanya kayra semakin menggoda Lea
"Kami berkencan nyonya. Ah tidak, lebih tepatnya berpacaran" ucap Arion menggenggam tangan Lea dengan percaya diri
Lea hanya menunduk malu mendengar ungkapan Arion
"Wah ada yang cinta lokasi ini" goda Arsy dia sangat bersemangat kalau membahas hal-hal seperti ini
Kayra tertawa lucu melihat pipi Lea semerah tomat di rebus
"Kenapa kau bilang pada mereka" bisik Lea pada Arion dengan menginjak kaki pria itu dengan kuat
"Auhh sakit sayang" manja Arion
"Cie sayang Panggilan nya"goda Arsy
"Ah aku rasa nya ingin pacaran" ucap Arsy
"Berhentilah menggoda nya Ars" ucap Rosa menahan tawa
"Bella sudah tahu?" tanya kayra
"Belum. oh astaga" ucap Lea mendadak teringat
__ADS_1
"Aku tidak akan membantu mu nanti" ucap Kayra karna tau sifat Bella
"Ada apa sayang?" bisik Arion
"Aku memikirkan Bella" ucap Lea mendadak wajah nya pucat
"Hey berhenti berbisik-bisik kasihan kak Diki dia kan jomblo" ucap Arsy
"Ah iya sekarang hanya Diki yang jomblo kan? hey Arion carikan bestie mu itu pacar" ucap Kayra
"Baiklah, kau ingin wanita seperti apa tuan" ucap Arion.
"Aneh" cuek Diki
"Hahahaha" seketika meja makan itu penuh dengan tawa dan canda
Seperti biasanya Reyhan tetap fokus pada makannya dan tidak memperdulikan hal lainnya.
"Kau masih sama saja seperti dulu babe susah untuk tertawa" bisik Kayra
"Ya i know" ucap Kayra tersenyum
Selesai makan mereka segera pergi menggunakan mobil masing-masing
Seperti biasanya Kayra pasti akan diantar oleh Reyhan terlebih dahulu ke perusahaan nya
Diki ikut di mobil tuannya karna tak akan betah untuk ikut di mobil belakang yang orang nya sedang di mabuk asmara
"Sayang kapan kamu berhenti berkerja?" tanya Reyhan
"Jika aku berhenti bekerja siapa yang mengurus perusahaan ku" ucap Kayra
"Aku tidak mau kamu kelelahan" ucap Reyhan
__ADS_1
"Jika di rumah aku akan bosan Rey biarkan aku bekerja aku akan berhenti berkerja ketika aku memiliki kesibukan lainnya" ucap Kayra
"Terserah dirimu" ucap Reyhan mengelus rambut Kayra
Sesampainya di perusahaan Kayra
Kayra turun dari mobil dan sebelum itu ia berpesan
"Jangan lupa makan siang Rey" ucap Kayra
"Ya sayang kamu juga" ucap Reyhan
"Oke bye" ucap Kayra pergi masuk ke perusahaan nya
Setelah memastikan Kayra masuk ke perusahaan nya baru Reyhan menyuruh supir nya untuk menjalankan mobil nya yang tak lain adalah Mark (Bodyguard kepercayaan Reyhan)
"Ya tuan anda memanggil saya" ucap Arion yang sekarang mulai bekerja lagi di perusahaan
"Aku harap kau tidak mencampur kan urusan pribadi dan pekerjaan" ucap Reyhan pada Arion di dalam ruangan nya ada Diki dan Mark
"Saya mengerti maksud anda tuan" ucap Arion.
"Baguslah" ucap Reyhan
"Tuan ini berkas yang harus anda tandatangani" ucap Diki
"Menurut mu apa tuan tidak senang aku berkencan?" tanya Arion sedikit berbisik pada Mark
"Tidak justru tuan hanya ingin mengingat kan mu untuk tak terlalu memperlihatkan pada dunia bahwa kau mempunyai pacar dan itu bisa dimanfaatkan oleh para musuh sebagai kelemahan mu" ucap Mark
"Kau pasti bisa melihat bagaimana tuan memperlakukan nyonya jika diluar? itu untuk melindungi nyonya sendiri Ar kuharap kau bisa mengerti" nasehat Mark
"Dunia kita itu berbeda dengan orang lain Arion kau pasti tahu hal ini bukan" ucap Mark
__ADS_1
Bersambung