
"Sudah lah kak tak usah membahas nya lagi aku malu" ucap Arsy.
"Sudahlah. sekarang kau pikirkan bagaimana caranya menghadapi mommy dan kakak mu itu" ucap Kayra sebelum pergi dari kamar Arsy
.....
"Kau dari mana sayang" Reyhan bertanya sambil memegang majalah di tangan nya.
"Kamar Arsy"
"Dia kenapa?"
"Dia hanya ingin curhat dengan ku" ucap Kayra lalu membaringkan kepalanya di pangkuan Reyhan yang sedang duduk di ranjang.
Reyhan membiarkan sang istri berbaring di pangkuan nya Reyhan lanjut membaca majalah di tangan nya.
Kayra mendongakkan kepalanya dan melihat wajah tampan Reyhan yang sangat sempurna. lihatlah betapa beruntungnya aku bisa mendapatkan pria yang menjadi incaran para wanita di dunia ini batin Kayra
Terbesit pikiran jahil Kayra mengganggu Reyhan yang tampak fokus membaca dengan memainkan jari-jarinya di perut berotot pria itu
Dia memiringkan tubuhnya menghadap perut Reyhan
Tangan nya terus bermain dan semakin naik ke dada bidang pria itu. "Jangan menciptakan sesuatu yang nantinya membuat mu menyesal" serak Reyhan
Bukannya berhenti Kayra semakin gencar memainkan jari nya di perut Reyhan.
__ADS_1
"Ahhh" desis Reyhan majalah yang ia pegang tadi jatuh kelantai.
Kayra bangun dan duduk di pangkuan Reyhan dengan masih memainkan jari nya di dada itu.
Kayra menatap Reyhan dengan tatapan nakal nya. Kayra kemudian mencium leher Reyhan dengan lembut.
"Shhhhh" desis Reyhan
Reyhan benar-benar menikmati permainan Kayra sampai ketika dirinya di buat melayang oleh Kayra tanpa rasa bersalah Kayra turun dari pangkuan Reyhan dan hendak pergi dengan menahan tawanya.
"Kau mau kemana? serak Reyhan menahan tangan Kayra. ''berani-beraninya kau setelah memulai tidak mau menyelesaikan nya" lanjutnya dengan mata sayu
"Apa? menyelesaikan apa? aku tidak memulai apapun?" ucap Kayra mencoba melepaskan cengkraman Reyhan di tangan nya.
"Shitt,! aku akan menghabisi mu Kayra Zeinard" ucap Reyhan menarik Kayra hingga berbaring di ranjang dan dengan cepat Reyhan menindih tubuh itu.
Reyhan ******* bibir itu dengan ganas sambil jarinya tidak diam dia bermain di tempat favoritnya.
Kayra membalas ciuman Reyhan dan mengalungkan tangannya di leher pria itu.
Ciuman itu pun kian memanas dan turun ke leher jenjang Kayra entah sadar atau tidak gaun tidur Kayra sudah lepas di tubuhnya sehingga menyisakan kain yang menutupi daerah sensitifnya.
Dengan tergesa-gesa Reyhan melepaskan tali kimono tidur nya sehingga hanya tersisa bokser yang ia pakai.
Reyhan melepasi kain yang menutupi bagian sensitif Kayra sehingga benar-benar polos tanpa sehelai benangpun.
__ADS_1
Perlahan Reyhan menyatukan tubuhnya dengan Kayra.
******* demi ******* kian terdengar di kamar mewah itu udara yang semula sejuk kian memanas akibat dari permainan melelahkan namun nikmat yang di lakukan mereka berdua.
Keringat sudah bercucuran membasahi tubuh mereka berdua tapi itu semua tidak membuat mereka berhenti untuk mencapai kenikmatan dunia.
"I love you" setelah melakukan pelepasan entah yang ke berapa Reyhan pun menyudahi permainan nya itu dengan mengecup kening Kayra
Kayra terkulai lemas dan tidak membuka matanya lagi.
"Tidurlah" ucap Reyhan menarik Kayra kepelukkannya
Pagi hari
"Pagi tuan" sapa Diki bersama Arion di samping nya
"Hmm" singkat Reyhan dengan masih membaca koran.
Tak lama dari itu Lea pun datang untuk menjemput Kayra.
Sekejap Lea bertatapan dengan Arion lalu mereka sama-sama melempar sebuah senyuman.
"Kenapa kalian berdua tidak langsung nikah saja?" tanya Arsy
Lea hanya mencibir ke arah Arsy yang membuat Arsy semakin senang menggoda wanita itu.
__ADS_1