Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 223


__ADS_3

"Tuan anda butuh sesuatu??" ucap Arion


Reyhan tidak menjawab pertanyaan Arion


Dia masih berlarut dalam pikirannya.


Disisi lain


Setelah istirahat anak-anak di suruh berkumpul di taman


Kayra menatap kedua putranya yang sedang berbaris disana entah kenapa ia merasa kebelet pipis jadi dia pergi sebentar ke kamar mereka.


Setelah selesai Kayra hendak keluar tapi sebelum itu ia terhenti kala melihat nakas nya dia menghampiri nakas itu dan terlihatlah pistol yang di berikan oleh Reyhan padanya.


Dia mengambil pistol itu dan memasukkan nya ke dalam tas setelah mendengar kalau mereka akan berjalan-jalan di daerah sana apalagi disana semuanya hutan.


"Entah kenapa perasaan ku jadi gelisah" ucap Kayra


Dia membuang pikiran kotornya dan menghampiri putranya.


"Sayang" panggil Kayra


"Mommy dari mana?tanya Atley


"Mommy dari kamar mandi sayang" ucap Kayra


"Ayo ibu-ibu kita mulai berjalan, dan anak-anak mulai berjalan duluan sayang" ucap guru itu.


"Eh tumben ya Miss Tara tidak ikut" ucap Berly salah satu teman Atley


"Mungkin dia lagi sibuk" jawab Atley seadanya


"Mungkin saja" jawab


Mereka berjalan-jalan dan Alger dengan kamera yang di kalung kannya ke lehernya terus memfoto apapun yang menurutnya aesthetic.


"Kakak" panggil Alger dan Atley pun menoleh

__ADS_1


Cekrek


"Ck,ck,ck kau memang dingin" decak Alger sambil melihat hasil fotonya.


"Ahkkkk" teriak anak-anak yang ada di barisan depan


"Hey ada apa?" tanya Berly


"Atley Alger sayang kita harus pergi!!" ucap Kayra sambil menggandeng kedua tangan putranya


"Mom, mereka kenapa?" ucap Alger yang cemas


Mereka semua berlari lebih masuk ke dalam hutan sehingga mereka menemukan sebuah rumah tua.


Ibu-ibu lebih dulu membawa anak mereka masuk ke dalam rumah tua itu


"Mom ayo kita masuk ke sana" ucap Alger


"No Alger, kita pergi cari jalan lain" ucap Kayra karna ia merasa ada yang janggal dari rumah tua itu.


"Mungkin itu rencana musuh" tebak Atley


"Nyonya boleh kami ikut bersama kalian kami tidak tahu harus kemana ibu-ibu di dalam tidak membolehkan kami masuk" ucap seorang wanita


Terlihat sekitar 7 orang ibu-ibu di sana


"Baiklah jika kalian mau" ucap Kayra


"Ayo kita lari" ucap Kayra


Mereka masing-masing mengandeng anak mereka dan berlari


Tiba-tiba mereka di hadang


"Mau kemana nyonya??" tanya orang itu


"Minggir" dingin Kayra sambil bersedekap dada

__ADS_1


"Saya suka dengan gaya anda nyonya" ucap pria itu.


"Minggir! Aku bilang minggir!!" kesal kayra


"Berani-beraninya kau membentak kami" teriak pria itu.


Sedangkan para ibu-ibu sudah ketakutan dan memeluk anak mereka masing masing


Kayra melihat kalau jumlah mereka hanya tiga orang ia pikir ia bisa menangani mereka tanpa mengeluarkan peluru pistol nya.


"Merepotkan" ucap Kayra yang merasa kalau musuh di depannya ini bukan lawan sepadan dengan dirinya


"Hey adik manis" ucap pria itu


''Berani kau menyentuh nya, ku patahkan tangan mu!" ucap Kayra sambil mencengkram erat lengan pria itu


"Ahkkk" teria pria itu.


Tak terima temannya di perlakukan seperti itu pria yang satunya lagi ikut menyerang Kayra


Untung nya Kayra mempunyai insting yang kuat sehingga dia bisa menghindar dari pukulan pria itu.


Lalu terjadilah aksi pertarungan disana para ibu-ibu bisa melihat bagaimana Kayra melawan pria itu dengan keahliannya dalam bela diri.


Ibu-ibu itu pun ikut membantu dengan melempari batu ke arah pria-pria itu.


Krak


Bugh


Dugh


pukulan demi pukulan tendangan demi tendangan di lakukan Kayra.


Mereka bertiga sudah babak belur sedangkan Kayra tubuhnya masih utuh tanpa di sentuh sedikitpun.


Ibu-ibu memandang ngeri kala Kayra mematahkan tangan dan leher lawannya.

__ADS_1


"Ck lemah!" ucap Kayra yang berhasil melumpuhkan lawan nya


__ADS_2